Jumat, 25 April 2014 | 04.18 WIB
Jateng Time

Kawah Timbang Berstatus Siaga, Warga Diminta Tenang

Banjarnegara | Jumat, 29 Maret 2013 - 06.21 WIB | Dibaca: 195 kali
IMG-10444
Kawah Timbang.

BANJARNEGARA – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Banjarnegara meminta masyarakat sekitar Kawah Timbang tetap tenang meskipun status kawah tersebut naik dari waspada menjadi siaga.

”Meski dinaikkan menjadi siaga namun kami masih menjajagi kemungkinan untuk melakukan pengungsian. Kami akan berkoordinasi dengan berbagai pihak dan melihat situasi di lapangan,” kata Kepala Pelaksana Harian BPBD Banjarnegara, Tursiman, Kamis (28/3) di posko siaga darurat Kawah Timbang sebagaimana dikutip www.suaramerdeka.com.

Peningkatan status Kawah Timbang dilakukan setelah terjadinya peningkatan aktivitas. Pukul 12:00-18:00 WIB terjadi kegempaan 3 kali gempa vulkanik dalam, 1 kali gempa hembusan. Sementara pada pukul 18:00-22:31 WIB terjadi peningkatan kegempaan yang sangat mencolok yaitu 48 kali Gempa Vulkanik.

Meski demikian petugas Posko Pemantau Kawah Timbang BPBD Banjarnegara, Andri Sulistyo mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan mengikuti rekomendasi yang dikeluarkan PVMBG (Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi) maupun BNPB (Badan Nasional Penanggulangan Bencana).

Menurut Andri, pihaknya segera mengevakuasi warga terutama yang tinggal di sekitar radius bahaya Kawah Timbang menuju tempat-tempat pengungsian yang telah disiapkan seperti Balai Desa Batur, Kecamatan Batur, dan Sekolah Menengah Atas Negeri 1 Batur.

Dalam siaran persnya di Jakarta, Kepala Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho mengatakan, status Kawah Timbang di Dataran Tinggi Dieng, Kecamatan Batur, Banjarnegara, telah dinaikkan dari waspada menjadi siaga sejak Rabu (27/3), pukul 23.30 WIB.

Terkait hal itu, BNPB merekomendasikan agar tidak ada aktivitas masyarakat dalam radius 1 kilometer dari Kawah Timbang. Wilayah dalam radius 1 kilometer dari Kawah Timbang meliputi Dusun Simbar, Serang, dan Kaliputih, Desa Sumberejo.

Selain itu, Kepala BNPB telah memerintahkan Kepala Pelaksana BPBD Jawa Tengah dan BPBD Banjarnegara untuk mengambil langkah antisipasi termasuk meningkatkan sosialisasi kepada masyarakat.

BPBD Banjarnegara juga telah membagikan masker antidebu untuk mengurangi bau belerang yang menyengat. Terutama di wilayah Desa Sumberejo dan Desa Batur Kecamatan Batur.

Warga setempat saat terjadinya krisis Kawah Timbang pada 2011, sempat diungsikan ke sejumlah tempat pengungsian.**

Sumber: www.setkab.go.id/ANT/ES

Ukuran Font  
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Banjarnegara meminta masyarakat sekitar Kawah Timbang tetap tenang meskipun status kawah tersebut naik dari waspada menjadi siaga.
Cetak

No Image Pembuatan Sim Kolektif Prajurit Yonarhanudse-10Untuk menegakkan disiplin dalam berlalu Lintas Satuan Yonarhanudse-10/1/Falatehan Kodam Jaya mengadakan koordinasi dengan Pihak Satpas Polda Metro Jayauntuk membuat SIM secara Kolektif

No Image Alami Gangguan Jiwa, Agus Nekat Gantung DiriAgus Sugianto (30) ditemukan tewas gantung diri di kamar rumahnya, dukuh Kedokanjati RT 07 RW 01, desa Serang, kecamatan Petarukan, kabupaten Pemalang.

No Image Pembekalan Tipping Point Leadership Oleh Danrem 051/WKTKomandan Korem 051/Wkt Kolonel Inf Rudianto, memberikan pembekalan kepada Para Dandim, Para Kasi,Para Perwira Staf Korem 051/Wkt, Bertempat ruang data Lt 2 Makrem 051/Wkt

No Image Besok, Tim PGRI Kab Cirebon Bertolak Ke Malang Serahkan Bantuan Korban Gunung KeludKorban erupsi gunung Kelud yang terjadi beberapa waktu lalu ternyata mengugah rasa keprihatinan berbagai pihak tak terkecuali Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Cirebon, Jawa Barat.

Ads