Kamis, 23 Oktober 2014 | 04.39 WIB
Jateng Time

Data Kurang Benar, Sertifikasi Guru se Temanggung Terhambat

budi santosa  |  temanggung | Sabtu, 8 Juni 2013 - 23.15 WIB | Dibaca: 576 kali
IMG-12627
Kepala Dinas Pendidikan Kab. Temanggung Eddy Winarso. (Foto : Budi S)

TEMANGGUNG,JATENG TIME – Baru baru ini, tunjangan dari sekitar 2900 guru penerima sertifikasi se kabupaten Temanggung belum juga turun. Hal tersebut diakibatkan akurasi data Dapodik yang kurang benar pengisiannya. Sesuai program dari pusat, untuk syarat cair tunjangan sertifikasi guru, data Dapodik tersebut harus benar pengisiannya.

Kepala dinas pendidikan kabupaten Temanggung, Eddy Winarso, mengungkapkan bahwa pihaknya telah memberikan penjelasan tentang pengisian data Dapodik dari awal. “Mungkin beberapa guru menganggapnya tidak begitu penting, sehingga pengisian data tidak serius. Akibatnya banyak yang keliru,” ungkap Eddy.

Lebih lanjut Eddy menerangkan, dari sekitar 2900an guru penerima sertifikasi, hanya sekitar 950an data yang benar. “Memang sudah ada saran dari pusat agar kita menurunkan dulu dari 950an yang sudah benar. Namun saya tidak mau, karena Dapodik ini rencananya akan selesai semua bulan mei. Sekarang, tinggal 300an yang belum selesai, sehingga bulan Juni ini tunjangan sertifikasi bisa diturunkan,” terang Eddy.

Alasan lain, masalah tunjangan sertifikasi sangatlah sensitif. Sehingga harus hati-hati dan tidak membedakan antara guru yang satu dengan yang lain. Guru SD, SMP, maupun SMA adalah sama dalam aturan dan harus diberlakukan sama pula, agar tidak ada kesan klasifikasi pada guru. “Hal itu sudah kami koordinasikan dengan KKKS. Jangan karena guru yang datanya banyak salah diturunkan terakhir, sedangkan yang benar diturunkan duluan.” pungkas Eddy.**

Editor : Benx

Ukuran Font  
Baru baru ini, tunjangan dari sekitar 2900 guru penerima sertifikasi se kabupaten Temanggung belum juga turun. Hal tersebut diakibatkan akurasi data Dapodik yang kurang benar pengisiannya. Sesuai program dari pusat, untuk syarat cair tunjangan sertifikasi guru, data Dapodik tersebut harus benar pengisiannya
Cetak

No Image Mukhlis Rahman : Aparatur Pemerintah Melayani Bukan DilayaniWalikota Pariaman Mukhlis Rahman membuka kegiatan Workshop dan Fasilitasi Penyusunan Road Map Reformasi Birokasi di Lingkungan Pemerintah Kota Pariaman di Aula Hotel Nan Tongga Kota Pariaman, Rabu (22/10/2014).

No Image Nelayan Pulolampes Bulakamba Berharap Suntikan DanaPuluhan nelayan Pulolampes Kecamatan Bulakamba berharap kepada Bupati Brebes untuk memberikan suntikan dana untuk aktivitas kerjanya. Pasalnya, selama ini dana yang dia dapatkan dari para rentenir.

No Image Dies Natalis, Undip Usung Konsep Otonomi dalam HarmoniUniversitas Diponegoro (Undip) segera berubah status dari Perguruan Tinggi Badan Hukum Milik Negara (BHMN) menjadi Perguruan Tinggi Negeri Berbadan Hukum (PTN BH).

No Image Polres Demak Berhasil Tangkap 12 PenjudiDalam rentang waktu dua bulan terakhir, jajaran Polres Demak yang dipimpin Ajun Komisari Besar Polisi (AKBP) R.Setijo Nugroho Hasto berhasil mengungkap dan menangkap 12 pelaku perjudian di wilayah hukumnya.

Ads