Senin, 31 Agustus 2015 | 07.30 WIB
Jateng Time

Koodinator Lespem: Usut Tuntas Kasus Dana Keaksaraan Kab. Rembang

Heri Purwaka  |  Rembang | Selasa, 5 Maret 2013 - 11.09 WIB | Dibaca: 608 kali
IMG-9777
Ilustrasi

REMBANG – Kasus dana keaksaraan fungsional tahun 2010 senilai Rp 288 juta yang menyeret Durrotun Nafsiah, Ketua Yayasan Pendidikan Muslimat NU Lasem harus mendekam di penjara oleh Pengadilan Tipikor Semarang beberapa waktu lalu tampaknya akan berbuntut panjang.

Terkait kasus tersebut, Lembaga Study Pemberdayaan Masyarakat (Lespem) Kabupaten Rembang, melaporkan adanya keterlibatan mantan Kepala Seksi Pendidikan Anak Usia Dini, Winaryu Kutsiyah yang kini menjabat Kepala Bidang Pendidikan Nonformal Dinas Pendidikan ke Polres Rembang, Senin kemarin (4/3).

Bambang Wahyu Widodo, Koordinator Lespem, menerangkan bahwa laporannya ke Polres Rembang mengingat keputusan majelis hakim Pengadilan Tipikor Semarang agar dilakukan pemeriksaan terhadap Winaryu terkait kasus dana keaksaraan fungsional.

Bambang menegaskan, kami melaporkan Winaryu ke Polres Rembang karena didasari fakta dan bukti-bukti persidangan, dimana saksi dan terdakwa menyebut keterlibatannya.

Ditengarai Winaryu adalah otak dari kasus dana KF 2010 yang membuat Ketua Yayasan Pendidikan Muslimat NU Lasem Durrotun Nafisah menjadi terdakwa dan bahkan telah divonis satu tahun penjara.
Keterangan Lespem menyebutkan bahwa Winaryu disebut memaksa Durrotun Nafisah, Ketua Yayasan Pendidikan Muslimat (YPM) NU Lasem agar menyelenggarakan pendidikan keaksaraan tingkat dasar di Kecamatan Sluke, Pancur, dan Kragan.

“ Winaryu memang pernah pernah diperiksa namun hanya sebagai saksi, kami berharap pihak kepolisian segera menetapkan status tersangka untuk Winaryu,” pinta Bambang.**

Ukuran Font  
Kasus dana keaksaraan fungsional tahun 2010 senilai Rp 288 juta yang menyeret Durrotun Nafsiah, Ketua Yayasan Pendidikan Muslimat NU Lasem harus mendekam di penjara oleh Pengadilan Tipikor Semarang beberapa waktu lalu tampaknya akan berbuntut panjang
Cetak

No Image DEMI AMANKAN KIRAB PILKADA, MILYARAN DEBU DAN KUMAN MASUK PARU-PARU ANGGOTA POLRES DEMAKUngkapan ini bukan slogan, atau janji kampanye, tetapi kejadian nyata dan tidak banyak pihak yang menyadari atau sekedar peduli

No Image DEKLARASI KIRAB DAMAI PILKADA DEMAK SUKSES, KAPOLRES DEMAK TERSENYUM LEGAMenempati Ruang Sidang Paripuna Gedung DPRD Kabupaten Demak

No Image AKBP. HERU SUTOPO. S,IK : “TAATI PERATURAN PILKADA JUGA TAATI PERATURAN LALU- LINTAS”Hal ini di sampaikan Kapolres Demak AKBP. Heru Sutopo. S,IK ketika memberikan sambutan dalam acara DEKLARASI DAN KIRAB DAMAI

No Image KAPOLDA JATENG “ POLRI DAN KEJAKSAAN UNTUK TIDAK MENCARI-CARI YANG TIDAK PERLU BERKAITAN DENGAN DUGAAN TINDAK PIDANA KORUPSI “Hal ini di tegaskan Kapolda Jawa Tengah IRJEN Pol, Drs. Nur Ali, SH di hadapan seluruh jajaran Muspida,

Ads