Selasa, 21 April 2015 | 09.53 WIB
Jateng Time
Fokus

Pemkab Rembang Gandeng BPN Sertifikatkan Aset

Rembang | Kamis, 26 September 2013 - 07.17 WIB | Dibaca: 486 kali
IMG-15357
foto/humas

PEMERINTAH Kabupaten Rembang menggandeng Badan Pertanahan Nasional untuk sinkronisasi bidang pertanahan dan mensertifikatkan aset Pemkab Rembang.

Menurut Bupati Rembang H. Moch Salim, sudah ada aturan dimana untuk pembelian tanah diatas satu hektar harus bekerjasama dengan BPN, BPN juga memberikan pertimbangan jika terjadi permasalahan.

Terkait dengan banyaknya gugatan terhadap sekolahan yang berdiri diatas tanah wakaf, Bupati meminta agar pihak sekolah mengantisipasi hal tersebut dengan bekerjasama dengan BPN.

Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Rembang Ir Tri Margoyuwono, MH mengatakan dimasyarakat ada beberapa hal yang perlu diluruskan terkait dengan wakaf karena banyak terjadi gugatan.

Menurut Tri Margoyuwono seharusnya masyarakat mensertifikatkan tanah wakaf dahulu sebelum membuat akte ikrar wakaf karena berdasarkan undang-undang wakaf, tanah yang diwakafkan harus merupakan hak milik.

Diungkapkannya, kesadaran masyarakat Kabupaten Rembang akan sertifikat tanah sudah mulai tinggi terbukti dalam satu bulan tanggungan sertifikat yang ada di BPN mencapai 400 sertifikat, sedangkan jual beli tanah untuk tahun 2013 sampai tanggal 23 september mencapai Rp 73 miliar.

“Penerbitan sertifikat hak atas tanah di Rembang sejak tahun 1960 s/d 2013 baru mencapai 37,88% tatau 138.474 bidang dari 365.502 bidang tanah se- Kabupaten Rembang,” tandasnya.

Dikatakannya, banyak kendala dalam menerbitkan sertifikat termasuk terbatasnya jumlah personel di BPN Rembang seperti petugas ukur, BPN Rembang hanya memiliki dua orang.*

Sumber : www.rembangkab.go.id

Ukuran Font  
Sudah ada aturan dimana untuk pembelian tanah diatas satu hektar harus bekerjasama dengan BPN, BPN juga memberikan pertimbangan jika terjadi permasalahan.
Cetak

No Image Kapolres Demak Serahkan Kunci Rumah Korban KeebakaranBantuan ini tidak seberapa dan jauh dari cukup untuk kebutuhan korban, namun kami tetap peduli akan nasib yang dialami korban.

No Image Beri Rasa Aman, Polres Lakukan Razia RutinTempat razia ini kami usahakan selalu berpindah tempat, serta serentak di sejumlah wilayah polsek di Demak dengan waktu dan tempat yang berbeda.

No Image Wartawan Temukan Potongan Tangan Korban KebakaranKebakaran yang mengharukan yang di alami keluarga Agung Sumantri warga Desa Botosengon,Kecamatan Dempet,Kabupaten Demak harus kehilangan ke tiga buah hatinya yang masih balita yakni Fadli (10) Shinta (8) dan Juwita (3).

No Image Istri Kapolres Demak Datangi Bekas Rumah Korban KebakaranSetelah memberikan bantuan kepada korban kebakaran, Agung Sumantri yang mengakibatkan korban harus kehilangan tiga anak sekaligus, istri Kapolres Demak dan rombongan berkenan melihat langsung lokasi rumah korban yang kebakaran.

Ads