Senin, 6 Juli 2015 | 00.30 WIB
Jateng Time

Pemilu Legislatif Tahun 2014 Bakal Penuh Kejutan

Joko Longkeyang  |  Pemalang | Jumat, 7 Juni 2013 - 07.07 WIB | Dibaca: 667 kali
IMG-12533
Wakil Ketua DPRD Pemalang, Muntoha, SH, MHum

PEMALANG,JATENG TIME – Pemilihan Umum (Pemilu) Legislatif hanya tinggal menghitung bulan,namun, suasana politik mulai memanas di seantero bangsa ini tak terkecuali di kabupaten Pemalang, Jawa Tengah.

Panasnya suasana politik tidak hanya dirasakan parpol yang akan menjadi kontestan pemilu 2014 tetapi juga diramaikan oleh bakal calon masing – masing partai kontestan.

Di kabupaten Pemalang misalnya, pengurus partai politik peserta pemilu 2014 mendatang mulai gencar mensosialisasikan parpol tak terkecuali bakal calon legislatif juga tengah gencar melakukan sosialisasi dirinya. Kesan tebar pesona begitu terlihat nyata.

Pemandangan itu menjelang pemilu tentunya hal yang sangat wajar karena mereka adalah kader terbaik yang tentunya sudah lolos uji kelayakan di internal partai dan tinggal menunggu pengesahannya melalui KPU .

Menanggapi fenomena tersebut, Muntoha SH, MHum wakil ketua DPRD kabupaten Pemalang yang juga bacaleg DPR RI dapil X dari Partai Persatuan Pembangunan(PPP) menilai bahwa situasi politik pada pemilu 2014 akan lebih panas dibandingkan pemilu 2009.

Kenapa? Ini dikarenakan rakyat sekarang semakin cerdas berpatisifasi dalam demokrasi.

“Hitungan saya anggota DPRD yang skarang menjabat dan akan bertahan dan terpilih kembali oleh masyarakat di 2014 sekitar 20 %. Kenapa bisa demikian?

Dengan gamblang Muntoha menguraikan,anggota dewan itu seperti ikan di aquarium dan masyarakat akan melihat kinerja kita, sudah kah dewan yang dipilih mengerjakan aspirasi masyarakat atau konstituennya. Kalau tidak sukses ya sudah selesai di tahun 2014 tidak akan dipilih kembali oleh masyarakat, ujarnya.

Dijelaskannya, modal untuk maju di pemilu 2014 seseorang tidak mengandalkan keuangan saja, tetapi ada dua hal yang harus diperhatikan yaitu, sosial, hubungan, jaringan, kekerabatan, emosonal, dan financial dan financial dan kapitalis ini biasa nya dilakukan oleh pendatang baru yang tidak populer dan mengandalkan dana melimpah, hal ini bisa terjadi karna pemilihan legislatif itu memilih perseorangan, tandas Muntoha.**

Ukuran Font  
Pemilihan Umum (Pemilu) Legislatif hanya tinggal menghitung bulan,namun, suasana politik mulai memanas di seantero bangsa ini tak terkecuali di kabupaten Pemalang, Jawa Tengah.
Cetak

POLRES DEMAK MENGADAKAN LOMBA SISKAMLING POLRES DEMAK MENGADAKAN LOMBA SISKAMLINGDemak,. Lomba ini dimaksutkan untuk menumbuh kembangkan lagi siskamling di desa desa yang sekarang mulai dirasakan berkurang atau dapat dikatakan mulai tidak ada. putaran pertama penilaian oleh tim yang dipimpin AKP Sutomo berlokasi di desa Medini yang mewakili kecamatan Gajah kabupaten Demak pada hari selasa, 19/05/2015. Tim penilai tiba di desa Medini pukul 21.wib disambut [...]

No Image Selama Setahun, LGN-OTA Santuni 854 Anak Asuh-Selama tahun 2014, Lembaga Gerakan Nasional Orang Tua Asuh (LGN-OTA) Kabupaten Jepara berhasil memberikan bantuan kepada 854 anak asuh dan 25 siswa terancam putus sekolah.

No Image Mutiara Karangbolong Ditampilkan di TMII – JakartaRatusan pengunjung memadati Anjungan Jawa Tengah TMII Jakarta, Minggu (22/3).

No Image Penurunan Nikah Dini Terganjal UU PernikahanPernikahan dini merupakan salah satu pemicu tingginya angka kematian ibu melahirkan (AKI) di Jawa Tengah

Ads