Selasa, 16 September 2014 | 22.24 WIB
Jateng Time

Tahun 2014: UMK di Demak Rp 1.28 Juta

Demak | Senin, 21 Oktober 2013 - 09.14 WIB | Dibaca: 1.335 kali
IMG-15839

DEMAK – Bupati Moh Dachirin Said akhirnya memutuskan besaran Upah Minimum Kabupaten (UMK) 2014 senilai Rp 1.280.000. Keputusan itu diambil menyusul sidang Dewan Pengupahan yang mengalami kebuntuan. ”Sudah kami kirim ke gubernur, tinggal menunggu penetapan,” ujarnya, saat dihubungi, belum lama ini.

Menurutnya, usulan tersebut merupakan jalan tengah setelah tidak ada kesepakatan saat sidang. Adapun besaran UMK 2014 yang diputuskan Bupati ini sudah mencapai 100 persen dari hasil surveI Kebutuhan Hidup Layak (KHL) di Demak senilai Rp 1.278.000.

Selanjutnya, besaran UMK tersebut dinilai mampu mengakomodasi kepentingan buruh dan pengusaha. Kenaikan UMK yang dikehendaki buruh juga disesuaikan dengan kemampuan pengusaha. ”Kami nilai sudah memenuhi rasa keadilan. Di satu sisi buruh minta (UMK) naik, tapi di lain sisi juga harus dilihat kemampuan pengusaha,” imbuhnya.

Dengan demikian usulan UMK 2014 mengalami kenaikan sebesar Rp 285.000 atau 28,64% dibanding UMK 2013 senilai Rp 995.000. Sehubungan hal itu, aksi unjuk rasa kembali dilakukan ribuan buruh di depan Gedung DPRD Demak.

Aksi tersebut mendapat blokade aparat sehingga massa hanya bisa berorasi dari balik pintu gerbang. Koordinator aksi, Agus Mamoen Rizal mengatakan, demo lanjutan ini bentuk sikap kekecewaan buruh terhadap keputusan pemerintah daerah. Buruh sendiri, menghendaki besaran UMK 2014 Rp 2,1 juta.

Sedangkan tuntutan dari Apindo selaku perwakilan pengusaha sebesar Rp 1,187 juta. ”Teman-teman buruh hanya meminta besaran UMK yang diajukan bupati sesuai dengan hasil rapat pleno Dewan Pengupahan. Biarkan gubernur yang memutuskan apakah menyetujui usulan buruh Rp 2,1 juta atau Apindo Rp 1,187 juta,” kata Ketua PCAI FSPMI Demak.

Perwakilan buruh diterima Ketua DPRD Demak Muklasin, Wakil Ketua DPRD Demak Mugiyono, Kapolres AKBP R Setijo Nugroho Hasto Harjo Putro dan Dandim Letkol Inf Ari Aryanto. Mereka diminta menerima keputusan bupati secara arif dan bisa disampaikan kepada buruh lainnya.

Kabid Hubungan Industrial Dinsosnakertrans Kabupaten Demak, Haryanto mengatakan, meski jauh di bawah tuntutan buruh tapi nominal usulan UMK tersebut telah mempertimbangkan inflasi dan rata-rata survei KHL selama bulan berjalan pada 2013.**

(Humas Demak – NDR)

Ukuran Font  
Bupati Moh Dachirin Said akhirnya memutuskan besaran Upah Minimum Kabupaten (UMK) 2014 senilai Rp 1.280.000. Keputusan itu diambil menyusul sidang Dewan Pengupahan yang mengalami kebuntuan.
Cetak

No Image Mukhlis R Lepas Calon Jemaah Haji Kota PariamanWalikota Pariaman H. Mukhlis Rahman melepas secara resmi rombongan Jemaah Haji Kota Pariaman Tahun 1435H/2014 M di halaman balaikota Pariaman (11/9/2014.

No Image Pariaman Raih Prestasi Tingkat Nasional Bidang TransportasiKota Pariaman kembali torehkan namanya ditingkat nasional bidang tranportasi dengan meraih penghargaan Piala Wahana Tata Nugraha (WTN) tahun 2014 kategori lalu lintas.

No Image Mukhlis Promosikan Pariwisata Pariaman ke Tempo TVWalikota Pariaman Mukhlis Rahman mempunyai Komitmen yang tinggi terhadap kemajuan kota, sebagaimana Visi dan Misi Walikota Pariaman untuk mewujudkan Kota Pariaman sebagai Kota tujuan Wisata.

No Image Peringati HAORNAS Pemko Pariaman adakan berbagai LombaPemko Pariaman melalui Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Dikpora) Kota Pariaman mengadakan berbagai pertandingan dalam rangka memeriahkan Hari Olahraga Nasional (HAORNAS) tahun 2014.

Ads