Sabtu, 25 Oktober 2014 | 01.44 WIB
Jateng Time
Politik

Pemilih Pemula Harus Gunakan Hak PIlih Dengan Cerdas dan Jangan Tergiur Politik Uang

-  |  Pemalang | Senin, 25 Maret 2013 - 08.05 WIB | Dibaca: 394 kali
IMG-10289
Suasana Kegiatan Pendidikan Politik Bagi Pelajar di Aula BKD Kabupaten Pemalang. (foto/humas)

KEPALA Kesbangpolinmas Kabupaten Pemalang, Nur Aziz Muhaimin menghimbau kepada generasi muda khususnya pelajar sebagai pemilih pemula, untuk menjadi pemilih yang cerdas dan jangan asal coblos serta jangan tergiur oleh politik uang dari tim sukses pasangan calon kepala daerah.

Himbaun tersebut disampaikannya kepada para pelajar yang hadir dalam kegiatan pendidikan politik bagi generasi muda bekerjasama dengan KPU Kabupaten Pemalang di Aula BKD Pemalang, beberapa waktu lalu. Hadir dalam kegiatan tersebut narasumber Dekan FISIPOL UPS Tegal, Dra. Sri Suciatni, M.Si dan Ketua KPU Kabupaten Pemalang, Arief Effendi, S.Sos.

Sementara itu Dekan FISIPOL UPS Tegal Sri Suciatni mengatakan, pentingnya pendidikan politik bagi pemilih pemula agar mereka tahu hak dan kewajibannya sebagai warga negara dan dapat berpartisipasi di dalamnya.

“Jangan sampai muncul image bahwa politik itu kotor, karena yang kotor adalah orangnya dan berbicara politik adalah bicara kekuasaan. Hanya sedikit orang yang berkuasa, sementara yang ingin berkuasa banyak,” ujarnya.

Lebih tegas, Suci berpesan kepada generasi muda selaku agent of change (agen perubahan) untuk menjadi pemilih yang rasional ketika menyalurkan aspirasinya melalui pemilu. Yaitu dengan memilih calon pemimpin yang memiliki program jelas bagi masyarakat bukan memilih calon yang memberi uang.

Pada kesempatan tersebut Ketua KPU Kabupaten Pemalang Arief Effendi Arief memperkenalkan para pasangan yang telah mendaftar sebagai bakal calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Tengah, serta sebelas partai politik yang akan berlaga dalam Pemilu Legislatif 2014. Kepada para siswa SMA/K sebagai pemilih pemula Arief berpesan agar jangan asal ikut-ikutan nyoblos.

Mengingat para pemilih pemula sangat rentan terprovokasi, terutama saat kampanye, Arief juga menjelaskan larangan-larangan selama kampanye. Namun demikian, Arief berpesan agar jangan sampai main hakim sendiri ketika melihat pelanggaran. Laporkan kepada Panwas Kabupaten, Panwas Kecamatan atau Panitia Pengawas Lapangan (PPL) di tingkat desa.*

Sumber : http://www.pemalangkab.go.id/humas

Editor : HFO

Ukuran Font  
Generasi muda khususnya pelajar sebagai pemilih pemula, untuk menjadi pemilih yang cerdas dan jangan asal coblos serta jangan tergiur oleh politik uang dari tim sukses pasangan calon kepala daerah.
Cetak

No Image Gerah Dengan Ulah Korupsi, KRPK Gelar Demonstrasi di BlitarGerah dengan ulah dugaan korupsi akhirnya warga Blitar, jawa Timur mendatangi kantor Kejaksaan negeri Blitar. para penbdemo menuntut agar pihak Kejaksaan mengusut tuntas kasus dugaan korupsi yang ada di Kota Blitar.

No Image Paket Acara Khusus Budaya Jateng Digelar di TMIIPaket Acara Khusus budaya yang di gelar di Taman Mini Indonesia Indah merupakan kegiatan Promosi Seni Budaya, Pariwisata, Investasi serta segala potensi unggulan dari daerah Kabupaten / Kota.

No Image Walikota Semarang Fokuskan Perbaikan Infrastruktur Wilayah PerbatasanTidak hanya pusat kota saja yang menjadi perhatian Pemkot Semarang, tetapi wilayah-wilayah perbatasan juga harus dilakukan pembenahan terutama dalam hal perbaikan infrastruktur.

No Image Frekuensi Pemakaian Bahasa Jawa Semakin MenurunFrekuensi pemakaian Bahasa Jawa disadari atau tidak kini semakin turun. Salah satu penyebabnya adalah adanya kecenderungan menggunakan Bahasa Indonesia di tingkat keluarga.

Ads