Kamis, 23 Oktober 2014 | 09.17 WIB
Jateng Time

Kekeringan, 68 Desa di Grobogan Minta Dropping Air

Grobogan | Kamis, 29 Agustus 2013 - 15.05 WIB | Dibaca: 325 kali
IMG-14675
Ilustrasi/ Kekeringan

GROBOGAN – Kekeringan yang melanda wilayah Kabupaten Grobogan membuat banyak desa mengalami kesulitan air bersih. Bahkan sejumlah 68 desa meminta kepada Pemkab Grobogan untuk men-dropping air di desanya. Daerah yang paling parah terkena kekeringan ada di Kecamatan Gabus yakni di 14 Desa dan Kecamatan Tawangharjo di 10 desa.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Grobogan, Ir. Agus Sulaksono mengakui jumlah permintaan air bersih bertambah setiap hari. “Setiap hari hampir ada permintaan air bersih, dan kami bekerja sama dengan PDAM Purwa thirta Dharma Grobogan untuk pendistribusian air bersih ini. Kami memakai sistem skala prioritas, dimana daerah atau desa yang banyak mengalami kesulitan air, dan sangat membutuhkan itu yang kita utamakan termasuk tempat ibadah dan fasilitas umum” tegasnya rabu kemarin (28/8).

Dari data yang diperoleh di BPBD Kab. Grobogan daerah-daerah yang mengalami kekeringan ada di Kecamatan Pulokulon sejumlah 13 desa, Tawangharjo ada 10 desa, Kecamatan Gabus 14 desa, Geyer 10 desa, Ngaringan 1 desa, Purwodadi 3 desa, Wirosari 6 desa, Toroh 6 desa, dan Kradenan 6 desa. Namun diperkirakan musim kemarau tahun 2013 tidak akan lama seperti tahun sebelumnya.

Guna mengatasi kekeringan tahun ini, BPBD Grobogan telah menganggarkan biaya untuk dropping air sejumlah Rp. 450 juta . Dana tersebut akan diwujudkan dengan pendistribusian air bersih sejumlah 1.900 tangki.**

Sumber: jatengprov.go.id/Humas Grobogan

Ukuran Font  
68 desa meminta kepada Pemkab Grobogan untuk men-dropping air di desanya. Daerah yang paling parah terkena kekeringan ada di Kecamatan Gabus yakni di 14 Desa dan Kecamatan Tawangharjo di 10 desa.
Cetak

No Image Gerah Dengan Ulah Korupsi, KRPK Gelar Demonstrasi di BlitarGerah dengan ulah dugaan korupsi akhirnya warga Blitar, jawa Timur mendatangi kantor Kejaksaan negeri Blitar. para penbdemo menuntut agar pihak Kejaksaan mengusut tuntas kasus dugaan korupsi yang ada di Kota Blitar.

No Image Paket Acara Khusus Budaya Jateng Digelar di TMIIPaket Acara Khusus budaya yang di gelar di Taman Mini Indonesia Indah merupakan kegiatan Promosi Seni Budaya, Pariwisata, Investasi serta segala potensi unggulan dari daerah Kabupaten / Kota.

No Image Walikota Semarang Fokuskan Perbaikan Infrastruktur Wilayah PerbatasanTidak hanya pusat kota saja yang menjadi perhatian Pemkot Semarang, tetapi wilayah-wilayah perbatasan juga harus dilakukan pembenahan terutama dalam hal perbaikan infrastruktur.

No Image Frekuensi Pemakaian Bahasa Jawa Semakin MenurunFrekuensi pemakaian Bahasa Jawa disadari atau tidak kini semakin turun. Salah satu penyebabnya adalah adanya kecenderungan menggunakan Bahasa Indonesia di tingkat keluarga.

Ads