Senin, 6 Juli 2015 | 07.57 WIB
Jateng Time

Data Kurang Benar, Sertifikasi Guru se Temanggung Terhambat

budi santosa  |  temanggung | Sabtu, 8 Juni 2013 - 23.15 WIB | Dibaca: 742 kali
IMG-12627
Kepala Dinas Pendidikan Kab. Temanggung Eddy Winarso. (Foto : Budi S)

TEMANGGUNG,JATENG TIME – Baru baru ini, tunjangan dari sekitar 2900 guru penerima sertifikasi se kabupaten Temanggung belum juga turun. Hal tersebut diakibatkan akurasi data Dapodik yang kurang benar pengisiannya. Sesuai program dari pusat, untuk syarat cair tunjangan sertifikasi guru, data Dapodik tersebut harus benar pengisiannya.

Kepala dinas pendidikan kabupaten Temanggung, Eddy Winarso, mengungkapkan bahwa pihaknya telah memberikan penjelasan tentang pengisian data Dapodik dari awal. “Mungkin beberapa guru menganggapnya tidak begitu penting, sehingga pengisian data tidak serius. Akibatnya banyak yang keliru,” ungkap Eddy.

Lebih lanjut Eddy menerangkan, dari sekitar 2900an guru penerima sertifikasi, hanya sekitar 950an data yang benar. “Memang sudah ada saran dari pusat agar kita menurunkan dulu dari 950an yang sudah benar. Namun saya tidak mau, karena Dapodik ini rencananya akan selesai semua bulan mei. Sekarang, tinggal 300an yang belum selesai, sehingga bulan Juni ini tunjangan sertifikasi bisa diturunkan,” terang Eddy.

Alasan lain, masalah tunjangan sertifikasi sangatlah sensitif. Sehingga harus hati-hati dan tidak membedakan antara guru yang satu dengan yang lain. Guru SD, SMP, maupun SMA adalah sama dalam aturan dan harus diberlakukan sama pula, agar tidak ada kesan klasifikasi pada guru. “Hal itu sudah kami koordinasikan dengan KKKS. Jangan karena guru yang datanya banyak salah diturunkan terakhir, sedangkan yang benar diturunkan duluan.” pungkas Eddy.**

Editor : Benx

Ukuran Font  
Baru baru ini, tunjangan dari sekitar 2900 guru penerima sertifikasi se kabupaten Temanggung belum juga turun. Hal tersebut diakibatkan akurasi data Dapodik yang kurang benar pengisiannya. Sesuai program dari pusat, untuk syarat cair tunjangan sertifikasi guru, data Dapodik tersebut harus benar pengisiannya
Cetak

POLRES DEMAK MENGADAKAN LOMBA SISKAMLING POLRES DEMAK MENGADAKAN LOMBA SISKAMLINGDemak,. Lomba ini dimaksutkan untuk menumbuh kembangkan lagi siskamling di desa desa yang sekarang mulai dirasakan berkurang atau dapat dikatakan mulai tidak ada. putaran pertama penilaian oleh tim yang dipimpin AKP Sutomo berlokasi di desa Medini yang mewakili kecamatan Gajah kabupaten Demak pada hari selasa, 19/05/2015. Tim penilai tiba di desa Medini pukul 21.wib disambut [...]

No Image Selama Setahun, LGN-OTA Santuni 854 Anak Asuh-Selama tahun 2014, Lembaga Gerakan Nasional Orang Tua Asuh (LGN-OTA) Kabupaten Jepara berhasil memberikan bantuan kepada 854 anak asuh dan 25 siswa terancam putus sekolah.

No Image Mutiara Karangbolong Ditampilkan di TMII – JakartaRatusan pengunjung memadati Anjungan Jawa Tengah TMII Jakarta, Minggu (22/3).

No Image Penurunan Nikah Dini Terganjal UU PernikahanPernikahan dini merupakan salah satu pemicu tingginya angka kematian ibu melahirkan (AKI) di Jawa Tengah

Ads