Kamis, 18 Desember 2014 | 15.28 WIB
Jateng Time

Realisasi Anggaran Pembangunan Urusan P3A dan KBKS Mencapai 97,59 Persen

Pekalongan | Sabtu, 13 April 2013 - 07.24 WIB | Dibaca: 303 kali
IMG-10883
Bupati Pekalongan Drs. H. A. Antono, M.Si

PEKALONGAN, JATENG TIME – Tahun 2012, pembangunan urusan pemberdayaan perempuan, perlindungan anak, keluarga berencana dan keluarga sejahtera (P3A dan KBKS) terealisasi 97,59 persen dari Rp. 8.079.279.500,- yang dianggarkan.

Hal itu dikatakan Bupati Pekalongan Drs. H. A. Antono, M.Si baru-baru ini. Dikatakannya, pembangunan tersebut dilaksanakan melalui program keserasian kebijakan peningkatan kualitas perempuan dan anak; penguatan kelembagaan dan pengarusutamaan gender dan anak; peningkatan kualitas hidup dan perlindungan perempuan dan anak; peningkatan peran serta dan kesetaraan gender dalam pembangunan; peningkatan kelembagaan pengarusutamaan gender dan anak, keluarga berencana (KB), pembinaan peran serta masyarakat dalam pelayanan KB/kesehatan reproduksi (KR) yang mandiri, pengembangan pusat pelayanan informasi dan konseling kesehatan reproduksi remaja (KRR), penyiapan tenaga pendamping kelompok bina keluarga serta pelayanan komunikasi informasi dan edukasi.

“Untuk pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak telah dilaksanakan antara lain melalui fasilitasi pengembangan pusat pelayanan terpadu pemberdayaan perempuan dan anak (P2TP2A), bimbingan manajemen usaha bagi perempuan dalam mengelola usaha sebanyak empat kelompok dan pemberdayaan masyarakat berbasis gender,” terang bupati.

Sementara, penanganan korban tindak kekerasan terhadap perempuan dan anak tahun 2011 sebanyak 17 kasus, naik menjadi 19 kasus pada tahun 2012. Seluruhnya telah dapat tertangani dan diselesaikan.

Bupati juga menuturkan, jumlah peserta Keluarga Berencana (KB) aktif pria di Kabupaten Pekalongan, pada tahun 2012 mengalami kenaikan sebanyak 3.306 orang dari 3.294 orang pada tahun 2011. Demikian juga untuk peserta KB aktif wanita, meningkat dari 135.871 orang pada tahun 2011 menjadi 139.930 orang pada tahun 2012.

“Hal yang sama juga terjadi pada jumlah pasangan hidup subur (PUS), yakni dari 169.053 pada tahun 2011 menjadi 172.659 PUS pada tahun 2012,” tuturnya.**

Sumber: Humas kab.Pekalongan/Slamet, S.U/Siswanto

Ukuran Font  
Tahun 2012, pembangunan urusan pemberdayaan perempuan, perlindungan anak, keluarga berencana dan keluarga sejahtera (P3A dan KBKS) terealisasi 97,59 persen dari Rp. 8.079.279.500,- yang dianggarkan.
Cetak

No Image Mardison Mahyuddin Akan Panggil Wako PariamanKetua DPRD Kota Pariaman, Drs. Mardison Mahyuddin, MM, mengatakan, akan memanggil Walikota Pariaman, Drs. Mukhlis Rahman, MM, sekaitan dengan membawa sebagian wartawan pergi jalan-jalan ke luar daerah, dengan memakai dana APBD Kota Pariaman.

No Image Genius Umar : PNS Wajib Tahu Tupoksi KerjaPimpinan SKPD, Camat dan Kepala bagian di Lingkungan Pemerintahan Kota Pariaman diberi sosialisasi penyuluhan hukum dengan tema Upaya pemberantasan tindak pidana korupsi melalui tindakan prevektif.

No Image Pariaman Tengah Juara Umum MTQ ke VI Kota PariamanMusabaqoh Tilawatil Qur an (MTQ) ke-VI Tingkat Kota Pariaman yang diadakan di Kecamatan Pariaman Selatan ditutup Sekdako Armen, ditandai Pemukulan Beduk di Halaman Kantor Camat Pariaman Selatan, Jum at (05/12/2014) malam.

No Image Kemendagri Poros Pemerintahan Secara Nasional dan DaerahMenteri Dalam Negeri Republik Indonesia (Mendagri) Tjahyo Kumolo, saat memimpin apel bersama di halaman Kantor Bupati Semarang 3 Desember 2014 lalu, menyampaikan bahwa kebijakan yang diambilnya di lingkungan jajaran Kemendagri, yakni setiap hari Senin, diminta kepada seluruh staf, untuk apel pagi jam 08.00.

Ads