Senin, 20 April 2015 | 05.53 WIB
Jateng Time

Kekeringan, 68 Desa di Grobogan Minta Dropping Air

Grobogan | Kamis, 29 Agustus 2013 - 15.05 WIB | Dibaca: 469 kali
IMG-14675
Ilustrasi/ Kekeringan

GROBOGAN – Kekeringan yang melanda wilayah Kabupaten Grobogan membuat banyak desa mengalami kesulitan air bersih. Bahkan sejumlah 68 desa meminta kepada Pemkab Grobogan untuk men-dropping air di desanya. Daerah yang paling parah terkena kekeringan ada di Kecamatan Gabus yakni di 14 Desa dan Kecamatan Tawangharjo di 10 desa.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Grobogan, Ir. Agus Sulaksono mengakui jumlah permintaan air bersih bertambah setiap hari. “Setiap hari hampir ada permintaan air bersih, dan kami bekerja sama dengan PDAM Purwa thirta Dharma Grobogan untuk pendistribusian air bersih ini. Kami memakai sistem skala prioritas, dimana daerah atau desa yang banyak mengalami kesulitan air, dan sangat membutuhkan itu yang kita utamakan termasuk tempat ibadah dan fasilitas umum” tegasnya rabu kemarin (28/8).

Dari data yang diperoleh di BPBD Kab. Grobogan daerah-daerah yang mengalami kekeringan ada di Kecamatan Pulokulon sejumlah 13 desa, Tawangharjo ada 10 desa, Kecamatan Gabus 14 desa, Geyer 10 desa, Ngaringan 1 desa, Purwodadi 3 desa, Wirosari 6 desa, Toroh 6 desa, dan Kradenan 6 desa. Namun diperkirakan musim kemarau tahun 2013 tidak akan lama seperti tahun sebelumnya.

Guna mengatasi kekeringan tahun ini, BPBD Grobogan telah menganggarkan biaya untuk dropping air sejumlah Rp. 450 juta . Dana tersebut akan diwujudkan dengan pendistribusian air bersih sejumlah 1.900 tangki.**

Sumber: jatengprov.go.id/Humas Grobogan

Ukuran Font  
68 desa meminta kepada Pemkab Grobogan untuk men-dropping air di desanya. Daerah yang paling parah terkena kekeringan ada di Kecamatan Gabus yakni di 14 Desa dan Kecamatan Tawangharjo di 10 desa.
Cetak

No Image Kapolres Demak Serahkan Kunci Rumah Korban KeebakaranBantuan ini tidak seberapa dan jauh dari cukup untuk kebutuhan korban, namun kami tetap peduli akan nasib yang dialami korban.

No Image Beri Rasa Aman, Polres Lakukan Razia RutinTempat razia ini kami usahakan selalu berpindah tempat, serta serentak di sejumlah wilayah polsek di Demak dengan waktu dan tempat yang berbeda.

No Image Wartawan Temukan Potongan Tangan Korban KebakaranKebakaran yang mengharukan yang di alami keluarga Agung Sumantri warga Desa Botosengon,Kecamatan Dempet,Kabupaten Demak harus kehilangan ke tiga buah hatinya yang masih balita yakni Fadli (10) Shinta (8) dan Juwita (3).

No Image Istri Kapolres Demak Datangi Bekas Rumah Korban KebakaranSetelah memberikan bantuan kepada korban kebakaran, Agung Sumantri yang mengakibatkan korban harus kehilangan tiga anak sekaligus, istri Kapolres Demak dan rombongan berkenan melihat langsung lokasi rumah korban yang kebakaran.

Ads