Senin, 26 Januari 2015 | 13.20 WIB
Jateng Time

Majukan Pendidikan, Kemendikbud Paparkan Tiga Program Strategis

Sarbini  |  Jakarta | Senin, 4 Maret 2013 - 08.22 WIB | Dibaca: 312 kali
IMG-9715
Kemendikbud, M.Nuh

JAKARTA – Ke depan, tantangan dunia pendidikan semakin besar. Kebutuhan tenaga kerja terampil terus bertambah tiap tahunnya. Buktinya,tahun lalu saja, kebutuhan tenaga kerja terampil di Indonesia mencapai angka 55 juta.

Untuk itu, Kementerian Pendidikan dan kebudayaan menetapkan tiga strategi untuk memajukan pendidikan bangsa. Strategi-strategi ini diharapkan dapat menekan angka kemiskinan dan meningkatkan pertumbuhan ekonomi dengan ketersediaan tenaga kerja terampil.

Hal itu dikemukakan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Mohammad Nuh. Ia mengatakan, kebutuhan tenaga kerja yang trampil akan mengalami kenaikan cukup drastis hingga tahun 2030 yang akan mencapai angka 113 juta, ujarnya di Jakarta belum lama ini.

Guna menghadapi kebutuhan itu, pemerintah telah memfomulasikan sejumlah kebijakan strategis untuk menjawab tantangan ini. Strategi pertama adalah meningkatkan wajib belajar dari sembilan tahun menjadi 12 tahun melalui pendidikan menengah universal. Target dari program ini adalah meningkatkan angka partisipasi kasar (APK) sekolah menengah menjadi tidak kurang dari 97 persen.

Strategi kedua adalah meningkatkan akses ke pendidikan tinggi yang mengacu pada Undang-Undang No.12 Tahun 2012 tentang Pendidikan Tinggi. Dalam undang-undang itu disebutkan pemerintah wajib menyelenggarakan sedikitnya satu akademi komunitas di setiap kabupaten dan setidaknya ada satu universitas dan politeknik di tiap provinsi.

“Kemudian menyediakan BOPTN untuk mengurangi beban mahasiswa dan tetap memberi kuota 20 persen bagi mahasiswa tidak mampu. Karena pendidikan tinggi harus bisa dinikmati semua kalangan,” ungkap Nuh.

Strategi ketiga adalah merevisi kurikulum untuk jenjang SD, SMP, dan SMA. Kurikulum baru ini disusun untuk menyiapkan peserta didik menguasai keterampilan di abad 21 yang mengedepankan kreativitas dan keberanian melakukan inovasi, papar M. Nuh.**

Sumber: Kompas.com

Ukuran Font  
Kementerian Pendidikan dan kebudayaan menetapkan tiga strategi untuk memajukan pendidikan bangsa. Strategi-strategi ini diharapkan dapat menekan angka kemiskinan dan meningkatkan pertumbuhan ekonomi dengan ketersediaan tenaga kerja terampil.
Cetak

No Image Dengan Latihan Mahatma Wajah Terlihat Awet MudaOlah Raga Pernafasan Maju Sehat Bersama (MAHATMA), dapat menyembuhkan berbagai penyakit, baik penyakit fisik maupun penyakit non fisik.

No Image Gebyar Koppas Pd. Sago Berbagi Akan Dihoyak Riri KDIKoperasi Pedagang Pasar (KOPPAS) Padang Sago, Kabupaten Padang Pariaman, akan mengadakan acara Gebyar Akhir Tahun, Apresiasi Koperasi untuk berbagi, kepada pelanggan yang membayar tagihan rekening listrik ke Koppas Padang Sago.

No Image Amir Azli : Nabi Muhammad Rahmat Bagi Seluruh AlamAcara Peringatan Maulid Nabi Muhammad Saw, di mushalla Riyadhatul Amal, Desa Kampung Baru, Kecamatan Pariaman Tengah Kota Pariaman, Rabu (21/1/2015) malam, berjalan sukses dan terkumpul uang kontan untukpembangunan Rp. 7 juta lebih.

No Image Mhd. Yasmil Zein : Guru dan Pegawai Bangun Gedung Dengan SwadayaMajelis guru dan pegawai Dinas Pendidikan Kecamatan Enam Lingkung, Kabupaten Padang Pariaman, membangung gedung serba guna dengan swadaya. Artinya, tanpa menunggu proyek, mereka bisa membangun walau pun secara bertahap.

Ads