Jumat, 18 April 2014 | 02.25 WIB
Jateng Time

USAID Prioritas Jateng Gelar Training Of Teacher (TOT)

Imam Nur Ikhsan  |  Semarang | Jumat, 22 Februari 2013 - 15.11 WIB | Dibaca: 666 kali
IMG-9316
Ajar Budi Kuncoro, Teacher Training Institute (TTI) Development Specialist USAID Prioritas Jawa Tengah. (foto: imam)

SEMARANG – USAID Prioritizing Reform, Innovation, and Opportunities for Reaching Indonesia’s Teacher, Administrators, and Students (Prioritas) merupakan program 5 tahun yang dikembangkan oleh USAID dan Pemerintah Indonesia berdasarkan program Decentralized Basic Education (DBE) untuk meningkatkan akses pendidikan dasar berkualitas serta mengutamakan pembaharuan, inovasi dan kesempatan bagi guru, tenaga kependidikan dan siswa.

Program tersebut telah dimulai dari tanggal 1 mei 2012 hingga 30 April 2017. Dalam pelaksanaanya terdapat tiga komponen Prioritas yang akan dilakukan yaitu, meningkatkan kualitas pembelajaran di sekolah melalui pelatihan guru pra dan dalam jabatan, meningkatkan tata kelola dan manajemen pendidikan dan meningkatkan koordinasi antar institusi pendidikan di tingkat nasional, provinsi, kabupaten dan sekolah.

Hal tersebut diungkapkan, Ajar Budi Kuncoro, dari Teacher Training Institute (TTI) Development Specialist USAID Prioritas Jawa Tengah ketika di wawancarai jatengtime di Hotel Atria Magelang, disela- sela kunjungan belajar mitra Usaid Prioritas Kabupaten Semarang ke Kabupaten Purworejo, baru- baru ini. Pihaknya menjelaskan, selepas kunjungan tersebut, Training Of Teacher (TOT) akan diselenggarakan bagi 5 kabupaten Prioritas dan 8 kabupaten DBE di Jawa Tengah.

Dijelaskannya, jika selama ini pada program Decentralized Basic Education (DBE) hanya terdapat in-service training, tidak demikian halnya pada USAID Prioritas.

“USAID Prioritas yang selama ini menjalin kerjasama dengan Lembaga Pelatihan Tenaga Kependidikan, juga akan melakukan pre-service training” kata Ajar. Pre-service training tersebut dimaksudkan untuk melatih dosen dalam menyiapkan mahasiswa sebelum mereka menjadi guru.

Untuk itu, lanjutnya, para dosen akan diberikan pemahaman pedagogis, micro teaching serta materi pembekalan bagi mahasiswa yang akan praktek lapangan. Penandatangan kerjasama telah dilakukan antara pihak USAID Prioritas Jawa Tengah dengan tiga LPTK yaitu Universitas Negeri Semarang (UNNES), IAIN Walisongo Semarang dan Universitas Negeri Yogyakarta (UNY).

Dalam waktu dekat, USAID Prioritas Jawa Tengah juga akan menyelenggarakan workshop yang merumuskan modul khusus bagi dosen di LPTK tersebut.

“Modul yang nantinya akan tersusun akan menjadi bahan ajar para dosen kepada calon guru. Selain itu juga bermanfaat sebagai materi saat mereka menjadi pendamping fasilitator daerah (fasda) di 5 Kabupaten USAID Prioritas dan 8 Kabupaten DBE yang dikembangkan USAID Prioritas,” pungkas Ajar.**

Ukuran Font  
USAID Prioritizing Reform, Innovation, and Opportunities for Reaching Indonesia’s Teacher, Administrators, and Students (Prioritas) merupakan program 5 tahun yang dikembangkan oleh USAID dan Pemerintah Indonesia
Cetak

No Image Alami Gangguan Jiwa, Agus Nekat Gantung DiriAgus Sugianto (30) ditemukan tewas gantung diri di kamar rumahnya, dukuh Kedokanjati RT 07 RW 01, desa Serang, kecamatan Petarukan, kabupaten Pemalang.

No Image Pembekalan Tipping Point Leadership Oleh Danrem 051/WKTKomandan Korem 051/Wkt Kolonel Inf Rudianto, memberikan pembekalan kepada Para Dandim, Para Kasi,Para Perwira Staf Korem 051/Wkt, Bertempat ruang data Lt 2 Makrem 051/Wkt

No Image Besok, Tim PGRI Kab Cirebon Bertolak Ke Malang Serahkan Bantuan Korban Gunung KeludKorban erupsi gunung Kelud yang terjadi beberapa waktu lalu ternyata mengugah rasa keprihatinan berbagai pihak tak terkecuali Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Cirebon, Jawa Barat.

No Image Dugaan Arus Pendek, 17 Kamar Mess Ludes TerbakarAkibat hubungan arus pendek, 17 ruang kamar yang difungsikan untuk mess karyawan Galaxy Billiard Pemalang, ludes dilalap si jago merah.

Ads