Senin, 24 November 2014 | 22.54 WIB
Jateng Time

USAID Prioritas Jateng Gelar Training Of Teacher (TOT)

Imam Nur Ikhsan  |  Semarang | Jumat, 22 Februari 2013 - 15.11 WIB | Dibaca: 840 kali
IMG-9316
Ajar Budi Kuncoro, Teacher Training Institute (TTI) Development Specialist USAID Prioritas Jawa Tengah. (foto: imam)

SEMARANG – USAID Prioritizing Reform, Innovation, and Opportunities for Reaching Indonesia’s Teacher, Administrators, and Students (Prioritas) merupakan program 5 tahun yang dikembangkan oleh USAID dan Pemerintah Indonesia berdasarkan program Decentralized Basic Education (DBE) untuk meningkatkan akses pendidikan dasar berkualitas serta mengutamakan pembaharuan, inovasi dan kesempatan bagi guru, tenaga kependidikan dan siswa.

Program tersebut telah dimulai dari tanggal 1 mei 2012 hingga 30 April 2017. Dalam pelaksanaanya terdapat tiga komponen Prioritas yang akan dilakukan yaitu, meningkatkan kualitas pembelajaran di sekolah melalui pelatihan guru pra dan dalam jabatan, meningkatkan tata kelola dan manajemen pendidikan dan meningkatkan koordinasi antar institusi pendidikan di tingkat nasional, provinsi, kabupaten dan sekolah.

Hal tersebut diungkapkan, Ajar Budi Kuncoro, dari Teacher Training Institute (TTI) Development Specialist USAID Prioritas Jawa Tengah ketika di wawancarai jatengtime di Hotel Atria Magelang, disela- sela kunjungan belajar mitra Usaid Prioritas Kabupaten Semarang ke Kabupaten Purworejo, baru- baru ini. Pihaknya menjelaskan, selepas kunjungan tersebut, Training Of Teacher (TOT) akan diselenggarakan bagi 5 kabupaten Prioritas dan 8 kabupaten DBE di Jawa Tengah.

Dijelaskannya, jika selama ini pada program Decentralized Basic Education (DBE) hanya terdapat in-service training, tidak demikian halnya pada USAID Prioritas.

“USAID Prioritas yang selama ini menjalin kerjasama dengan Lembaga Pelatihan Tenaga Kependidikan, juga akan melakukan pre-service training” kata Ajar. Pre-service training tersebut dimaksudkan untuk melatih dosen dalam menyiapkan mahasiswa sebelum mereka menjadi guru.

Untuk itu, lanjutnya, para dosen akan diberikan pemahaman pedagogis, micro teaching serta materi pembekalan bagi mahasiswa yang akan praktek lapangan. Penandatangan kerjasama telah dilakukan antara pihak USAID Prioritas Jawa Tengah dengan tiga LPTK yaitu Universitas Negeri Semarang (UNNES), IAIN Walisongo Semarang dan Universitas Negeri Yogyakarta (UNY).

Dalam waktu dekat, USAID Prioritas Jawa Tengah juga akan menyelenggarakan workshop yang merumuskan modul khusus bagi dosen di LPTK tersebut.

“Modul yang nantinya akan tersusun akan menjadi bahan ajar para dosen kepada calon guru. Selain itu juga bermanfaat sebagai materi saat mereka menjadi pendamping fasilitator daerah (fasda) di 5 Kabupaten USAID Prioritas dan 8 Kabupaten DBE yang dikembangkan USAID Prioritas,” pungkas Ajar.**

Ukuran Font  
USAID Prioritizing Reform, Innovation, and Opportunities for Reaching Indonesia’s Teacher, Administrators, and Students (Prioritas) merupakan program 5 tahun yang dikembangkan oleh USAID dan Pemerintah Indonesia
Cetak

No Image Tingkir Lor Dikembangkan Jadi Desa WisataWisata itu identik dengan promosi dan biaya promosi itu memang tidak sedikit. Namun begitu, ternyata anggaran promosi pariwisata di Kabupaten/Kota di Jawa Tengah relatif sedikit.

No Image Potensi Ternak Sapi Potong MenjanjikanKetersediaan daging sapi lokal belum mampu memenuhi kebutuhan di dalam negeri, sehingga memacu terjadinya impor daging sapi. Hal ini tentu menjadi tantangan sekaligus peluang untuk mengembangkan usaha peternakan sapi potong di Indonesia.

No Image Anak Jalanan Curhat ke Gubernur JatengPuluhan anak jalanan, Minggu (23/11) berkumpul di halaman Kantor Gubernur. Mereka tidak sedang mengamen atau berjualan tetapi sedang memperingati 25 tahun Konvensi Hak Anak.

No Image Ali Mukhni Ajak Masyarakat Saksikan Sepak Bola HPNLaga final sepakbola Hari Pers Nasional (HPN) Sumbar yang mempertemukan tuan rumah Padang Pariaman Plus (PWI Padang Pariaman dan Padang) melawan tim PWI Sawahlunto, Sijunjung dan Dharmasraya (SSD) yang sejatinya digelar Sabtu (22/11) ini terpaksa ditunda pada hari yang sama pekan depan (29/11).

Ads