Selasa, 25 November 2014 | 08.20 WIB
Jateng Time

PNPM-Mandiri Tingkatkan Ekonomi Masyarakat

purbalingga | Jumat, 28 Juni 2013 - 16.14 WIB | Dibaca: 421 kali
IMG-13038

PURBALINGGA – Sejak program PNPM Mandiri dicanangkan di kabupaten purbalingga, ekonomi masyarakat bergerak naik secara signifikan. Sumber dana dari bantuan langsung masyarakat (BLM) PNPM Mandiri, telah mampu merealisasikan ribuan usulan kegiatan dan menghabiskan dana ratusan milyar lebih yang bersumber dari APBN, APBD dan swadaya masyarakat.

Artinya dengan PNPM Mandiri, sudah puluhan ribu permasalahan tertangani, baik permasalahan di bidang lingkungan, sosial maupun ekonomi. Dan hari ini kita bisa melihat secara langsung hasil pemberdayaan masyarakat yang dipamerkan pada gelar pemberdayaan masyarakat, kata Bupati Purbalingga dalam sambutan tertulis yang disampaikan Sekda Imam Subijakto SSos MSi saat membuka PNPM Mandiri Expo 2013 di pelataran Gelora Goentoer Darjono, Kamis (27/6).

Pembukaan expo dihadiri Asisten Deputi VII Kemenko Kesra Ir Magdalena MM, Wakil Pemimpin Wilayah BRI Yogyakarta Ruslan Wahyudi dan sejumlah mitra PNPM Mandiri.

Usai pembukaan oleh Sekda, dilajutkan pengguntingan pita dan peninjauan stand. Agenda berikutnya, menuju Desa Prigi Kecamatan Padamara untuk meresmikan kegiatan PLP BK di desa itu.

Sekda berharap, melalui PNPM Mandiri Expo, harus menjadi momentum unjuk gigi, bahwa masyarakat Purbalingga mempunya potensi sumberdaya, kreatifitas, dan jiwa kewirausahaan yang dapat diandalkan. Pemkab hanya memberikan dorongan dan fasilitasi, agar para pelaku usaha kecil dapat membangun jejaring atau membangun kemitraan guna merintis akses dukungan dari berbagai pihak, katanya.

Panitia penyelenggara expo, Suyatno menuturkan, pameran gelar karya masyarakat kali ini diikuti 44 badan keswadayaan masyarakat (BKM) PNPM Mandiri Perkotaan, 16 unit pelakssana kegiatan (UPK) PNPM Mandiri Perdesaan, 5 pe3serta UKM, 1 perbankan dan 1 perserta pengusaha otomotif. Pameran akan berlangsung selama sepekan dari 27 Juni hingga 3 Juli 2013. Silahkan masyarakat dapat berkunjung ke GOR Goentoer Darjono Purbalingga, jelas Suyatno.

Selain pameran karya masyarakat, juga diadakan seminar pada 26 Juni kemarin dan tanggal 29 Juni bersama LPPM Unsoed Purwokerto. Kegiatan lainnya, lanjut Suyatno, berupa donor darah, pengobatan gratis dan pembagian sembako untuk masyarakat kelum mampu. Lomba menggambar dan jalan sehat, lomba pidato bahasa Banyumasan, gelar kesenian tradisional dan parade band.

Untuk kegiatan jalan sehat Minggu pagi, disediakan hadiah 1 unit sepeda motor dan ratusan door price lainnya, jelasnya. Kegaitan itu, tandas Yatno, untuk meningkatkan eksistensi pelaku PNPM dengan cara memperkenalkan secara luas kegiatan PNPM Mandiri. Juga sebagai pembelajaran bagi BKM dan UPK dalam melaksanakan pemasaran social dan membangun jejaring kerjasama dengan berbagai pihak.**

Sumber : Humas/(Hr)

Ukuran Font  
Sejak program PNPM Mandiri dicanangkan di kabupaten purbalingga, ekonomi masyarakat bergerak naik secara signifikan. Sumber dana dari bantuan langsung masyarakat (BLM) PNPM Mandiri, telah mampu merealisasikan ribuan usulan kegiatan dan menghabiskan dana ratusan milyar lebih yang bersumber dari APBN, APBD dan swadaya masyarakat.
Cetak

No Image Tingkir Lor Dikembangkan Jadi Desa WisataWisata itu identik dengan promosi dan biaya promosi itu memang tidak sedikit. Namun begitu, ternyata anggaran promosi pariwisata di Kabupaten/Kota di Jawa Tengah relatif sedikit.

No Image Potensi Ternak Sapi Potong MenjanjikanKetersediaan daging sapi lokal belum mampu memenuhi kebutuhan di dalam negeri, sehingga memacu terjadinya impor daging sapi. Hal ini tentu menjadi tantangan sekaligus peluang untuk mengembangkan usaha peternakan sapi potong di Indonesia.

No Image Anak Jalanan Curhat ke Gubernur JatengPuluhan anak jalanan, Minggu (23/11) berkumpul di halaman Kantor Gubernur. Mereka tidak sedang mengamen atau berjualan tetapi sedang memperingati 25 tahun Konvensi Hak Anak.

No Image Ali Mukhni Ajak Masyarakat Saksikan Sepak Bola HPNLaga final sepakbola Hari Pers Nasional (HPN) Sumbar yang mempertemukan tuan rumah Padang Pariaman Plus (PWI Padang Pariaman dan Padang) melawan tim PWI Sawahlunto, Sijunjung dan Dharmasraya (SSD) yang sejatinya digelar Sabtu (22/11) ini terpaksa ditunda pada hari yang sama pekan depan (29/11).

Ads