Selasa, 30 September 2014 | 22.50 WIB
Jateng Time

USAID Prioritas Jateng Gelar Training Of Teacher (TOT)

Imam Nur Ikhsan  |  Semarang | Jumat, 22 Februari 2013 - 15.11 WIB | Dibaca: 792 kali
IMG-9316
Ajar Budi Kuncoro, Teacher Training Institute (TTI) Development Specialist USAID Prioritas Jawa Tengah. (foto: imam)

SEMARANG – USAID Prioritizing Reform, Innovation, and Opportunities for Reaching Indonesia’s Teacher, Administrators, and Students (Prioritas) merupakan program 5 tahun yang dikembangkan oleh USAID dan Pemerintah Indonesia berdasarkan program Decentralized Basic Education (DBE) untuk meningkatkan akses pendidikan dasar berkualitas serta mengutamakan pembaharuan, inovasi dan kesempatan bagi guru, tenaga kependidikan dan siswa.

Program tersebut telah dimulai dari tanggal 1 mei 2012 hingga 30 April 2017. Dalam pelaksanaanya terdapat tiga komponen Prioritas yang akan dilakukan yaitu, meningkatkan kualitas pembelajaran di sekolah melalui pelatihan guru pra dan dalam jabatan, meningkatkan tata kelola dan manajemen pendidikan dan meningkatkan koordinasi antar institusi pendidikan di tingkat nasional, provinsi, kabupaten dan sekolah.

Hal tersebut diungkapkan, Ajar Budi Kuncoro, dari Teacher Training Institute (TTI) Development Specialist USAID Prioritas Jawa Tengah ketika di wawancarai jatengtime di Hotel Atria Magelang, disela- sela kunjungan belajar mitra Usaid Prioritas Kabupaten Semarang ke Kabupaten Purworejo, baru- baru ini. Pihaknya menjelaskan, selepas kunjungan tersebut, Training Of Teacher (TOT) akan diselenggarakan bagi 5 kabupaten Prioritas dan 8 kabupaten DBE di Jawa Tengah.

Dijelaskannya, jika selama ini pada program Decentralized Basic Education (DBE) hanya terdapat in-service training, tidak demikian halnya pada USAID Prioritas.

“USAID Prioritas yang selama ini menjalin kerjasama dengan Lembaga Pelatihan Tenaga Kependidikan, juga akan melakukan pre-service training” kata Ajar. Pre-service training tersebut dimaksudkan untuk melatih dosen dalam menyiapkan mahasiswa sebelum mereka menjadi guru.

Untuk itu, lanjutnya, para dosen akan diberikan pemahaman pedagogis, micro teaching serta materi pembekalan bagi mahasiswa yang akan praktek lapangan. Penandatangan kerjasama telah dilakukan antara pihak USAID Prioritas Jawa Tengah dengan tiga LPTK yaitu Universitas Negeri Semarang (UNNES), IAIN Walisongo Semarang dan Universitas Negeri Yogyakarta (UNY).

Dalam waktu dekat, USAID Prioritas Jawa Tengah juga akan menyelenggarakan workshop yang merumuskan modul khusus bagi dosen di LPTK tersebut.

“Modul yang nantinya akan tersusun akan menjadi bahan ajar para dosen kepada calon guru. Selain itu juga bermanfaat sebagai materi saat mereka menjadi pendamping fasilitator daerah (fasda) di 5 Kabupaten USAID Prioritas dan 8 Kabupaten DBE yang dikembangkan USAID Prioritas,” pungkas Ajar.**

Ukuran Font  
USAID Prioritizing Reform, Innovation, and Opportunities for Reaching Indonesia’s Teacher, Administrators, and Students (Prioritas) merupakan program 5 tahun yang dikembangkan oleh USAID dan Pemerintah Indonesia
Cetak

No Image Pelaku Pembunuhan Gadis Belia Dibekuk Jajaran Polres DemakHanya berselang beberapa hari setelah kejadian,jajaran Polres Demak berhasil mengungkap pelaku pembunuhan terhadap pelaku pembunuhan seorang gadis remaja yang mayatnya ditemukan di areal persawahan.

No Image Banyak Aktivitas Kurangi Risiko AlzheimerAlzheimer merupakan penyakit pikun secara keseluruhan yang umumnya dikhawatirkan para lansia. Sebenarnya risiko terkena alzheimer dapat dihindari dengan aktif berkegiatan dan mengkonsumsi makanan sehat.

No Image Kejuaraan Terjun Payung Militer Internasional, Momentum Kenalkan WisataKehadiran anggota militer dari 42 negara yang mengikuti Conseil International Sport Militaire (CISM) World Military Parachuting Championship 2014 di stadion Manahan Solo disambut hangat Gubernur Jawa Tengah H Ganjar Pranowo SH

No Image BPK RI Kunjungi Koppas Padang SagoPdg. Pariaman, (JT)- Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Republik Indonesia, lakukan pemeriksaan di Koperasi Pedagang Pasar (KOPPAS) Padang Sago, Kabupaten Padang Pariaman, Selasa (23/9/14), terkait penerimaan Dana Hibah Tahun 2013, untuk pembangunan Pasar B Padang Sago, sebanyak Rp. 900 juta.

Ads