Kamis, 24 April 2014 | 09.23 WIB
Jateng Time

Pemilu Legislatif Tahun 2014 Bakal Penuh Kejutan

Joko Longkeyang  |  Pemalang | Jumat, 7 Juni 2013 - 07.07 WIB | Dibaca: 374 kali
IMG-12533
Wakil Ketua DPRD Pemalang, Muntoha, SH, MHum

PEMALANG,JATENG TIME – Pemilihan Umum (Pemilu) Legislatif hanya tinggal menghitung bulan,namun, suasana politik mulai memanas di seantero bangsa ini tak terkecuali di kabupaten Pemalang, Jawa Tengah.

Panasnya suasana politik tidak hanya dirasakan parpol yang akan menjadi kontestan pemilu 2014 tetapi juga diramaikan oleh bakal calon masing – masing partai kontestan.

Di kabupaten Pemalang misalnya, pengurus partai politik peserta pemilu 2014 mendatang mulai gencar mensosialisasikan parpol tak terkecuali bakal calon legislatif juga tengah gencar melakukan sosialisasi dirinya. Kesan tebar pesona begitu terlihat nyata.

Pemandangan itu menjelang pemilu tentunya hal yang sangat wajar karena mereka adalah kader terbaik yang tentunya sudah lolos uji kelayakan di internal partai dan tinggal menunggu pengesahannya melalui KPU .

Menanggapi fenomena tersebut, Muntoha SH, MHum wakil ketua DPRD kabupaten Pemalang yang juga bacaleg DPR RI dapil X dari Partai Persatuan Pembangunan(PPP) menilai bahwa situasi politik pada pemilu 2014 akan lebih panas dibandingkan pemilu 2009.

Kenapa? Ini dikarenakan rakyat sekarang semakin cerdas berpatisifasi dalam demokrasi.

“Hitungan saya anggota DPRD yang skarang menjabat dan akan bertahan dan terpilih kembali oleh masyarakat di 2014 sekitar 20 %. Kenapa bisa demikian?

Dengan gamblang Muntoha menguraikan,anggota dewan itu seperti ikan di aquarium dan masyarakat akan melihat kinerja kita, sudah kah dewan yang dipilih mengerjakan aspirasi masyarakat atau konstituennya. Kalau tidak sukses ya sudah selesai di tahun 2014 tidak akan dipilih kembali oleh masyarakat, ujarnya.

Dijelaskannya, modal untuk maju di pemilu 2014 seseorang tidak mengandalkan keuangan saja, tetapi ada dua hal yang harus diperhatikan yaitu, sosial, hubungan, jaringan, kekerabatan, emosonal, dan financial dan financial dan kapitalis ini biasa nya dilakukan oleh pendatang baru yang tidak populer dan mengandalkan dana melimpah, hal ini bisa terjadi karna pemilihan legislatif itu memilih perseorangan, tandas Muntoha.**

Ukuran Font  
Pemilihan Umum (Pemilu) Legislatif hanya tinggal menghitung bulan,namun, suasana politik mulai memanas di seantero bangsa ini tak terkecuali di kabupaten Pemalang, Jawa Tengah.
Cetak

No Image Pembuatan Sim Kolektif Prajurit Yonarhanudse-10Untuk menegakkan disiplin dalam berlalu Lintas Satuan Yonarhanudse-10/1/Falatehan Kodam Jaya mengadakan koordinasi dengan Pihak Satpas Polda Metro Jayauntuk membuat SIM secara Kolektif

No Image Alami Gangguan Jiwa, Agus Nekat Gantung DiriAgus Sugianto (30) ditemukan tewas gantung diri di kamar rumahnya, dukuh Kedokanjati RT 07 RW 01, desa Serang, kecamatan Petarukan, kabupaten Pemalang.

No Image Pembekalan Tipping Point Leadership Oleh Danrem 051/WKTKomandan Korem 051/Wkt Kolonel Inf Rudianto, memberikan pembekalan kepada Para Dandim, Para Kasi,Para Perwira Staf Korem 051/Wkt, Bertempat ruang data Lt 2 Makrem 051/Wkt

No Image Besok, Tim PGRI Kab Cirebon Bertolak Ke Malang Serahkan Bantuan Korban Gunung KeludKorban erupsi gunung Kelud yang terjadi beberapa waktu lalu ternyata mengugah rasa keprihatinan berbagai pihak tak terkecuali Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Cirebon, Jawa Barat.

Ads