Sabtu, 20 Desember 2014 | 03.13 WIB
Jateng Time

USAID PRIORITAS Rekrut 15 Calon FASDA di Kab. Semarang

Imam Nur Ikhsan  |  Ungaran | Senin, 14 Januari 2013 - 09.42 WIB | Dibaca: 1.104 kali
IMG-7465
Salah seorang peserta calon FASDA nampak sedang di wawancarai oleh team seleksi dari USAID PRIORITAS dan Stakeholder dari Kab. Semarang (foto: imam)

UNGARAN - United States Agency International Development (USAID) Prioritizing Reform Innovation and Opportunities for Reaching Indonesia’s Teachers Administrators and Students (PRIORITAS) bekerjasama dengan Dinas Pendidikan Kabupaten Semarang melakukan seleksi sebanyak 15 calon Fasilitator Daerah (FASDA) di salah satu balai pertemuan di jalan Sukarno Hatta KM 25.5 Ungaran, baru-baru ini.

Seleksi tersebut berlangsung selama 2 hari, diikuti lebih dari 60 orang terdiri dari kepala sekolah SD/ MI, pengawas SD/ pendidikan agama, kepsek SMPN, MTs dan MI yang ada di Kabupaten Semarang. Team seleksi terdiri dari USAID PRIORITAS, Dinas Pendidikan, Pengawas, Dewan Pendidikan, Kemenag serta dari Bapeda.

Menurut salah satu team seleksi dari Dewan Pendidikan, Drs Zainal Abidin, menjelaskan, USAID PRIORITAS adalah program lima tahunan yang didanai oleh USAID, dirancang untuk meningkatkan akses pendidikan dasar berkualitas di Indonesia. “ USAID PRIORITAS adalah bagian dari kesepakatan antara pemerintah Amerika Serikat dan pemerintah RI. Program ini bekerjasama dengan mitra di tingkat nasional dan lokal untuk meningkatkan kualitas dan relevansi pembelajaran di sekolah,” terang Zainal

Mereka yang lulus seleksi nantinya akan mengikuti pelatihan yang dilakukan oleh USAID PRIORITAS. Dalam satu bulan mereka akan melakukan fasilitasi mutu pendidikan, baik yang Manajemen Berbasis Sekolah ( MBS) maupun Mata Pelajaran (MAPEL) yang dipilih oleh USAID dan Dinas Pendidikan..

Suasana seleksi, lanjut Zainal, berlangsung lancar dan sebagaian peserta tampak tegang menghadapi team seleksi. Walaupun sebagaian team seleksi mencoba untuk mencairkan suasana dengan beberapa joke. Ada yang menarik dari penyeleksian tersebut, diantara mereka ada salah satu kepala sekolah yang telah menerbitkan 19 buku mata pelajaran. Padahal berada di sekolah pinggiran. Namun kualitas, mutu, kemampuan kepala sekolah yang ada di pinggiran tersebut tidak kalah berkualitas dengan yang ada di tengah kota seperti Ungaran dan Ambarawa.

Setelah mendapat pelatihan, mereka akan menyelesaikan tugas selama 5 tahun. Materi- materi yang telah disampaikan itu akan ditularkan pada guru- guru MBS maupun Mapel. Team seleksi setelah hari kamis kemarin akan melakukan seleksi ke Boyolali selama 2 hari dan akan dilanjutkan ke Sragen. Secara keseluruhan acara seleksi FASDA tersebut berjalan dengan lancar

Terpisah, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Semarang, Dewi Pramuningsih, mengemukakan, menurut data USAID PRIORITAS, Kabupaten Semarang termasuk dalam lima kabupaten di Provinsi Jawa Tengah pada kategori Cohort 1. “Kabupaten kategori Cohort 1 akan lebih banyak mendapatkan fokus pendampingan, penguatan di berbagai bidang pendidikan, khususnya tiga komponen utama yang menjadi fokus, yaitu peningkatan kualitas pembelajaran, manajemen dan tata kelola serta koordinasi antar kelembagaan,” ungkapnya.**

Ukuran Font  
United States Agency International Development (USAID) Prioritizing Reform Innovation and Opportunities for Reaching Indonesia’s Teachers Administrators and Students (PRIORITAS) bekerjasama dengan Dinas Pendidikan Kabupaten Semarang melakukan seleksi sebanyak 15 calon Fasilitator Daerah (FASDA).
Cetak

No Image Upah Tak Layak, Buruh PDP Gelar Unjuk RasaAksi ratusan buruh Perusahaan Daerah Perkebunan (PDP) Kabupaten Jember, Jawa Timur, berunjuk rasa menuntut pemenuhan janji yang telah disepakati dengan direksi.

No Image Aneh Aja, Divonis 5,6 Tahun Penjara,Rahmat Yasin Diberhentikan TerhormatSesuai SK Mendagri Cahyo Kumolo dengan Nomor 131.32.4652 tahun 2014 tanggal 25 November 2014, memutuskan pemberhentian dengan hormat terpidana korupsi Rahmat Yasin (RY).

No Image Rini Soemarno Tetap Kukuh Jual Aset BUMNRencana Menteri BUMN Rini Soemarno menjual gedung kementerian BUMN mendapat banyak sorotan tajam. Namun demikian, mantan menteri perdagangan dan perindustrian di era Presiden Megawati Soekarnoputri itu tetap kukuh.

No Image Ketua LSM Caredek Drs. Akhiardi Sangat Menyayangkan Pengkotak-Kotakan Wartawan di Pemko PariamanKetua LSM Caredek, Drs. Akhiardi, yang dihubungi Kamis (18/12/14), terkait dengan membawa sebagaian wartawan yag meliput kegiatan Pemko Pariaman, kongko-kongko, ke luar daerah dengan memakai dana APBD Pemko Pariaman.

Ads