Minggu, 23 November 2014 | 21.19 WIB
Jateng Time
Fokus

Pemkab Rembang Gandeng BPN Sertifikatkan Aset

Rembang | Kamis, 26 September 2013 - 07.17 WIB | Dibaca: 367 kali
IMG-15357
foto/humas

PEMERINTAH Kabupaten Rembang menggandeng Badan Pertanahan Nasional untuk sinkronisasi bidang pertanahan dan mensertifikatkan aset Pemkab Rembang.

Menurut Bupati Rembang H. Moch Salim, sudah ada aturan dimana untuk pembelian tanah diatas satu hektar harus bekerjasama dengan BPN, BPN juga memberikan pertimbangan jika terjadi permasalahan.

Terkait dengan banyaknya gugatan terhadap sekolahan yang berdiri diatas tanah wakaf, Bupati meminta agar pihak sekolah mengantisipasi hal tersebut dengan bekerjasama dengan BPN.

Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Rembang Ir Tri Margoyuwono, MH mengatakan dimasyarakat ada beberapa hal yang perlu diluruskan terkait dengan wakaf karena banyak terjadi gugatan.

Menurut Tri Margoyuwono seharusnya masyarakat mensertifikatkan tanah wakaf dahulu sebelum membuat akte ikrar wakaf karena berdasarkan undang-undang wakaf, tanah yang diwakafkan harus merupakan hak milik.

Diungkapkannya, kesadaran masyarakat Kabupaten Rembang akan sertifikat tanah sudah mulai tinggi terbukti dalam satu bulan tanggungan sertifikat yang ada di BPN mencapai 400 sertifikat, sedangkan jual beli tanah untuk tahun 2013 sampai tanggal 23 september mencapai Rp 73 miliar.

“Penerbitan sertifikat hak atas tanah di Rembang sejak tahun 1960 s/d 2013 baru mencapai 37,88% tatau 138.474 bidang dari 365.502 bidang tanah se- Kabupaten Rembang,” tandasnya.

Dikatakannya, banyak kendala dalam menerbitkan sertifikat termasuk terbatasnya jumlah personel di BPN Rembang seperti petugas ukur, BPN Rembang hanya memiliki dua orang.*

Sumber : www.rembangkab.go.id

Ukuran Font  
Sudah ada aturan dimana untuk pembelian tanah diatas satu hektar harus bekerjasama dengan BPN, BPN juga memberikan pertimbangan jika terjadi permasalahan.
Cetak

No Image Ali Mukhni Ajak Masyarakat Saksikan Sepak Bola HPNLaga final sepakbola Hari Pers Nasional (HPN) Sumbar yang mempertemukan tuan rumah Padang Pariaman Plus (PWI Padang Pariaman dan Padang) melawan tim PWI Sawahlunto, Sijunjung dan Dharmasraya (SSD) yang sejatinya digelar Sabtu (22/11) ini terpaksa ditunda pada hari yang sama pekan depan (29/11).

No Image Kantor Pelayanan Perizinan Mengurus 126 Jenis IzinKantor Pelayanan Perizinan Terpadu dan Penanaman Modal (KP2TPM) Kota Pariaman semula hanya mengurus 8 jenis perizinan. ejak tahun 2014 dilimpahkan sebanyak 126 jenis perizinan.

No Image Mukhlis Rahman : Didikan Subuh Bentuk Pendidikan KeagamaanSebanyak 970 santriwan/santriwati utusan dari 97 MDA se Kota Pariaman dan 465 guru dan pengelola MDA,penuhi halaman Balaikota Pariaman pada acara Apel akbar Didikan Subuh se Kota Pariaman Walikota Pariaman Mukhlis Rahman, Minggu (16/11/2014).

No Image Mukhlis Rahman Sosialisasikan SIP Berbasis GeospasialPemko Pariaman secara berkelanjutan terus berusaha membenahi sistem informasi termasuk data tentang kondisi dan aspek tata ruang Kota Pariaman yang dinyatakan dalam sistem koordinat tertentu sehingga dapat diakses oleh setiap orang yang membutuhkan informasi tentang Kota Pariaman.

Ads