Selasa, 2 September 2014 | 23.38 WIB
Jateng Time

Kekeringan, 68 Desa di Grobogan Minta Dropping Air

Grobogan | Kamis, 29 Agustus 2013 - 15.05 WIB | Dibaca: 278 kali
IMG-14675
Ilustrasi/ Kekeringan

GROBOGAN – Kekeringan yang melanda wilayah Kabupaten Grobogan membuat banyak desa mengalami kesulitan air bersih. Bahkan sejumlah 68 desa meminta kepada Pemkab Grobogan untuk men-dropping air di desanya. Daerah yang paling parah terkena kekeringan ada di Kecamatan Gabus yakni di 14 Desa dan Kecamatan Tawangharjo di 10 desa.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Grobogan, Ir. Agus Sulaksono mengakui jumlah permintaan air bersih bertambah setiap hari. “Setiap hari hampir ada permintaan air bersih, dan kami bekerja sama dengan PDAM Purwa thirta Dharma Grobogan untuk pendistribusian air bersih ini. Kami memakai sistem skala prioritas, dimana daerah atau desa yang banyak mengalami kesulitan air, dan sangat membutuhkan itu yang kita utamakan termasuk tempat ibadah dan fasilitas umum” tegasnya rabu kemarin (28/8).

Dari data yang diperoleh di BPBD Kab. Grobogan daerah-daerah yang mengalami kekeringan ada di Kecamatan Pulokulon sejumlah 13 desa, Tawangharjo ada 10 desa, Kecamatan Gabus 14 desa, Geyer 10 desa, Ngaringan 1 desa, Purwodadi 3 desa, Wirosari 6 desa, Toroh 6 desa, dan Kradenan 6 desa. Namun diperkirakan musim kemarau tahun 2013 tidak akan lama seperti tahun sebelumnya.

Guna mengatasi kekeringan tahun ini, BPBD Grobogan telah menganggarkan biaya untuk dropping air sejumlah Rp. 450 juta . Dana tersebut akan diwujudkan dengan pendistribusian air bersih sejumlah 1.900 tangki.**

Sumber: jatengprov.go.id/Humas Grobogan

Ukuran Font  
68 desa meminta kepada Pemkab Grobogan untuk men-dropping air di desanya. Daerah yang paling parah terkena kekeringan ada di Kecamatan Gabus yakni di 14 Desa dan Kecamatan Tawangharjo di 10 desa.
Cetak

No Image Jateng Sabet 3 Piala dalam Parade Tari Nusantara 2014Peserta Parade Tari Nusantara ini berasal dari 33 Provinsi se Indonesia, Jawa Tengah mendapatkan nomor urut penampilan 17 pada pekan Hari kemerdekaan Republik Indonesia di Teater Bhineka Tunggal Ika ( TBTI ) TMII Jakarta.

No Image PKDP Pemersatu Rang Piaman di RantauWakil Walikota Pariaman DR.Genius Umar, S.Sos,M.Si menghadiri undangan Halal Bi Halal warga PKDP Solok yang bertempat di Aula SMKN 1 Kota Solok, Selasa (19/08/2014).

No Image Wagub Jateng: Jangan Berkarya Hanya Untuk Diri SendiriTiga aspek ini harus kita dorong terus menerus agar bisa memaknai kemerdekaan Indonesia dengan benar dan baik.

No Image Bupati Semarang Sidak Uji Fisik Ranmor AngkutanGuna mengetahui dan mencegah kemungkinan praktik pungutan liar (pungli), Bupati Semarang H Mundjirin melakukan inspeksi mendadak (sidak) di tempat uji fisik (kir).

Ads