Kamis, 30 Oktober 2014 | 22.08 WIB
Jateng Time

USAID Prioritas Jateng Gelar Training Of Teacher (TOT)

Imam Nur Ikhsan  |  Semarang | Jumat, 22 Februari 2013 - 15.11 WIB | Dibaca: 821 kali
IMG-9316
Ajar Budi Kuncoro, Teacher Training Institute (TTI) Development Specialist USAID Prioritas Jawa Tengah. (foto: imam)

SEMARANG – USAID Prioritizing Reform, Innovation, and Opportunities for Reaching Indonesia’s Teacher, Administrators, and Students (Prioritas) merupakan program 5 tahun yang dikembangkan oleh USAID dan Pemerintah Indonesia berdasarkan program Decentralized Basic Education (DBE) untuk meningkatkan akses pendidikan dasar berkualitas serta mengutamakan pembaharuan, inovasi dan kesempatan bagi guru, tenaga kependidikan dan siswa.

Program tersebut telah dimulai dari tanggal 1 mei 2012 hingga 30 April 2017. Dalam pelaksanaanya terdapat tiga komponen Prioritas yang akan dilakukan yaitu, meningkatkan kualitas pembelajaran di sekolah melalui pelatihan guru pra dan dalam jabatan, meningkatkan tata kelola dan manajemen pendidikan dan meningkatkan koordinasi antar institusi pendidikan di tingkat nasional, provinsi, kabupaten dan sekolah.

Hal tersebut diungkapkan, Ajar Budi Kuncoro, dari Teacher Training Institute (TTI) Development Specialist USAID Prioritas Jawa Tengah ketika di wawancarai jatengtime di Hotel Atria Magelang, disela- sela kunjungan belajar mitra Usaid Prioritas Kabupaten Semarang ke Kabupaten Purworejo, baru- baru ini. Pihaknya menjelaskan, selepas kunjungan tersebut, Training Of Teacher (TOT) akan diselenggarakan bagi 5 kabupaten Prioritas dan 8 kabupaten DBE di Jawa Tengah.

Dijelaskannya, jika selama ini pada program Decentralized Basic Education (DBE) hanya terdapat in-service training, tidak demikian halnya pada USAID Prioritas.

“USAID Prioritas yang selama ini menjalin kerjasama dengan Lembaga Pelatihan Tenaga Kependidikan, juga akan melakukan pre-service training” kata Ajar. Pre-service training tersebut dimaksudkan untuk melatih dosen dalam menyiapkan mahasiswa sebelum mereka menjadi guru.

Untuk itu, lanjutnya, para dosen akan diberikan pemahaman pedagogis, micro teaching serta materi pembekalan bagi mahasiswa yang akan praktek lapangan. Penandatangan kerjasama telah dilakukan antara pihak USAID Prioritas Jawa Tengah dengan tiga LPTK yaitu Universitas Negeri Semarang (UNNES), IAIN Walisongo Semarang dan Universitas Negeri Yogyakarta (UNY).

Dalam waktu dekat, USAID Prioritas Jawa Tengah juga akan menyelenggarakan workshop yang merumuskan modul khusus bagi dosen di LPTK tersebut.

“Modul yang nantinya akan tersusun akan menjadi bahan ajar para dosen kepada calon guru. Selain itu juga bermanfaat sebagai materi saat mereka menjadi pendamping fasilitator daerah (fasda) di 5 Kabupaten USAID Prioritas dan 8 Kabupaten DBE yang dikembangkan USAID Prioritas,” pungkas Ajar.**

Ukuran Font  
USAID Prioritizing Reform, Innovation, and Opportunities for Reaching Indonesia’s Teacher, Administrators, and Students (Prioritas) merupakan program 5 tahun yang dikembangkan oleh USAID dan Pemerintah Indonesia
Cetak

No Image Ruas Jalan Pasar Muara Delang, Merangin, Jambi Memprihatinkan!Sejumlah ruas jalan yang berada di wilayah itu kini kondisinya sangat memprihatinkan akibat sering dilalui truk pembawa buah sawitoleh anak perusahaan khusus PT. Astra Agro Lestari yaitu PT SAL-1.

No Image Mukhlis Rahaman : Tugas dan Tanggung Jawab Kades Makin BeratWalikota Pariaman Mukhlis Rahman membuka Rapat koordinasi Pemerintah Kota bersama Kepala Desa dan Lurah se Kota Pariaman di Aula Balaikota, Rabu (29/10/2014).

No Image Walikota Pariaman Mukhlis Rahman Sampaikan Nota PenjelasanWalikota Pariaman Mukhlis Rahman menyampaikan Nota Penjelasan Rancangan Kebijakan Umum Anggaran dan Rancangan Prioritas Plafon Anggaran Sementara APBD Tahun 2015, di Ruang sidang DPRD Kota Pariaman, Senin (27/10/2014).

No Image Kota Pariaman Telah Punya HomestayKota Pariaman kini telah punya 20 Homestay dan sudah mulai dioperasikan. Homestay tersebut mempunyai 40 kamar, siap untuk menampung wisatawan yang akan menginap di Kota Pariaman.

Ads