Senin, 27 April 2015 | 11.02 WIB
Jateng Time

Data Kurang Benar, Sertifikasi Guru se Temanggung Terhambat

budi santosa  |  temanggung | Sabtu, 8 Juni 2013 - 23.15 WIB | Dibaca: 707 kali
IMG-12627
Kepala Dinas Pendidikan Kab. Temanggung Eddy Winarso. (Foto : Budi S)

TEMANGGUNG,JATENG TIME – Baru baru ini, tunjangan dari sekitar 2900 guru penerima sertifikasi se kabupaten Temanggung belum juga turun. Hal tersebut diakibatkan akurasi data Dapodik yang kurang benar pengisiannya. Sesuai program dari pusat, untuk syarat cair tunjangan sertifikasi guru, data Dapodik tersebut harus benar pengisiannya.

Kepala dinas pendidikan kabupaten Temanggung, Eddy Winarso, mengungkapkan bahwa pihaknya telah memberikan penjelasan tentang pengisian data Dapodik dari awal. “Mungkin beberapa guru menganggapnya tidak begitu penting, sehingga pengisian data tidak serius. Akibatnya banyak yang keliru,” ungkap Eddy.

Lebih lanjut Eddy menerangkan, dari sekitar 2900an guru penerima sertifikasi, hanya sekitar 950an data yang benar. “Memang sudah ada saran dari pusat agar kita menurunkan dulu dari 950an yang sudah benar. Namun saya tidak mau, karena Dapodik ini rencananya akan selesai semua bulan mei. Sekarang, tinggal 300an yang belum selesai, sehingga bulan Juni ini tunjangan sertifikasi bisa diturunkan,” terang Eddy.

Alasan lain, masalah tunjangan sertifikasi sangatlah sensitif. Sehingga harus hati-hati dan tidak membedakan antara guru yang satu dengan yang lain. Guru SD, SMP, maupun SMA adalah sama dalam aturan dan harus diberlakukan sama pula, agar tidak ada kesan klasifikasi pada guru. “Hal itu sudah kami koordinasikan dengan KKKS. Jangan karena guru yang datanya banyak salah diturunkan terakhir, sedangkan yang benar diturunkan duluan.” pungkas Eddy.**

Editor : Benx

Ukuran Font  
Baru baru ini, tunjangan dari sekitar 2900 guru penerima sertifikasi se kabupaten Temanggung belum juga turun. Hal tersebut diakibatkan akurasi data Dapodik yang kurang benar pengisiannya. Sesuai program dari pusat, untuk syarat cair tunjangan sertifikasi guru, data Dapodik tersebut harus benar pengisiannya
Cetak

No Image Kapolres Demak Serahkan Kunci Rumah Korban KeebakaranBantuan ini tidak seberapa dan jauh dari cukup untuk kebutuhan korban, namun kami tetap peduli akan nasib yang dialami korban.

No Image Beri Rasa Aman, Polres Lakukan Razia RutinTempat razia ini kami usahakan selalu berpindah tempat, serta serentak di sejumlah wilayah polsek di Demak dengan waktu dan tempat yang berbeda.

No Image Wartawan Temukan Potongan Tangan Korban KebakaranKebakaran yang mengharukan yang di alami keluarga Agung Sumantri warga Desa Botosengon,Kecamatan Dempet,Kabupaten Demak harus kehilangan ke tiga buah hatinya yang masih balita yakni Fadli (10) Shinta (8) dan Juwita (3).

No Image Istri Kapolres Demak Datangi Bekas Rumah Korban KebakaranSetelah memberikan bantuan kepada korban kebakaran, Agung Sumantri yang mengakibatkan korban harus kehilangan tiga anak sekaligus, istri Kapolres Demak dan rombongan berkenan melihat langsung lokasi rumah korban yang kebakaran.

Ads