Sabtu, 20 Desember 2014 | 03.53 WIB
Jateng Time
Politik

Pemilih Pemula Harus Gunakan Hak PIlih Dengan Cerdas dan Jangan Tergiur Politik Uang

-  |  Pemalang | Senin, 25 Maret 2013 - 08.05 WIB | Dibaca: 419 kali
IMG-10289
Suasana Kegiatan Pendidikan Politik Bagi Pelajar di Aula BKD Kabupaten Pemalang. (foto/humas)

KEPALA Kesbangpolinmas Kabupaten Pemalang, Nur Aziz Muhaimin menghimbau kepada generasi muda khususnya pelajar sebagai pemilih pemula, untuk menjadi pemilih yang cerdas dan jangan asal coblos serta jangan tergiur oleh politik uang dari tim sukses pasangan calon kepala daerah.

Himbaun tersebut disampaikannya kepada para pelajar yang hadir dalam kegiatan pendidikan politik bagi generasi muda bekerjasama dengan KPU Kabupaten Pemalang di Aula BKD Pemalang, beberapa waktu lalu. Hadir dalam kegiatan tersebut narasumber Dekan FISIPOL UPS Tegal, Dra. Sri Suciatni, M.Si dan Ketua KPU Kabupaten Pemalang, Arief Effendi, S.Sos.

Sementara itu Dekan FISIPOL UPS Tegal Sri Suciatni mengatakan, pentingnya pendidikan politik bagi pemilih pemula agar mereka tahu hak dan kewajibannya sebagai warga negara dan dapat berpartisipasi di dalamnya.

“Jangan sampai muncul image bahwa politik itu kotor, karena yang kotor adalah orangnya dan berbicara politik adalah bicara kekuasaan. Hanya sedikit orang yang berkuasa, sementara yang ingin berkuasa banyak,” ujarnya.

Lebih tegas, Suci berpesan kepada generasi muda selaku agent of change (agen perubahan) untuk menjadi pemilih yang rasional ketika menyalurkan aspirasinya melalui pemilu. Yaitu dengan memilih calon pemimpin yang memiliki program jelas bagi masyarakat bukan memilih calon yang memberi uang.

Pada kesempatan tersebut Ketua KPU Kabupaten Pemalang Arief Effendi Arief memperkenalkan para pasangan yang telah mendaftar sebagai bakal calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Tengah, serta sebelas partai politik yang akan berlaga dalam Pemilu Legislatif 2014. Kepada para siswa SMA/K sebagai pemilih pemula Arief berpesan agar jangan asal ikut-ikutan nyoblos.

Mengingat para pemilih pemula sangat rentan terprovokasi, terutama saat kampanye, Arief juga menjelaskan larangan-larangan selama kampanye. Namun demikian, Arief berpesan agar jangan sampai main hakim sendiri ketika melihat pelanggaran. Laporkan kepada Panwas Kabupaten, Panwas Kecamatan atau Panitia Pengawas Lapangan (PPL) di tingkat desa.*

Sumber : http://www.pemalangkab.go.id/humas

Editor : HFO

Ukuran Font  
Generasi muda khususnya pelajar sebagai pemilih pemula, untuk menjadi pemilih yang cerdas dan jangan asal coblos serta jangan tergiur oleh politik uang dari tim sukses pasangan calon kepala daerah.
Cetak

No Image Upah Tak Layak, Buruh PDP Gelar Unjuk RasaAksi ratusan buruh Perusahaan Daerah Perkebunan (PDP) Kabupaten Jember, Jawa Timur, berunjuk rasa menuntut pemenuhan janji yang telah disepakati dengan direksi.

No Image Aneh Aja, Divonis 5,6 Tahun Penjara,Rahmat Yasin Diberhentikan TerhormatSesuai SK Mendagri Cahyo Kumolo dengan Nomor 131.32.4652 tahun 2014 tanggal 25 November 2014, memutuskan pemberhentian dengan hormat terpidana korupsi Rahmat Yasin (RY).

No Image Rini Soemarno Tetap Kukuh Jual Aset BUMNRencana Menteri BUMN Rini Soemarno menjual gedung kementerian BUMN mendapat banyak sorotan tajam. Namun demikian, mantan menteri perdagangan dan perindustrian di era Presiden Megawati Soekarnoputri itu tetap kukuh.

No Image Ketua LSM Caredek Drs. Akhiardi Sangat Menyayangkan Pengkotak-Kotakan Wartawan di Pemko PariamanKetua LSM Caredek, Drs. Akhiardi, yang dihubungi Kamis (18/12/14), terkait dengan membawa sebagaian wartawan yag meliput kegiatan Pemko Pariaman, kongko-kongko, ke luar daerah dengan memakai dana APBD Pemko Pariaman.

Ads