Minggu, 5 Juli 2015 | 00.01 WIB
Jateng Time

Kawah Timbang Berstatus Siaga, Warga Diminta Tenang

Banjarnegara | Jumat, 29 Maret 2013 - 06.21 WIB | Dibaca: 402 kali
IMG-10444
Kawah Timbang.

BANJARNEGARA – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Banjarnegara meminta masyarakat sekitar Kawah Timbang tetap tenang meskipun status kawah tersebut naik dari waspada menjadi siaga.

”Meski dinaikkan menjadi siaga namun kami masih menjajagi kemungkinan untuk melakukan pengungsian. Kami akan berkoordinasi dengan berbagai pihak dan melihat situasi di lapangan,” kata Kepala Pelaksana Harian BPBD Banjarnegara, Tursiman, Kamis (28/3) di posko siaga darurat Kawah Timbang sebagaimana dikutip www.suaramerdeka.com.

Peningkatan status Kawah Timbang dilakukan setelah terjadinya peningkatan aktivitas. Pukul 12:00-18:00 WIB terjadi kegempaan 3 kali gempa vulkanik dalam, 1 kali gempa hembusan. Sementara pada pukul 18:00-22:31 WIB terjadi peningkatan kegempaan yang sangat mencolok yaitu 48 kali Gempa Vulkanik.

Meski demikian petugas Posko Pemantau Kawah Timbang BPBD Banjarnegara, Andri Sulistyo mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan mengikuti rekomendasi yang dikeluarkan PVMBG (Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi) maupun BNPB (Badan Nasional Penanggulangan Bencana).

Menurut Andri, pihaknya segera mengevakuasi warga terutama yang tinggal di sekitar radius bahaya Kawah Timbang menuju tempat-tempat pengungsian yang telah disiapkan seperti Balai Desa Batur, Kecamatan Batur, dan Sekolah Menengah Atas Negeri 1 Batur.

Dalam siaran persnya di Jakarta, Kepala Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho mengatakan, status Kawah Timbang di Dataran Tinggi Dieng, Kecamatan Batur, Banjarnegara, telah dinaikkan dari waspada menjadi siaga sejak Rabu (27/3), pukul 23.30 WIB.

Terkait hal itu, BNPB merekomendasikan agar tidak ada aktivitas masyarakat dalam radius 1 kilometer dari Kawah Timbang. Wilayah dalam radius 1 kilometer dari Kawah Timbang meliputi Dusun Simbar, Serang, dan Kaliputih, Desa Sumberejo.

Selain itu, Kepala BNPB telah memerintahkan Kepala Pelaksana BPBD Jawa Tengah dan BPBD Banjarnegara untuk mengambil langkah antisipasi termasuk meningkatkan sosialisasi kepada masyarakat.

BPBD Banjarnegara juga telah membagikan masker antidebu untuk mengurangi bau belerang yang menyengat. Terutama di wilayah Desa Sumberejo dan Desa Batur Kecamatan Batur.

Warga setempat saat terjadinya krisis Kawah Timbang pada 2011, sempat diungsikan ke sejumlah tempat pengungsian.**

Sumber: www.setkab.go.id/ANT/ES

Ukuran Font  
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Banjarnegara meminta masyarakat sekitar Kawah Timbang tetap tenang meskipun status kawah tersebut naik dari waspada menjadi siaga.
Cetak

POLRES DEMAK MENGADAKAN LOMBA SISKAMLING POLRES DEMAK MENGADAKAN LOMBA SISKAMLINGDemak,. Lomba ini dimaksutkan untuk menumbuh kembangkan lagi siskamling di desa desa yang sekarang mulai dirasakan berkurang atau dapat dikatakan mulai tidak ada. putaran pertama penilaian oleh tim yang dipimpin AKP Sutomo berlokasi di desa Medini yang mewakili kecamatan Gajah kabupaten Demak pada hari selasa, 19/05/2015. Tim penilai tiba di desa Medini pukul 21.wib disambut [...]

No Image Selama Setahun, LGN-OTA Santuni 854 Anak Asuh-Selama tahun 2014, Lembaga Gerakan Nasional Orang Tua Asuh (LGN-OTA) Kabupaten Jepara berhasil memberikan bantuan kepada 854 anak asuh dan 25 siswa terancam putus sekolah.

No Image Mutiara Karangbolong Ditampilkan di TMII – JakartaRatusan pengunjung memadati Anjungan Jawa Tengah TMII Jakarta, Minggu (22/3).

No Image Penurunan Nikah Dini Terganjal UU PernikahanPernikahan dini merupakan salah satu pemicu tingginya angka kematian ibu melahirkan (AKI) di Jawa Tengah

Ads