Rabu, 26 November 2014 | 16.49 WIB
Jateng Time

Realisasi Anggaran Pembangunan Urusan P3A dan KBKS Mencapai 97,59 Persen

Pekalongan | Sabtu, 13 April 2013 - 07.24 WIB | Dibaca: 295 kali
IMG-10883
Bupati Pekalongan Drs. H. A. Antono, M.Si

PEKALONGAN, JATENG TIME – Tahun 2012, pembangunan urusan pemberdayaan perempuan, perlindungan anak, keluarga berencana dan keluarga sejahtera (P3A dan KBKS) terealisasi 97,59 persen dari Rp. 8.079.279.500,- yang dianggarkan.

Hal itu dikatakan Bupati Pekalongan Drs. H. A. Antono, M.Si baru-baru ini. Dikatakannya, pembangunan tersebut dilaksanakan melalui program keserasian kebijakan peningkatan kualitas perempuan dan anak; penguatan kelembagaan dan pengarusutamaan gender dan anak; peningkatan kualitas hidup dan perlindungan perempuan dan anak; peningkatan peran serta dan kesetaraan gender dalam pembangunan; peningkatan kelembagaan pengarusutamaan gender dan anak, keluarga berencana (KB), pembinaan peran serta masyarakat dalam pelayanan KB/kesehatan reproduksi (KR) yang mandiri, pengembangan pusat pelayanan informasi dan konseling kesehatan reproduksi remaja (KRR), penyiapan tenaga pendamping kelompok bina keluarga serta pelayanan komunikasi informasi dan edukasi.

“Untuk pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak telah dilaksanakan antara lain melalui fasilitasi pengembangan pusat pelayanan terpadu pemberdayaan perempuan dan anak (P2TP2A), bimbingan manajemen usaha bagi perempuan dalam mengelola usaha sebanyak empat kelompok dan pemberdayaan masyarakat berbasis gender,” terang bupati.

Sementara, penanganan korban tindak kekerasan terhadap perempuan dan anak tahun 2011 sebanyak 17 kasus, naik menjadi 19 kasus pada tahun 2012. Seluruhnya telah dapat tertangani dan diselesaikan.

Bupati juga menuturkan, jumlah peserta Keluarga Berencana (KB) aktif pria di Kabupaten Pekalongan, pada tahun 2012 mengalami kenaikan sebanyak 3.306 orang dari 3.294 orang pada tahun 2011. Demikian juga untuk peserta KB aktif wanita, meningkat dari 135.871 orang pada tahun 2011 menjadi 139.930 orang pada tahun 2012.

“Hal yang sama juga terjadi pada jumlah pasangan hidup subur (PUS), yakni dari 169.053 pada tahun 2011 menjadi 172.659 PUS pada tahun 2012,” tuturnya.**

Sumber: Humas kab.Pekalongan/Slamet, S.U/Siswanto

Ukuran Font  
Tahun 2012, pembangunan urusan pemberdayaan perempuan, perlindungan anak, keluarga berencana dan keluarga sejahtera (P3A dan KBKS) terealisasi 97,59 persen dari Rp. 8.079.279.500,- yang dianggarkan.
Cetak

No Image Armen : Masyarakat Harus Mengenal Adat Istiadat DaerahnyaSekretaris Daerah Kota Pariaman, Armen, menghimbau Masyarakat untuk memahami budaya dan adat istriadat sendiri.

No Image Bupati Ali Mukhni Serahkan Aset ke Kota PariamanDua Kepala Daerah duduk Semeja antara Kota Pariaman dan Kabupaten Padang Pariaman menjadi contoh terbaik dalam serah terima aset daerah.

No Image Tingkir Lor Dikembangkan Jadi Desa WisataWisata itu identik dengan promosi dan biaya promosi itu memang tidak sedikit. Namun begitu, ternyata anggaran promosi pariwisata di Kabupaten/Kota di Jawa Tengah relatif sedikit.

No Image Potensi Ternak Sapi Potong MenjanjikanKetersediaan daging sapi lokal belum mampu memenuhi kebutuhan di dalam negeri, sehingga memacu terjadinya impor daging sapi. Hal ini tentu menjadi tantangan sekaligus peluang untuk mengembangkan usaha peternakan sapi potong di Indonesia.

Ads