Senin, 24 November 2014 | 05.06 WIB
Jateng Time

Data Kurang Benar, Sertifikasi Guru se Temanggung Terhambat

budi santosa  |  temanggung | Sabtu, 8 Juni 2013 - 23.15 WIB | Dibaca: 610 kali
IMG-12627
Kepala Dinas Pendidikan Kab. Temanggung Eddy Winarso. (Foto : Budi S)

TEMANGGUNG,JATENG TIME – Baru baru ini, tunjangan dari sekitar 2900 guru penerima sertifikasi se kabupaten Temanggung belum juga turun. Hal tersebut diakibatkan akurasi data Dapodik yang kurang benar pengisiannya. Sesuai program dari pusat, untuk syarat cair tunjangan sertifikasi guru, data Dapodik tersebut harus benar pengisiannya.

Kepala dinas pendidikan kabupaten Temanggung, Eddy Winarso, mengungkapkan bahwa pihaknya telah memberikan penjelasan tentang pengisian data Dapodik dari awal. “Mungkin beberapa guru menganggapnya tidak begitu penting, sehingga pengisian data tidak serius. Akibatnya banyak yang keliru,” ungkap Eddy.

Lebih lanjut Eddy menerangkan, dari sekitar 2900an guru penerima sertifikasi, hanya sekitar 950an data yang benar. “Memang sudah ada saran dari pusat agar kita menurunkan dulu dari 950an yang sudah benar. Namun saya tidak mau, karena Dapodik ini rencananya akan selesai semua bulan mei. Sekarang, tinggal 300an yang belum selesai, sehingga bulan Juni ini tunjangan sertifikasi bisa diturunkan,” terang Eddy.

Alasan lain, masalah tunjangan sertifikasi sangatlah sensitif. Sehingga harus hati-hati dan tidak membedakan antara guru yang satu dengan yang lain. Guru SD, SMP, maupun SMA adalah sama dalam aturan dan harus diberlakukan sama pula, agar tidak ada kesan klasifikasi pada guru. “Hal itu sudah kami koordinasikan dengan KKKS. Jangan karena guru yang datanya banyak salah diturunkan terakhir, sedangkan yang benar diturunkan duluan.” pungkas Eddy.**

Editor : Benx

Ukuran Font  
Baru baru ini, tunjangan dari sekitar 2900 guru penerima sertifikasi se kabupaten Temanggung belum juga turun. Hal tersebut diakibatkan akurasi data Dapodik yang kurang benar pengisiannya. Sesuai program dari pusat, untuk syarat cair tunjangan sertifikasi guru, data Dapodik tersebut harus benar pengisiannya
Cetak

No Image Ali Mukhni Ajak Masyarakat Saksikan Sepak Bola HPNLaga final sepakbola Hari Pers Nasional (HPN) Sumbar yang mempertemukan tuan rumah Padang Pariaman Plus (PWI Padang Pariaman dan Padang) melawan tim PWI Sawahlunto, Sijunjung dan Dharmasraya (SSD) yang sejatinya digelar Sabtu (22/11) ini terpaksa ditunda pada hari yang sama pekan depan (29/11).

No Image Kantor Pelayanan Perizinan Mengurus 126 Jenis IzinKantor Pelayanan Perizinan Terpadu dan Penanaman Modal (KP2TPM) Kota Pariaman semula hanya mengurus 8 jenis perizinan. ejak tahun 2014 dilimpahkan sebanyak 126 jenis perizinan.

No Image Mukhlis Rahman : Didikan Subuh Bentuk Pendidikan KeagamaanSebanyak 970 santriwan/santriwati utusan dari 97 MDA se Kota Pariaman dan 465 guru dan pengelola MDA,penuhi halaman Balaikota Pariaman pada acara Apel akbar Didikan Subuh se Kota Pariaman Walikota Pariaman Mukhlis Rahman, Minggu (16/11/2014).

No Image Mukhlis Rahman Sosialisasikan SIP Berbasis GeospasialPemko Pariaman secara berkelanjutan terus berusaha membenahi sistem informasi termasuk data tentang kondisi dan aspek tata ruang Kota Pariaman yang dinyatakan dalam sistem koordinat tertentu sehingga dapat diakses oleh setiap orang yang membutuhkan informasi tentang Kota Pariaman.

Ads