Sabtu, 1 November 2014 | 02.53 WIB
Jateng Time

Tahun 2014: UMK di Demak Rp 1.28 Juta

Demak | Senin, 21 Oktober 2013 - 09.14 WIB | Dibaca: 1.407 kali
IMG-15839

DEMAK – Bupati Moh Dachirin Said akhirnya memutuskan besaran Upah Minimum Kabupaten (UMK) 2014 senilai Rp 1.280.000. Keputusan itu diambil menyusul sidang Dewan Pengupahan yang mengalami kebuntuan. ”Sudah kami kirim ke gubernur, tinggal menunggu penetapan,” ujarnya, saat dihubungi, belum lama ini.

Menurutnya, usulan tersebut merupakan jalan tengah setelah tidak ada kesepakatan saat sidang. Adapun besaran UMK 2014 yang diputuskan Bupati ini sudah mencapai 100 persen dari hasil surveI Kebutuhan Hidup Layak (KHL) di Demak senilai Rp 1.278.000.

Selanjutnya, besaran UMK tersebut dinilai mampu mengakomodasi kepentingan buruh dan pengusaha. Kenaikan UMK yang dikehendaki buruh juga disesuaikan dengan kemampuan pengusaha. ”Kami nilai sudah memenuhi rasa keadilan. Di satu sisi buruh minta (UMK) naik, tapi di lain sisi juga harus dilihat kemampuan pengusaha,” imbuhnya.

Dengan demikian usulan UMK 2014 mengalami kenaikan sebesar Rp 285.000 atau 28,64% dibanding UMK 2013 senilai Rp 995.000. Sehubungan hal itu, aksi unjuk rasa kembali dilakukan ribuan buruh di depan Gedung DPRD Demak.

Aksi tersebut mendapat blokade aparat sehingga massa hanya bisa berorasi dari balik pintu gerbang. Koordinator aksi, Agus Mamoen Rizal mengatakan, demo lanjutan ini bentuk sikap kekecewaan buruh terhadap keputusan pemerintah daerah. Buruh sendiri, menghendaki besaran UMK 2014 Rp 2,1 juta.

Sedangkan tuntutan dari Apindo selaku perwakilan pengusaha sebesar Rp 1,187 juta. ”Teman-teman buruh hanya meminta besaran UMK yang diajukan bupati sesuai dengan hasil rapat pleno Dewan Pengupahan. Biarkan gubernur yang memutuskan apakah menyetujui usulan buruh Rp 2,1 juta atau Apindo Rp 1,187 juta,” kata Ketua PCAI FSPMI Demak.

Perwakilan buruh diterima Ketua DPRD Demak Muklasin, Wakil Ketua DPRD Demak Mugiyono, Kapolres AKBP R Setijo Nugroho Hasto Harjo Putro dan Dandim Letkol Inf Ari Aryanto. Mereka diminta menerima keputusan bupati secara arif dan bisa disampaikan kepada buruh lainnya.

Kabid Hubungan Industrial Dinsosnakertrans Kabupaten Demak, Haryanto mengatakan, meski jauh di bawah tuntutan buruh tapi nominal usulan UMK tersebut telah mempertimbangkan inflasi dan rata-rata survei KHL selama bulan berjalan pada 2013.**

(Humas Demak – NDR)

Ukuran Font  
Bupati Moh Dachirin Said akhirnya memutuskan besaran Upah Minimum Kabupaten (UMK) 2014 senilai Rp 1.280.000. Keputusan itu diambil menyusul sidang Dewan Pengupahan yang mengalami kebuntuan.
Cetak

No Image Pariaman Siap Eksportir Ikan KurapuPotensi wilayah perairan Kota Pariaman dengan air laut yang jernih, dan kekayaan terumbu karang masih yang alami, sangat dimungkinkan untuk dikembangkan menjadi kawasan budidaya perikanan laut.

No Image Menjegal Aborsi, Menyelamatkan GenerasiDi akhir masa jabatannya sebagai Presiden Republik Indonesia, Soesilo Bambang Yudhoyono menandatangani PP Nomor 61 Tahun 2014 Tentang Reproduksi.

No Image Kios di Pasar Bintoro Demak Ludes TerbakarKebakaran terjadi di Pasar Bintoro Kabupaten Demak, Jawa Tengah, Kamis (30/10/2014) malam. Diperoleh ketarangan dari saksi mata, kebakaran yang menghanguskan satu kios tersebut terjadi sekitar pukul 20.30 WIB.

No Image Ruas Jalan Pasar Muara Delang, Merangin, Jambi Memprihatinkan!Sejumlah ruas jalan yang berada di wilayah itu kini kondisinya sangat memprihatinkan akibat sering dilalui truk pembawa buah sawitoleh anak perusahaan khusus PT. Astra Agro Lestari yaitu PT SAL-1.

Ads