Kamis, 23 Oktober 2014 | 08.33 WIB
Jateng Time
Pemerintahan

Gubernur : Ruas Tol Semarang-Bawen Diharapkan Rampung Sebelum Lebaran

-  |  Semarang | Rabu, 17 April 2013 - 08.03 WIB | Dibaca: 588 kali
IMG-11025
Gubernur Jawa Tengah H.Bibit Waluyo saat meninjau ruas jalan tol Semarang-Bawen. (foto/humas)

GUBERNUR Jawa Tengah H. Bibit Waluyo berharap agar pembangunan jalan tol Semarang-Bawen bisa rampung sebelum lebaran tahun ini, sehingga bisa dipergunakan untuk mengatasi penumpukan arus mudik dan balik pada hari raya Iadul Fitri.

“Hingga kini, kemajuannya luar biasa. Sudah sampai 80 persen,” ungkap Gubernur Jawa Tengah, H Bibit Waluyo, saat meninjau progress pembangunan Jalan Tol Semarang-Solo ruas Ungaran-Bawen, kemarin.

Menurutnya, faktor cuaca masih menjadi kendala paling berat pada pembangunan jalan tol. Curah hujan yang masih cukup tinggi, ditambah dengan tekstur tanah lempung, membuat pekerjaan terganggu. Namun, dia berharap, tiga bulan mendatang sudah musim kemarau. Sehingga, pembangunan jalan tol dapat dikebut, baik siang maupun malam.

“Sehingga, sebelum Lebaran nanti, bisa dimanfaatkan saudara kita yang mudik. Baik pulang ke Jawa Tengah, atau kembali lagi ke Jakarta. Mudah-mudahan ini dapat dikendalikan dengan baik,” kata Bibit.

Kendati diupayakan penggunaan jalan tol pada Lebaran mendatang, namun setelah itu masih akan dilakukan pekerjaan finishing. Yang penting, sekarang ini intensitas pekerjaan jalan tol ruas Ungaran-Bawen, terus ditingkatkan, demi memberikan pelayanan yang terbaik bagi masyarakat.

Gubernur juga terus meminta dukungan terhadap pelaksanaan pembangunan jalan tol ruas Bawen-Solo, yang sekarang ini masih dalam proses pembebasan lahan. Sehingga, proses ganti untuk dapat segera selesai, dan dilanjutkan dengan pembangunan konstruksi jalan tol. Apalagi, anggaran untuk pembangunan jalan tol sudah tersedia.

Bagaimana pun, keberadaan jalan tol Semarang-Solo, menjadi pondasi pertumbuhan perekonomian Jawa Tengah. Dia juga menyampaikan terima kasih, atas partisipasi masyarakat, khususnya mereka yang lahannya terkena proyek pembangunan jalan tol. Sebab, mereka memiliki andil besar untuk memajukan dan menyejahterakan masyarakat Jawa Tengah.

“Ayo kita bareng-bareng mikir ini ben selak dadi. Kalau ini jadi, pertumbuhan ekonomi kita ini cepatnya bukan main. Arus barang, orang, cepat, hemat waktu, hemat biaya. Sehingga, pertumbuhan terdukung dengan baik. Percaya. Saya mohon doa restunya njenengan semua. Dan bagi saudaraku yang terkena penggunaan fasilitas publik jalan tol ini, saya matur nuwun. Monggo sareng-sareng kita kerjakan bersama-sama,” tutur Bibit.

Untuk pembangunan jalan tol ruas Bawen-Solo sepanjang 49,8 kilometer, akan dilakukan percepatan dari semua sisi. Mulai barat, timur, maupun tengah. Pekerjaannya diserahkan kepada sembilan kontraktor, masing-masing kontraktor mengerjakan sekitar lima kilometer jalan secara simultan.

“Kuncinya ada pada ganti untung. Nah, kalau ganti untung oke, mudah-mudahan sampai April ini selesai semua, insyaAllah 2014 jadi. Tapi kalau ini mundur lagi, ya ada pemunduran. Variabelnya di sana. Sekali lagi, ayo kita bareng-bareng kerjakan, karena ini tugas dari kita untuk kita, masyarakat Jawa Tengah,” tegas dia.

Komisaris Trans Marga Jateng, Danang Atmodjo, menambahkan, sekarang ini proses pengukuran lahan untuk jalan tol ruas Bawen-Solo sudah selesai dikerjakan. Bahkan, minggu ini akan dimulai pembayaran sembilan bidang lahan di Kabupaten Boyolali. Pembayaran tersebut diharapkan menjadi rintisan untuk mempercepat selesainya proses ganti untung.*

Sumber : www.jatengprov.go.id*

Ukuran Font  
Gubernur Jawa Tengah H. Bibit Waluyo berharap agar pembangunan jalan tol Semarang-Bawen bisa rampung sebelum lebaran tahun ini.
Cetak

No Image Gerah Dengan Ulah Korupsi, KRPK Gelar Demonstrasi di BlitarGerah dengan ulah dugaan korupsi akhirnya warga Blitar, jawa Timur mendatangi kantor Kejaksaan negeri Blitar. para penbdemo menuntut agar pihak Kejaksaan mengusut tuntas kasus dugaan korupsi yang ada di Kota Blitar.

No Image Paket Acara Khusus Budaya Jateng Digelar di TMIIPaket Acara Khusus budaya yang di gelar di Taman Mini Indonesia Indah merupakan kegiatan Promosi Seni Budaya, Pariwisata, Investasi serta segala potensi unggulan dari daerah Kabupaten / Kota.

No Image Walikota Semarang Fokuskan Perbaikan Infrastruktur Wilayah PerbatasanTidak hanya pusat kota saja yang menjadi perhatian Pemkot Semarang, tetapi wilayah-wilayah perbatasan juga harus dilakukan pembenahan terutama dalam hal perbaikan infrastruktur.

No Image Frekuensi Pemakaian Bahasa Jawa Semakin MenurunFrekuensi pemakaian Bahasa Jawa disadari atau tidak kini semakin turun. Salah satu penyebabnya adalah adanya kecenderungan menggunakan Bahasa Indonesia di tingkat keluarga.

Ads