Senin, 24 November 2014 | 19.03 WIB
Jateng Time

Tahun 2014: UMK di Demak Rp 1.28 Juta

Demak | Senin, 21 Oktober 2013 - 09.14 WIB | Dibaca: 1.438 kali
IMG-15839

DEMAK – Bupati Moh Dachirin Said akhirnya memutuskan besaran Upah Minimum Kabupaten (UMK) 2014 senilai Rp 1.280.000. Keputusan itu diambil menyusul sidang Dewan Pengupahan yang mengalami kebuntuan. ”Sudah kami kirim ke gubernur, tinggal menunggu penetapan,” ujarnya, saat dihubungi, belum lama ini.

Menurutnya, usulan tersebut merupakan jalan tengah setelah tidak ada kesepakatan saat sidang. Adapun besaran UMK 2014 yang diputuskan Bupati ini sudah mencapai 100 persen dari hasil surveI Kebutuhan Hidup Layak (KHL) di Demak senilai Rp 1.278.000.

Selanjutnya, besaran UMK tersebut dinilai mampu mengakomodasi kepentingan buruh dan pengusaha. Kenaikan UMK yang dikehendaki buruh juga disesuaikan dengan kemampuan pengusaha. ”Kami nilai sudah memenuhi rasa keadilan. Di satu sisi buruh minta (UMK) naik, tapi di lain sisi juga harus dilihat kemampuan pengusaha,” imbuhnya.

Dengan demikian usulan UMK 2014 mengalami kenaikan sebesar Rp 285.000 atau 28,64% dibanding UMK 2013 senilai Rp 995.000. Sehubungan hal itu, aksi unjuk rasa kembali dilakukan ribuan buruh di depan Gedung DPRD Demak.

Aksi tersebut mendapat blokade aparat sehingga massa hanya bisa berorasi dari balik pintu gerbang. Koordinator aksi, Agus Mamoen Rizal mengatakan, demo lanjutan ini bentuk sikap kekecewaan buruh terhadap keputusan pemerintah daerah. Buruh sendiri, menghendaki besaran UMK 2014 Rp 2,1 juta.

Sedangkan tuntutan dari Apindo selaku perwakilan pengusaha sebesar Rp 1,187 juta. ”Teman-teman buruh hanya meminta besaran UMK yang diajukan bupati sesuai dengan hasil rapat pleno Dewan Pengupahan. Biarkan gubernur yang memutuskan apakah menyetujui usulan buruh Rp 2,1 juta atau Apindo Rp 1,187 juta,” kata Ketua PCAI FSPMI Demak.

Perwakilan buruh diterima Ketua DPRD Demak Muklasin, Wakil Ketua DPRD Demak Mugiyono, Kapolres AKBP R Setijo Nugroho Hasto Harjo Putro dan Dandim Letkol Inf Ari Aryanto. Mereka diminta menerima keputusan bupati secara arif dan bisa disampaikan kepada buruh lainnya.

Kabid Hubungan Industrial Dinsosnakertrans Kabupaten Demak, Haryanto mengatakan, meski jauh di bawah tuntutan buruh tapi nominal usulan UMK tersebut telah mempertimbangkan inflasi dan rata-rata survei KHL selama bulan berjalan pada 2013.**

(Humas Demak – NDR)

Ukuran Font  
Bupati Moh Dachirin Said akhirnya memutuskan besaran Upah Minimum Kabupaten (UMK) 2014 senilai Rp 1.280.000. Keputusan itu diambil menyusul sidang Dewan Pengupahan yang mengalami kebuntuan.
Cetak

No Image Tingkir Lor Dikembangkan Jadi Desa WisataWisata itu identik dengan promosi dan biaya promosi itu memang tidak sedikit. Namun begitu, ternyata anggaran promosi pariwisata di Kabupaten/Kota di Jawa Tengah relatif sedikit.

No Image Potensi Ternak Sapi Potong MenjanjikanKetersediaan daging sapi lokal belum mampu memenuhi kebutuhan di dalam negeri, sehingga memacu terjadinya impor daging sapi. Hal ini tentu menjadi tantangan sekaligus peluang untuk mengembangkan usaha peternakan sapi potong di Indonesia.

No Image Anak Jalanan Curhat ke Gubernur JatengPuluhan anak jalanan, Minggu (23/11) berkumpul di halaman Kantor Gubernur. Mereka tidak sedang mengamen atau berjualan tetapi sedang memperingati 25 tahun Konvensi Hak Anak.

No Image Ali Mukhni Ajak Masyarakat Saksikan Sepak Bola HPNLaga final sepakbola Hari Pers Nasional (HPN) Sumbar yang mempertemukan tuan rumah Padang Pariaman Plus (PWI Padang Pariaman dan Padang) melawan tim PWI Sawahlunto, Sijunjung dan Dharmasraya (SSD) yang sejatinya digelar Sabtu (22/11) ini terpaksa ditunda pada hari yang sama pekan depan (29/11).

Ads