Jumat, 25 April 2014 | 10.51 WIB
Jateng Time
Fokus

Pemkab Rembang Gandeng BPN Sertifikatkan Aset

Rembang | Kamis, 26 September 2013 - 07.17 WIB | Dibaca: 169 kali
IMG-15357
foto/humas

PEMERINTAH Kabupaten Rembang menggandeng Badan Pertanahan Nasional untuk sinkronisasi bidang pertanahan dan mensertifikatkan aset Pemkab Rembang.

Menurut Bupati Rembang H. Moch Salim, sudah ada aturan dimana untuk pembelian tanah diatas satu hektar harus bekerjasama dengan BPN, BPN juga memberikan pertimbangan jika terjadi permasalahan.

Terkait dengan banyaknya gugatan terhadap sekolahan yang berdiri diatas tanah wakaf, Bupati meminta agar pihak sekolah mengantisipasi hal tersebut dengan bekerjasama dengan BPN.

Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Rembang Ir Tri Margoyuwono, MH mengatakan dimasyarakat ada beberapa hal yang perlu diluruskan terkait dengan wakaf karena banyak terjadi gugatan.

Menurut Tri Margoyuwono seharusnya masyarakat mensertifikatkan tanah wakaf dahulu sebelum membuat akte ikrar wakaf karena berdasarkan undang-undang wakaf, tanah yang diwakafkan harus merupakan hak milik.

Diungkapkannya, kesadaran masyarakat Kabupaten Rembang akan sertifikat tanah sudah mulai tinggi terbukti dalam satu bulan tanggungan sertifikat yang ada di BPN mencapai 400 sertifikat, sedangkan jual beli tanah untuk tahun 2013 sampai tanggal 23 september mencapai Rp 73 miliar.

“Penerbitan sertifikat hak atas tanah di Rembang sejak tahun 1960 s/d 2013 baru mencapai 37,88% tatau 138.474 bidang dari 365.502 bidang tanah se- Kabupaten Rembang,” tandasnya.

Dikatakannya, banyak kendala dalam menerbitkan sertifikat termasuk terbatasnya jumlah personel di BPN Rembang seperti petugas ukur, BPN Rembang hanya memiliki dua orang.*

Sumber : www.rembangkab.go.id

Ukuran Font  
Sudah ada aturan dimana untuk pembelian tanah diatas satu hektar harus bekerjasama dengan BPN, BPN juga memberikan pertimbangan jika terjadi permasalahan.
Cetak

No Image Pembuatan Sim Kolektif Prajurit Yonarhanudse-10Untuk menegakkan disiplin dalam berlalu Lintas Satuan Yonarhanudse-10/1/Falatehan Kodam Jaya mengadakan koordinasi dengan Pihak Satpas Polda Metro Jayauntuk membuat SIM secara Kolektif

No Image Alami Gangguan Jiwa, Agus Nekat Gantung DiriAgus Sugianto (30) ditemukan tewas gantung diri di kamar rumahnya, dukuh Kedokanjati RT 07 RW 01, desa Serang, kecamatan Petarukan, kabupaten Pemalang.

No Image Pembekalan Tipping Point Leadership Oleh Danrem 051/WKTKomandan Korem 051/Wkt Kolonel Inf Rudianto, memberikan pembekalan kepada Para Dandim, Para Kasi,Para Perwira Staf Korem 051/Wkt, Bertempat ruang data Lt 2 Makrem 051/Wkt

No Image Besok, Tim PGRI Kab Cirebon Bertolak Ke Malang Serahkan Bantuan Korban Gunung KeludKorban erupsi gunung Kelud yang terjadi beberapa waktu lalu ternyata mengugah rasa keprihatinan berbagai pihak tak terkecuali Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Cirebon, Jawa Barat.

Ads