Senin, 3 Agustus 2015 | 01.19 WIB
Jateng Time
Pendidikan

SMAN 1 Kota Baharu Aceh Singkil, Gelar Pameran Prakarya Siswa

Sumarno  |  Aceh Singkil | Selasa, 21 Mei 2013 - 06.26 WIB | Dibaca: 868 kali
IMG-11840
seorang siswa sedang mempertunjukan bahwa soda dan air cuka jika dicampur akan menghasilkan udara dan dapat menggelembungkan sebuah balon. (Foto: Sumarno)

ACEH SINGKIL, JATENG TIME – Kreatifitas siswa-siswi sebuah sekolah perlu mendapat apresiasi, misalnya dengan cara diberikan penghargaan atau diikutsertakan dalam acara pameran. Seperti halnya siswa-siswi SMAN 1 Kota Baharu Aceh Singkil ini.

Dalam rangka rangkaian memperingati Hardiknas 2 Mei 2013 yang lalu,SMAN 1 Kota Baharu menggelar acara pameran prakarya siswa yang berlangsung sehari pada Sabtu,18/5/2013 bertempat di Ruang
Laboratorium sekolah tersebut.

Acara yang dibuka oleh Kepala UPTD III Dinas Pendidikan Aceh Singkil ini dihadiri selain oleh para kepala instansi/kepala sekolah baik SD,SMP dan SMA se UPTD III dan ketua komite sekolah, juga para siswa dari sekolah tetangga.

Dalam kata sambutannya Kepala UPTD III Dinas Pendidikan Aceh Singkil, Sumarno, S.Pd, antara lain mengatakan bahwa momen seperti ini bukan sekedar untuk ditonton akan tetapi lebih jauh untuk dicontoh dan ditiru oleh sekolah lain.

“Acara pameran seperti ini bukan hanya untuk ditonton, akan tetapi agar bisa menjadi contoh bagi sekolah lain,” katanya lebih lanjut.

Selain itu dia juga mengatakan, bahwa kreatifitas seperti ini perlu mendapat apresiasi baik dari guru maupun pihak terkait lainnya, seperti Dinas Pendidikan setempat.

Ngabdan Murtadlo,S.Si, Kepala SMAN 1 Kota Baharu mengatakan dalam kata sambutannya bahwa untuk melakukan sesuatu harus dari diri sendiri dengan Motto 3M. Mulai dari diri sendiri, mulai dari yang kecil, mulai dari sekarang.

Pameran yang didominasi oleh siswa-siswi jurusan IPA ini menampilkan berbagai hasil keterampilan di bidang IPA seperti pembuatan sabun cream, super pel dan reaksi kimia lainnya, juga menampilkan hasil home industri makanan ringan seperti naget dari singkong dan telor asin.

Seusai atraksi seni acara dilanjutkan dengan tinjauan ke stand pameran. Acara dengan thema “learning for life together” (belajar untuk hidup bersama) ini berlangsung cukup meriah dan mendapat sambutan antusias dari semua yang hadir.**

Ukuran Font  
Kreatifitas siswa-siswi sebuah sekolah perlu mendapat apresiasi, misalnya dengan cara diberikan penghargaan atau diikutsertakan dalam acara pameran. Seperti halnya siswa-siswi SMAN 1 Kota Baharu Aceh Singkil ini.
Cetak

No Image WARGA KELILING CARI SUMBANGAN PEDAGANG PASAR HISTERISBuntut dari kasus pembantaian sadis di desa Wonowoso Demak, membuat puluhan warga desa ini yang di pimpin kepala desa Nur Ahmad berinisiatif mencari sumbangan suka rela bagi 3 korban pembantaian

No Image WAHATIK,TKW ASAL DEMAK 2 TAHUN KERJA DI MALAYSIA TIDAK BISA PULANG KARENA PASPOR DI TAHAN AJEN NAKALPasangan Tamsir ( 57 ) dan istrinya Aslihah ( 55 ) warga Desa Kedung Mutih Rt 2/ 2 kecamatan wedung kabupaten Demak selama dua ( 2 ) tahun ini berharap cemas

No Image KOMUNITAS FACEBOOK WARGA DEMAK ( WD ) BANTU KORBAN PEMBANTAIANMendengar satu lagi korban pembantaian sadis wonowoso Demak membuat komunitas facebook warga Demak bergerak hatinya untuk ikut membantu meringankan beban bagi keluarga korban. komunitas yang di kenal dengan sebutan WD

No Image KAPOLRES DEMAK, AKBP HERU SUTOPO SIK KAGET MENDENGAR KORBAN PEMBANTAIAN MENINGGAL DUNIABerita meninggalnya AHMAD ZAKY, salah satu dari tiga korban pembantai wonowoso Demak ( baca di jatengtime. com ) membuat semua pihak kaget dan terharu

Ads