Jumat, 28 November 2014 | 21.22 WIB
Jateng Time

Kawah Timbang Berstatus Siaga, Warga Diminta Tenang

Banjarnegara | Jumat, 29 Maret 2013 - 06.21 WIB | Dibaca: 293 kali
IMG-10444
Kawah Timbang.

BANJARNEGARA – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Banjarnegara meminta masyarakat sekitar Kawah Timbang tetap tenang meskipun status kawah tersebut naik dari waspada menjadi siaga.

”Meski dinaikkan menjadi siaga namun kami masih menjajagi kemungkinan untuk melakukan pengungsian. Kami akan berkoordinasi dengan berbagai pihak dan melihat situasi di lapangan,” kata Kepala Pelaksana Harian BPBD Banjarnegara, Tursiman, Kamis (28/3) di posko siaga darurat Kawah Timbang sebagaimana dikutip www.suaramerdeka.com.

Peningkatan status Kawah Timbang dilakukan setelah terjadinya peningkatan aktivitas. Pukul 12:00-18:00 WIB terjadi kegempaan 3 kali gempa vulkanik dalam, 1 kali gempa hembusan. Sementara pada pukul 18:00-22:31 WIB terjadi peningkatan kegempaan yang sangat mencolok yaitu 48 kali Gempa Vulkanik.

Meski demikian petugas Posko Pemantau Kawah Timbang BPBD Banjarnegara, Andri Sulistyo mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan mengikuti rekomendasi yang dikeluarkan PVMBG (Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi) maupun BNPB (Badan Nasional Penanggulangan Bencana).

Menurut Andri, pihaknya segera mengevakuasi warga terutama yang tinggal di sekitar radius bahaya Kawah Timbang menuju tempat-tempat pengungsian yang telah disiapkan seperti Balai Desa Batur, Kecamatan Batur, dan Sekolah Menengah Atas Negeri 1 Batur.

Dalam siaran persnya di Jakarta, Kepala Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho mengatakan, status Kawah Timbang di Dataran Tinggi Dieng, Kecamatan Batur, Banjarnegara, telah dinaikkan dari waspada menjadi siaga sejak Rabu (27/3), pukul 23.30 WIB.

Terkait hal itu, BNPB merekomendasikan agar tidak ada aktivitas masyarakat dalam radius 1 kilometer dari Kawah Timbang. Wilayah dalam radius 1 kilometer dari Kawah Timbang meliputi Dusun Simbar, Serang, dan Kaliputih, Desa Sumberejo.

Selain itu, Kepala BNPB telah memerintahkan Kepala Pelaksana BPBD Jawa Tengah dan BPBD Banjarnegara untuk mengambil langkah antisipasi termasuk meningkatkan sosialisasi kepada masyarakat.

BPBD Banjarnegara juga telah membagikan masker antidebu untuk mengurangi bau belerang yang menyengat. Terutama di wilayah Desa Sumberejo dan Desa Batur Kecamatan Batur.

Warga setempat saat terjadinya krisis Kawah Timbang pada 2011, sempat diungsikan ke sejumlah tempat pengungsian.**

Sumber: www.setkab.go.id/ANT/ES

Ukuran Font  
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Banjarnegara meminta masyarakat sekitar Kawah Timbang tetap tenang meskipun status kawah tersebut naik dari waspada menjadi siaga.
Cetak

No Image Geneus Umar : Generasi Muda Harus Punya Nilai KebangsaanDalam kehidupan berbangsa dan bernegara sangat dibutuhkan spirit kebersamaan dan rasa nasionalisme yang tinggi.

No Image Walikota Mukhlis Sampaikan Nota Penjelasan RAPBD 2015Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Pariaman melaksanakan Rapat Paripurna dengan agenda mendengarkan Nota Penjelasan Walikota Pariaman terhadap Rancangan Anggaran Perndapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) tahun anggaran 2015, Rabu, (26/11/20114) di grdung DPRD Kota Pariaman, Manggung.

No Image Petani Kakao Terima Hadiah PupukPetani kakao Tunas Muda Desa Cubadak Air Utara Kecamatan Pariaman Utara menerima hadiah dan bantuan pupuk dari Dinas Perkebuanan Provinsi Sumatra Barat yang di serahkan Walikota Pariaman,Mukhlis Rahman, di Desa Cubadak Air Utara, Rabu (26/11/2014).

No Image Pemko Pariaman Raih Anugerah Media Humas 2014Pemerintah kota Pariaman kembali raih penghargaan Anugerah Media Humas (AMH) tahun 2014 untuk kategori marchendise utama kelompok pemerintah prov/kab/kota yg diserahkan pada rangkaian acara Pertemuan Bakohumas tingkat Nasional yg diselenggarakan sejak tanggal 25 s/d 27 November 2014 di Hotel Haris Kota Bandung.

Ads