Selasa, 23 September 2014 | 23.22 WIB
Jateng Time

Data Kurang Benar, Sertifikasi Guru se Temanggung Terhambat

budi santosa  |  temanggung | Sabtu, 8 Juni 2013 - 23.15 WIB | Dibaca: 544 kali
IMG-12627
Kepala Dinas Pendidikan Kab. Temanggung Eddy Winarso. (Foto : Budi S)

TEMANGGUNG,JATENG TIME – Baru baru ini, tunjangan dari sekitar 2900 guru penerima sertifikasi se kabupaten Temanggung belum juga turun. Hal tersebut diakibatkan akurasi data Dapodik yang kurang benar pengisiannya. Sesuai program dari pusat, untuk syarat cair tunjangan sertifikasi guru, data Dapodik tersebut harus benar pengisiannya.

Kepala dinas pendidikan kabupaten Temanggung, Eddy Winarso, mengungkapkan bahwa pihaknya telah memberikan penjelasan tentang pengisian data Dapodik dari awal. “Mungkin beberapa guru menganggapnya tidak begitu penting, sehingga pengisian data tidak serius. Akibatnya banyak yang keliru,” ungkap Eddy.

Lebih lanjut Eddy menerangkan, dari sekitar 2900an guru penerima sertifikasi, hanya sekitar 950an data yang benar. “Memang sudah ada saran dari pusat agar kita menurunkan dulu dari 950an yang sudah benar. Namun saya tidak mau, karena Dapodik ini rencananya akan selesai semua bulan mei. Sekarang, tinggal 300an yang belum selesai, sehingga bulan Juni ini tunjangan sertifikasi bisa diturunkan,” terang Eddy.

Alasan lain, masalah tunjangan sertifikasi sangatlah sensitif. Sehingga harus hati-hati dan tidak membedakan antara guru yang satu dengan yang lain. Guru SD, SMP, maupun SMA adalah sama dalam aturan dan harus diberlakukan sama pula, agar tidak ada kesan klasifikasi pada guru. “Hal itu sudah kami koordinasikan dengan KKKS. Jangan karena guru yang datanya banyak salah diturunkan terakhir, sedangkan yang benar diturunkan duluan.” pungkas Eddy.**

Editor : Benx

Ukuran Font  
Baru baru ini, tunjangan dari sekitar 2900 guru penerima sertifikasi se kabupaten Temanggung belum juga turun. Hal tersebut diakibatkan akurasi data Dapodik yang kurang benar pengisiannya. Sesuai program dari pusat, untuk syarat cair tunjangan sertifikasi guru, data Dapodik tersebut harus benar pengisiannya
Cetak

No Image Balai Besar POM Semarang Akan Musnahkan Hasil SitaanBalai Besar Pengawas Obat dan Makanan (POM) Semarang akan memusnahkan produk-produk illegal dan membahayakan yang berhasil disita oleh satgas pemberantasan produk ilegal.

No Image KMP Mendukung atau Menjerumuskan Prabowo ???Padahal jika dilihat dengan seksama, para elit partai koalisi yang NGAKUNYA mendukung & memperjuangkan Prabowo itu, setelah pilpres usai, mereka terus bergerak memecah belah masyarakat dengan memakai nama Prabowo, sebenarnya bukan untuk benar2 mendukung Prabowo.

No Image Wako Pariaman Mukhlis R Launching Bus Sekolah GratisWalikota Pariaman hari ini, Rabu (17/09/2014) melaunching Bus Sekolah Gratis yang sedianya akan digunakan pelajar di Kota Pariaman sebagai sarana transportasi.

No Image Mukhlis Rahman Raih Penghargaan Ketahanan PanganPeringatan Hari Pangan Sedunia (HPS) ke 34 tingkat Provinsi Sumatra Barat yang dilaksanakan di Dinas Pertanian Tanaman Pangan provinsi Sumatra Barat, Kota Pariaman raih prestasi Penghargaan Ketahanan Pangan dari Gubernur Sumatra Barat.

Ads