Jumat, 24 Oktober 2014 | 03.34 WIB
Jateng Time
Fokus

Pemkab Rembang Gandeng BPN Sertifikatkan Aset

Rembang | Kamis, 26 September 2013 - 07.17 WIB | Dibaca: 336 kali
IMG-15357
foto/humas

PEMERINTAH Kabupaten Rembang menggandeng Badan Pertanahan Nasional untuk sinkronisasi bidang pertanahan dan mensertifikatkan aset Pemkab Rembang.

Menurut Bupati Rembang H. Moch Salim, sudah ada aturan dimana untuk pembelian tanah diatas satu hektar harus bekerjasama dengan BPN, BPN juga memberikan pertimbangan jika terjadi permasalahan.

Terkait dengan banyaknya gugatan terhadap sekolahan yang berdiri diatas tanah wakaf, Bupati meminta agar pihak sekolah mengantisipasi hal tersebut dengan bekerjasama dengan BPN.

Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Rembang Ir Tri Margoyuwono, MH mengatakan dimasyarakat ada beberapa hal yang perlu diluruskan terkait dengan wakaf karena banyak terjadi gugatan.

Menurut Tri Margoyuwono seharusnya masyarakat mensertifikatkan tanah wakaf dahulu sebelum membuat akte ikrar wakaf karena berdasarkan undang-undang wakaf, tanah yang diwakafkan harus merupakan hak milik.

Diungkapkannya, kesadaran masyarakat Kabupaten Rembang akan sertifikat tanah sudah mulai tinggi terbukti dalam satu bulan tanggungan sertifikat yang ada di BPN mencapai 400 sertifikat, sedangkan jual beli tanah untuk tahun 2013 sampai tanggal 23 september mencapai Rp 73 miliar.

“Penerbitan sertifikat hak atas tanah di Rembang sejak tahun 1960 s/d 2013 baru mencapai 37,88% tatau 138.474 bidang dari 365.502 bidang tanah se- Kabupaten Rembang,” tandasnya.

Dikatakannya, banyak kendala dalam menerbitkan sertifikat termasuk terbatasnya jumlah personel di BPN Rembang seperti petugas ukur, BPN Rembang hanya memiliki dua orang.*

Sumber : www.rembangkab.go.id

Ukuran Font  
Sudah ada aturan dimana untuk pembelian tanah diatas satu hektar harus bekerjasama dengan BPN, BPN juga memberikan pertimbangan jika terjadi permasalahan.
Cetak

No Image Gerah Dengan Ulah Korupsi, KRPK Gelar Demonstrasi di BlitarGerah dengan ulah dugaan korupsi akhirnya warga Blitar, jawa Timur mendatangi kantor Kejaksaan negeri Blitar. para penbdemo menuntut agar pihak Kejaksaan mengusut tuntas kasus dugaan korupsi yang ada di Kota Blitar.

No Image Paket Acara Khusus Budaya Jateng Digelar di TMIIPaket Acara Khusus budaya yang di gelar di Taman Mini Indonesia Indah merupakan kegiatan Promosi Seni Budaya, Pariwisata, Investasi serta segala potensi unggulan dari daerah Kabupaten / Kota.

No Image Walikota Semarang Fokuskan Perbaikan Infrastruktur Wilayah PerbatasanTidak hanya pusat kota saja yang menjadi perhatian Pemkot Semarang, tetapi wilayah-wilayah perbatasan juga harus dilakukan pembenahan terutama dalam hal perbaikan infrastruktur.

No Image Frekuensi Pemakaian Bahasa Jawa Semakin MenurunFrekuensi pemakaian Bahasa Jawa disadari atau tidak kini semakin turun. Salah satu penyebabnya adalah adanya kecenderungan menggunakan Bahasa Indonesia di tingkat keluarga.

Ads