Sabtu, 1 November 2014 | 17.15 WIB
Jateng Time
Fokus

Pemkab Rembang Gandeng BPN Sertifikatkan Aset

Rembang | Kamis, 26 September 2013 - 07.17 WIB | Dibaca: 347 kali
IMG-15357
foto/humas

PEMERINTAH Kabupaten Rembang menggandeng Badan Pertanahan Nasional untuk sinkronisasi bidang pertanahan dan mensertifikatkan aset Pemkab Rembang.

Menurut Bupati Rembang H. Moch Salim, sudah ada aturan dimana untuk pembelian tanah diatas satu hektar harus bekerjasama dengan BPN, BPN juga memberikan pertimbangan jika terjadi permasalahan.

Terkait dengan banyaknya gugatan terhadap sekolahan yang berdiri diatas tanah wakaf, Bupati meminta agar pihak sekolah mengantisipasi hal tersebut dengan bekerjasama dengan BPN.

Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Rembang Ir Tri Margoyuwono, MH mengatakan dimasyarakat ada beberapa hal yang perlu diluruskan terkait dengan wakaf karena banyak terjadi gugatan.

Menurut Tri Margoyuwono seharusnya masyarakat mensertifikatkan tanah wakaf dahulu sebelum membuat akte ikrar wakaf karena berdasarkan undang-undang wakaf, tanah yang diwakafkan harus merupakan hak milik.

Diungkapkannya, kesadaran masyarakat Kabupaten Rembang akan sertifikat tanah sudah mulai tinggi terbukti dalam satu bulan tanggungan sertifikat yang ada di BPN mencapai 400 sertifikat, sedangkan jual beli tanah untuk tahun 2013 sampai tanggal 23 september mencapai Rp 73 miliar.

“Penerbitan sertifikat hak atas tanah di Rembang sejak tahun 1960 s/d 2013 baru mencapai 37,88% tatau 138.474 bidang dari 365.502 bidang tanah se- Kabupaten Rembang,” tandasnya.

Dikatakannya, banyak kendala dalam menerbitkan sertifikat termasuk terbatasnya jumlah personel di BPN Rembang seperti petugas ukur, BPN Rembang hanya memiliki dua orang.*

Sumber : www.rembangkab.go.id

Ukuran Font  
Sudah ada aturan dimana untuk pembelian tanah diatas satu hektar harus bekerjasama dengan BPN, BPN juga memberikan pertimbangan jika terjadi permasalahan.
Cetak

No Image Pariaman Siap Eksportir Ikan KurapuPotensi wilayah perairan Kota Pariaman dengan air laut yang jernih, dan kekayaan terumbu karang masih yang alami, sangat dimungkinkan untuk dikembangkan menjadi kawasan budidaya perikanan laut.

No Image Menjegal Aborsi, Menyelamatkan GenerasiDi akhir masa jabatannya sebagai Presiden Republik Indonesia, Soesilo Bambang Yudhoyono menandatangani PP Nomor 61 Tahun 2014 Tentang Reproduksi.

No Image Kios di Pasar Bintoro Demak Ludes TerbakarKebakaran terjadi di Pasar Bintoro Kabupaten Demak, Jawa Tengah, Kamis (30/10/2014) malam. Diperoleh ketarangan dari saksi mata, kebakaran yang menghanguskan satu kios tersebut terjadi sekitar pukul 20.30 WIB.

No Image Ruas Jalan Pasar Muara Delang, Merangin, Jambi Memprihatinkan!Sejumlah ruas jalan yang berada di wilayah itu kini kondisinya sangat memprihatinkan akibat sering dilalui truk pembawa buah sawitoleh anak perusahaan khusus PT. Astra Agro Lestari yaitu PT SAL-1.

Ads