Minggu, 23 November 2014 | 04.03 WIB
Jateng Time

Realisasi Anggaran Pembangunan Urusan P3A dan KBKS Mencapai 97,59 Persen

Pekalongan | Sabtu, 13 April 2013 - 07.24 WIB | Dibaca: 293 kali
IMG-10883
Bupati Pekalongan Drs. H. A. Antono, M.Si

PEKALONGAN, JATENG TIME – Tahun 2012, pembangunan urusan pemberdayaan perempuan, perlindungan anak, keluarga berencana dan keluarga sejahtera (P3A dan KBKS) terealisasi 97,59 persen dari Rp. 8.079.279.500,- yang dianggarkan.

Hal itu dikatakan Bupati Pekalongan Drs. H. A. Antono, M.Si baru-baru ini. Dikatakannya, pembangunan tersebut dilaksanakan melalui program keserasian kebijakan peningkatan kualitas perempuan dan anak; penguatan kelembagaan dan pengarusutamaan gender dan anak; peningkatan kualitas hidup dan perlindungan perempuan dan anak; peningkatan peran serta dan kesetaraan gender dalam pembangunan; peningkatan kelembagaan pengarusutamaan gender dan anak, keluarga berencana (KB), pembinaan peran serta masyarakat dalam pelayanan KB/kesehatan reproduksi (KR) yang mandiri, pengembangan pusat pelayanan informasi dan konseling kesehatan reproduksi remaja (KRR), penyiapan tenaga pendamping kelompok bina keluarga serta pelayanan komunikasi informasi dan edukasi.

“Untuk pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak telah dilaksanakan antara lain melalui fasilitasi pengembangan pusat pelayanan terpadu pemberdayaan perempuan dan anak (P2TP2A), bimbingan manajemen usaha bagi perempuan dalam mengelola usaha sebanyak empat kelompok dan pemberdayaan masyarakat berbasis gender,” terang bupati.

Sementara, penanganan korban tindak kekerasan terhadap perempuan dan anak tahun 2011 sebanyak 17 kasus, naik menjadi 19 kasus pada tahun 2012. Seluruhnya telah dapat tertangani dan diselesaikan.

Bupati juga menuturkan, jumlah peserta Keluarga Berencana (KB) aktif pria di Kabupaten Pekalongan, pada tahun 2012 mengalami kenaikan sebanyak 3.306 orang dari 3.294 orang pada tahun 2011. Demikian juga untuk peserta KB aktif wanita, meningkat dari 135.871 orang pada tahun 2011 menjadi 139.930 orang pada tahun 2012.

“Hal yang sama juga terjadi pada jumlah pasangan hidup subur (PUS), yakni dari 169.053 pada tahun 2011 menjadi 172.659 PUS pada tahun 2012,” tuturnya.**

Sumber: Humas kab.Pekalongan/Slamet, S.U/Siswanto

Ukuran Font  
Tahun 2012, pembangunan urusan pemberdayaan perempuan, perlindungan anak, keluarga berencana dan keluarga sejahtera (P3A dan KBKS) terealisasi 97,59 persen dari Rp. 8.079.279.500,- yang dianggarkan.
Cetak

No Image Ali Mukhni Ajak Masyarakat Saksikan Sepak Bola HPNLaga final sepakbola Hari Pers Nasional (HPN) Sumbar yang mempertemukan tuan rumah Padang Pariaman Plus (PWI Padang Pariaman dan Padang) melawan tim PWI Sawahlunto, Sijunjung dan Dharmasraya (SSD) yang sejatinya digelar Sabtu (22/11) ini terpaksa ditunda pada hari yang sama pekan depan (29/11).

No Image Kantor Pelayanan Perizinan Mengurus 126 Jenis IzinKantor Pelayanan Perizinan Terpadu dan Penanaman Modal (KP2TPM) Kota Pariaman semula hanya mengurus 8 jenis perizinan. ejak tahun 2014 dilimpahkan sebanyak 126 jenis perizinan.

No Image Mukhlis Rahman : Didikan Subuh Bentuk Pendidikan KeagamaanSebanyak 970 santriwan/santriwati utusan dari 97 MDA se Kota Pariaman dan 465 guru dan pengelola MDA,penuhi halaman Balaikota Pariaman pada acara Apel akbar Didikan Subuh se Kota Pariaman Walikota Pariaman Mukhlis Rahman, Minggu (16/11/2014).

No Image Mukhlis Rahman Sosialisasikan SIP Berbasis GeospasialPemko Pariaman secara berkelanjutan terus berusaha membenahi sistem informasi termasuk data tentang kondisi dan aspek tata ruang Kota Pariaman yang dinyatakan dalam sistem koordinat tertentu sehingga dapat diakses oleh setiap orang yang membutuhkan informasi tentang Kota Pariaman.

Ads