Sabtu, 23 Agustus 2014 | 06.34 WIB
Jateng Time

Disdik Kab. Batang Diminta Tindak Tegas Oknum Guru Bermoral Bejat

Slamet SU  |  Batang | Selasa, 19 Maret 2013 - 20.55 WIB | Dibaca: 501 kali
IMG-10061
Ilustrasi

PEKALONGAN – Dinas Pendidikan Kabupaten Batang, Jawa Tengah diminta bertindak tegas terhadap oknum pendidik yang melanggar normal kesusilaaan yang dapat mencoreng wajah pendidikan di wilayahnya. Permintaan itu terkait prilaku seorang oknum guru berinisial Tri (38) yang digrebek warga beberapa waktu lalu ketika berduaan dengan seorang wanita yang bukan muhrimnya di sebuah rumah kosong.

Keduanya digrebek warga di desa Siwalan kecamatan Siwalan kabupaten Pekalongan di sebuah rumah kosong yang diakui HER sebagai rumah milik saudaranya. Kejadian tersebut terjadi pada hari Minggu dini hari 24 Pebruari 2013 lalu sekitar pukul 01.00 Wib.

Kuat dugaan, ketika warga melakukan penggerebekan keduanya sedang berada di rumah yang tidak berpenghuni diduga itu Sepasang insan yang bukan suami istri tersebut diduga melakukan tindak perbuatan asusila.

Kedua insan berlainan jenis dan bukan suami istri itu digiring warga ke polsek setempat. Dihadapan petugas keduanya membuat pernyataan bahwa TRI tidak akan mengulangi perbuatan tersebut dan akan mengakhiri hubungannya dengan HER, serta tidak akan mengganggunya lagi.

TRI yang berprofesi sebagai guru IT di SMA Negeri 1 Bandar Kabupaten Batang di grebek warga ketika berdua di sebuah rumah kosong dengan seorang wanita berinisial HER (20). TRI yang beralamatkan di Gang Mentari Rt.5 Rw.2 no. 22 Krapyak Pekalongan Timur, dan HER dengan alamat desa Siwalan Rt.2 Rw.7 kecamatan Siwalan kabupaten Pekalongan.

Ketika pihak sekolah dikonfirmasi mengenai permasalahan tersebut, Kepala Sekolah SMA Negeri 1 Bandar kabupaten Batang, Drs. Haryoko Maskha melalui Waka bidang Humas Agus Cahyono membenarkan bahwa TRI adalah guru yang mengajar di sekolah tersebut dengan mata pelajaran IT.

“Ya benar mas, dia mengajar disini. Tapi keterkaitan dia mengalami penggrebekan ini, pihak sekolah justru baru tahu sekarang”, jelas agus ketika ditanya apa yang akan dilakukan pihaknya dengan permasalahan tersebut.

Lebih lanjut dijelaskan pihaknya akan menunggu laporan dari pihak-pihak yang terkait, mendalami dan tentunya akan memanggil yang bersangkutan untuk dimintai keterangan.

“Ada tahapan-tahapan yang harus dilaksanakan, jadi tidak mudah untuk melakukan mutasi ataupun pemberhentian. Kami mempunyai atasan, yaitu dinas pendidikan”, tambah Agus.

Diperoleh informasi bahwa kejadian ini adalah yang kedua kalinya TRI melakukan tindakan tidak terpuji dengan pasangan yang sama.

Ada hal yang patut disayangkan dalam konfirmasi permasalahan ini. Humas SMA Negeri 1 Bandar, Agus Cahyono terkesan kurang bersahabat dengan wartawan. Hal ini terjadi ketika salah satu wartawan hendak merekam wawancara, dengan suara keras dan menantang dia memerintahkan untuk tidak direkam.

Hal tersebut kontan menimbulkan reaksi keras dari rekan-rekan wartawan yang mengikuti wawancara tesebut. Tidak hanya itu, Agus yang buka lain adalah seorang pendidik yang tahu tatakrama, etika dan budaya, menemui tamu pada saat jam dinas hanya mengenakan kaos dan celana pendek tanpa alas kaki.**

Ukuran Font  
Dinas Pendidikan Kabupaten Batang, Jawa Tengah diminta bertindak tegas terhadap oknum pendidik yang melanggar normal kesusilaaan yang dapat mencoreng wajah pendidikan di wilayahnya. Permintaan itu terkait prilaku seorang oknum guru berinisial Tri (38) yang digrebek warga beberapa waktu lalu ketika berduaan dengan seorang wanita yang bukan muhrimnya di sebuah rumah kosong.
Cetak

No Image PKDP Pemersatu Rang Piaman di RantauWakil Walikota Pariaman DR.Genius Umar, S.Sos,M.Si menghadiri undangan Halal Bi Halal warga PKDP Solok yang bertempat di Aula SMKN 1 Kota Solok, Selasa (19/08/2014).

No Image Wagub Jateng: Jangan Berkarya Hanya Untuk Diri SendiriTiga aspek ini harus kita dorong terus menerus agar bisa memaknai kemerdekaan Indonesia dengan benar dan baik.

No Image Bupati Semarang Sidak Uji Fisik Ranmor AngkutanGuna mengetahui dan mencegah kemungkinan praktik pungutan liar (pungli), Bupati Semarang H Mundjirin melakukan inspeksi mendadak (sidak) di tempat uji fisik (kir).

No Image Kodam Jaya Gelar Upacara Peringatan HUT kemerdekaan RI ke 69Upacara ini, juga sebagai bentuk penghormatan sekaligus penghargaan kita kepada para pahlawan, pejuang dan pendiri Republik Indonesia yang telah memberikan segalanya bagi nusa dan bangsa “.

Ads