Selasa, 7 Juli 2015 | 03.04 WIB
Jateng Time

Pilkada Kab. Cirebon Diprediksi Dua Putaran

Cirebon | Kamis, 19 September 2013 - 09.00 WIB | Dibaca: 541 kali
IMG-15162

CIREBON - Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Cirebon yang akan dihelat, Minggu (6 oktober 2013) mendatang bakal berlangsung sengit antar calon.

Tak heran jika sejumlah kalangan akademisi pun angkat bicara soal sengit pertarungan antar calon bupati dan wakil bupati yang akan berlaga tersebut. bahkan, mereka memprediksikan pilkada kabupaten Cirebon ini akan berjalan dua putaran.

Sekretaris Jurusan Ushuluddin IAIN Syeikh Nurjati Cirebon, Drs Hazam, MAg mengatakan bahwa dalam pemilihan Bupati dan wakil Bupati Cirebon periode 2013-2018 diprediksi bakal mengalami dua putaran.

“Dengan melihat kekuatan dari masing-masing calon, saya memprediksi bakal ada dua putaran. Hal itu disebabkan karena para pasangan calon di pasar (lapangan) mempunyai kekuatan yang beragam dan sama besar,” ungkapnya yang di rilis radarcirebon.com, Kamis (18/9/13).

Dia menjelaskan bahwa kemungkinan terjadinya dua putaran dalam pilbup Cirebon masih bisa di tanggulangi (di cegah) kalau mesin dari partai pengusung calon bupati sangat dekat dengan rakyat.

“Saya rasa pemilihan bupati tidak akan terjadi dua putaran, seandainya para kandidat dan mesin partainya bisa dekat dengan rakyat. Tapi melihat kenyataan yang ada, mesin partai dan para kandidatnya tidak dan kurang dekat dengan rakyat kecil,” tuturnya.

Hazam berharap kepada para calon Bupati dan wakil Bupati Cirebon terpilih, agar tidak melupakan janji-janji ketika mereka mengadakan sosialisasi. “Saya harap kepada para Calon Bupati dan Wakil Bupati yang keluar sebagai pemenang, bisa merealisasikan janji-janjinya dan bisa meniru gaya Jokowi (Gubernur DKI Jakarta),”pintanya.** CRN

Ukuran Font  
Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Cirebon yang akan dihelat, Minggu (6 oktober 2013) mendatang bakal berlangsung sengit antar calon. Diperdiksi pilkada tersebut bakal berlangsung dua putaran.
Cetak

POLRES DEMAK MENGADAKAN LOMBA SISKAMLING POLRES DEMAK MENGADAKAN LOMBA SISKAMLINGDemak,. Lomba ini dimaksutkan untuk menumbuh kembangkan lagi siskamling di desa desa yang sekarang mulai dirasakan berkurang atau dapat dikatakan mulai tidak ada. putaran pertama penilaian oleh tim yang dipimpin AKP Sutomo berlokasi di desa Medini yang mewakili kecamatan Gajah kabupaten Demak pada hari selasa, 19/05/2015. Tim penilai tiba di desa Medini pukul 21.wib disambut [...]

No Image Selama Setahun, LGN-OTA Santuni 854 Anak Asuh-Selama tahun 2014, Lembaga Gerakan Nasional Orang Tua Asuh (LGN-OTA) Kabupaten Jepara berhasil memberikan bantuan kepada 854 anak asuh dan 25 siswa terancam putus sekolah.

No Image Mutiara Karangbolong Ditampilkan di TMII – JakartaRatusan pengunjung memadati Anjungan Jawa Tengah TMII Jakarta, Minggu (22/3).

No Image Penurunan Nikah Dini Terganjal UU PernikahanPernikahan dini merupakan salah satu pemicu tingginya angka kematian ibu melahirkan (AKI) di Jawa Tengah

Ads