Sabtu, 5 September 2015 | 01.44 WIB
Jateng Time

Kekeringan, 68 Desa di Grobogan Minta Dropping Air

Grobogan | Kamis, 29 Agustus 2013 - 15.05 WIB | Dibaca: 538 kali
IMG-14675
Ilustrasi/ Kekeringan

GROBOGAN – Kekeringan yang melanda wilayah Kabupaten Grobogan membuat banyak desa mengalami kesulitan air bersih. Bahkan sejumlah 68 desa meminta kepada Pemkab Grobogan untuk men-dropping air di desanya. Daerah yang paling parah terkena kekeringan ada di Kecamatan Gabus yakni di 14 Desa dan Kecamatan Tawangharjo di 10 desa.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Grobogan, Ir. Agus Sulaksono mengakui jumlah permintaan air bersih bertambah setiap hari. “Setiap hari hampir ada permintaan air bersih, dan kami bekerja sama dengan PDAM Purwa thirta Dharma Grobogan untuk pendistribusian air bersih ini. Kami memakai sistem skala prioritas, dimana daerah atau desa yang banyak mengalami kesulitan air, dan sangat membutuhkan itu yang kita utamakan termasuk tempat ibadah dan fasilitas umum” tegasnya rabu kemarin (28/8).

Dari data yang diperoleh di BPBD Kab. Grobogan daerah-daerah yang mengalami kekeringan ada di Kecamatan Pulokulon sejumlah 13 desa, Tawangharjo ada 10 desa, Kecamatan Gabus 14 desa, Geyer 10 desa, Ngaringan 1 desa, Purwodadi 3 desa, Wirosari 6 desa, Toroh 6 desa, dan Kradenan 6 desa. Namun diperkirakan musim kemarau tahun 2013 tidak akan lama seperti tahun sebelumnya.

Guna mengatasi kekeringan tahun ini, BPBD Grobogan telah menganggarkan biaya untuk dropping air sejumlah Rp. 450 juta . Dana tersebut akan diwujudkan dengan pendistribusian air bersih sejumlah 1.900 tangki.**

Sumber: jatengprov.go.id/Humas Grobogan

Ukuran Font  
68 desa meminta kepada Pemkab Grobogan untuk men-dropping air di desanya. Daerah yang paling parah terkena kekeringan ada di Kecamatan Gabus yakni di 14 Desa dan Kecamatan Tawangharjo di 10 desa.
Cetak

No Image LELANG SAWAH WAKAF BONDO MASJID AGUNG DI SINYALIR SARAT KEPENTINGANLelang sewa sawah Badan Kesejahteraan Masjid ( BKM ) Masjid Agung Demak ( lebih terkenal di sebut SAWAH BONDO MASJID DEMAK ) masa tanam 2015/ 2015

No Image DEMI AMANKAN KIRAB PILKADA, MILYARAN DEBU DAN KUMAN MASUK PARU-PARU ANGGOTA POLRES DEMAKUngkapan ini bukan slogan, atau janji kampanye, tetapi kejadian nyata dan tidak banyak pihak yang menyadari atau sekedar peduli

No Image DEKLARASI KIRAB DAMAI PILKADA DEMAK SUKSES, KAPOLRES DEMAK TERSENYUM LEGAMenempati Ruang Sidang Paripuna Gedung DPRD Kabupaten Demak

No Image AKBP. HERU SUTOPO. S,IK : “TAATI PERATURAN PILKADA JUGA TAATI PERATURAN LALU- LINTAS”Hal ini di sampaikan Kapolres Demak AKBP. Heru Sutopo. S,IK ketika memberikan sambutan dalam acara DEKLARASI DAN KIRAB DAMAI

Ads