Kamis, 27 November 2014 | 17.27 WIB
Jateng Time
Politik

Pemilih Pemula Harus Gunakan Hak PIlih Dengan Cerdas dan Jangan Tergiur Politik Uang

-  |  Pemalang | Senin, 25 Maret 2013 - 08.05 WIB | Dibaca: 411 kali
IMG-10289
Suasana Kegiatan Pendidikan Politik Bagi Pelajar di Aula BKD Kabupaten Pemalang. (foto/humas)

KEPALA Kesbangpolinmas Kabupaten Pemalang, Nur Aziz Muhaimin menghimbau kepada generasi muda khususnya pelajar sebagai pemilih pemula, untuk menjadi pemilih yang cerdas dan jangan asal coblos serta jangan tergiur oleh politik uang dari tim sukses pasangan calon kepala daerah.

Himbaun tersebut disampaikannya kepada para pelajar yang hadir dalam kegiatan pendidikan politik bagi generasi muda bekerjasama dengan KPU Kabupaten Pemalang di Aula BKD Pemalang, beberapa waktu lalu. Hadir dalam kegiatan tersebut narasumber Dekan FISIPOL UPS Tegal, Dra. Sri Suciatni, M.Si dan Ketua KPU Kabupaten Pemalang, Arief Effendi, S.Sos.

Sementara itu Dekan FISIPOL UPS Tegal Sri Suciatni mengatakan, pentingnya pendidikan politik bagi pemilih pemula agar mereka tahu hak dan kewajibannya sebagai warga negara dan dapat berpartisipasi di dalamnya.

“Jangan sampai muncul image bahwa politik itu kotor, karena yang kotor adalah orangnya dan berbicara politik adalah bicara kekuasaan. Hanya sedikit orang yang berkuasa, sementara yang ingin berkuasa banyak,” ujarnya.

Lebih tegas, Suci berpesan kepada generasi muda selaku agent of change (agen perubahan) untuk menjadi pemilih yang rasional ketika menyalurkan aspirasinya melalui pemilu. Yaitu dengan memilih calon pemimpin yang memiliki program jelas bagi masyarakat bukan memilih calon yang memberi uang.

Pada kesempatan tersebut Ketua KPU Kabupaten Pemalang Arief Effendi Arief memperkenalkan para pasangan yang telah mendaftar sebagai bakal calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Tengah, serta sebelas partai politik yang akan berlaga dalam Pemilu Legislatif 2014. Kepada para siswa SMA/K sebagai pemilih pemula Arief berpesan agar jangan asal ikut-ikutan nyoblos.

Mengingat para pemilih pemula sangat rentan terprovokasi, terutama saat kampanye, Arief juga menjelaskan larangan-larangan selama kampanye. Namun demikian, Arief berpesan agar jangan sampai main hakim sendiri ketika melihat pelanggaran. Laporkan kepada Panwas Kabupaten, Panwas Kecamatan atau Panitia Pengawas Lapangan (PPL) di tingkat desa.*

Sumber : http://www.pemalangkab.go.id/humas

Editor : HFO

Ukuran Font  
Generasi muda khususnya pelajar sebagai pemilih pemula, untuk menjadi pemilih yang cerdas dan jangan asal coblos serta jangan tergiur oleh politik uang dari tim sukses pasangan calon kepala daerah.
Cetak

No Image Profesi Guru Adalah KehormatanMemilih profesi sebagai seorang guru bukanlah pengorbanan. Menjadi guru adalah kehormatan. Ibu dan bapak guru telah memilih jalan terhormat dengan hadir bersama para pemilik masa depan Indonesia.

No Image UMK Karawang Tertinggi di Jawa BaratTuntutan sejumlah pekerja di Kabupaten Karawang agar upahnya dinaikan di tahun 2015 akhirnya dikabulkan. Melalui negosiasi yang alot UMK Karawang ditetapkan pada angka Rp, 2.957.450,-.

No Image Armen : Masyarakat Harus Mengenal Adat Istiadat DaerahnyaSekretaris Daerah Kota Pariaman, Armen, menghimbau Masyarakat untuk memahami budaya dan adat istriadat sendiri.

No Image Bupati Ali Mukhni Serahkan Aset ke Kota PariamanDua Kepala Daerah duduk Semeja antara Kota Pariaman dan Kabupaten Padang Pariaman menjadi contoh terbaik dalam serah terima aset daerah.

Ads