Minggu, 2 Agustus 2015 | 01.07 WIB
Jateng Time

Realisasi Anggaran Pembangunan Urusan P3A dan KBKS Mencapai 97,59 Persen

Pekalongan | Sabtu, 13 April 2013 - 07.24 WIB | Dibaca: 376 kali
IMG-10883
Bupati Pekalongan Drs. H. A. Antono, M.Si

PEKALONGAN, JATENG TIME – Tahun 2012, pembangunan urusan pemberdayaan perempuan, perlindungan anak, keluarga berencana dan keluarga sejahtera (P3A dan KBKS) terealisasi 97,59 persen dari Rp. 8.079.279.500,- yang dianggarkan.

Hal itu dikatakan Bupati Pekalongan Drs. H. A. Antono, M.Si baru-baru ini. Dikatakannya, pembangunan tersebut dilaksanakan melalui program keserasian kebijakan peningkatan kualitas perempuan dan anak; penguatan kelembagaan dan pengarusutamaan gender dan anak; peningkatan kualitas hidup dan perlindungan perempuan dan anak; peningkatan peran serta dan kesetaraan gender dalam pembangunan; peningkatan kelembagaan pengarusutamaan gender dan anak, keluarga berencana (KB), pembinaan peran serta masyarakat dalam pelayanan KB/kesehatan reproduksi (KR) yang mandiri, pengembangan pusat pelayanan informasi dan konseling kesehatan reproduksi remaja (KRR), penyiapan tenaga pendamping kelompok bina keluarga serta pelayanan komunikasi informasi dan edukasi.

“Untuk pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak telah dilaksanakan antara lain melalui fasilitasi pengembangan pusat pelayanan terpadu pemberdayaan perempuan dan anak (P2TP2A), bimbingan manajemen usaha bagi perempuan dalam mengelola usaha sebanyak empat kelompok dan pemberdayaan masyarakat berbasis gender,” terang bupati.

Sementara, penanganan korban tindak kekerasan terhadap perempuan dan anak tahun 2011 sebanyak 17 kasus, naik menjadi 19 kasus pada tahun 2012. Seluruhnya telah dapat tertangani dan diselesaikan.

Bupati juga menuturkan, jumlah peserta Keluarga Berencana (KB) aktif pria di Kabupaten Pekalongan, pada tahun 2012 mengalami kenaikan sebanyak 3.306 orang dari 3.294 orang pada tahun 2011. Demikian juga untuk peserta KB aktif wanita, meningkat dari 135.871 orang pada tahun 2011 menjadi 139.930 orang pada tahun 2012.

“Hal yang sama juga terjadi pada jumlah pasangan hidup subur (PUS), yakni dari 169.053 pada tahun 2011 menjadi 172.659 PUS pada tahun 2012,” tuturnya.**

Sumber: Humas kab.Pekalongan/Slamet, S.U/Siswanto

Ukuran Font  
Tahun 2012, pembangunan urusan pemberdayaan perempuan, perlindungan anak, keluarga berencana dan keluarga sejahtera (P3A dan KBKS) terealisasi 97,59 persen dari Rp. 8.079.279.500,- yang dianggarkan.
Cetak

No Image WAHATIK,TKW ASAL DEMAK 2 TAHUN KERJA DI MALAYSIA TIDAK BISA PULANG KARENA PASPOR DI TAHAN AJEN NAKALPasangan Tamsir ( 57 ) dan istrinya Aslihah ( 55 ) warga Desa Kedung Mutih Rt 2/ 2 kecamatan wedung kabupaten Demak selama dua ( 2 ) tahun ini berharap cemas

No Image KOMUNITAS FACEBOOK WARGA DEMAK ( WD ) BANTU KORBAN PEMBANTAIANMendengar satu lagi korban pembantaian sadis wonowoso Demak membuat komunitas facebook warga Demak bergerak hatinya untuk ikut membantu meringankan beban bagi keluarga korban. komunitas yang di kenal dengan sebutan WD

No Image KAPOLRES DEMAK, AKBP HERU SUTOPO SIK KAGET MENDENGAR KORBAN PEMBANTAIAN MENINGGAL DUNIABerita meninggalnya AHMAD ZAKY, salah satu dari tiga korban pembantai wonowoso Demak ( baca di jatengtime. com ) membuat semua pihak kaget dan terharu

No Image HALAL BI HALAL DAN TEMU KANGEN SMAN 2 DEMAKDi ruang aula lantai 2 SMAN 2 Demak, Minggu ( 26/ 7/ 2015 ) segenap keluarga besar SMAN 2 Demak, Komite, dan tamu undangan diadakan acara rutin tahunan Halal bi halal

Ads