Rabu, 29 Juli 2015 | 22.49 WIB
Jateng Time

Komisi D DPRD Kab.Kediri Kunker ke Kabupaten Semarang

Rofiq/Imam  |  Ungaran | Kamis, 11 April 2013 - 17.53 WIB | Dibaca: 486 kali
IMG-10834
Komisi D DPRD Kabupaten Kediri tengah diterima pemkab Semarang.

UNGARAN< JATENG TIME - Komisi D DPRD Kabupaten Kediri melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Semarang untuk menimba ilmu tentang pengelolaan zakat oleh BAZIS terutama peraturan-peraturan yang berkenaan dengan pengelolaan zakat.

Tamu-tamu dari Kediri ini diterima di Aula DPPKAD Kab Semarang, Kamis(11/4) siang oleh Kepala DPPKAD, Abdullah Masykur, Kabag Kesra H. Partono, Kabag Hukum Jati Tri M, Kemenag Kabupaten Semarang Ahmad Mujahidin serta Staff BAZIS, Asrofik.

Dalam sambutan Bupati Semarang yang disampaikan oleh Kepala DPPKAD Kab Semarang Drs. H. Masykur Abdullah, MM bahwa pengelolaan BAZIS Kabupaten Semarang berdasarkan UU No 38 Tahun 1999 dan dibreakdown dalam bentuk Perda No 4 Tahun 2008 tentang pengelolaan zakat infaq dan shadaqah.

“Untuk pelaksanaannya ditindaklanjuti dengan tiga peraturan bupati. Perda tentang zakat Kabupaten Semarang berasal dari pemerintah, tentu ini berbeda dengan raperda usul prakarsa yang diusung oleh rekan-rekan anggota DPRD Kediri, namun substansinya sama.” ungkapnya.

Kabag Humas Partono menjelaskan bahwa penyusunan perda tentang zakat ini juga melalui beberapa tahapan kegiatan diantaranya diskusi dan pendapat dari para ahli termasuk para kyai, dosen dan LSM. “Disamping itu juga dengan studi banding, publick hearing dan dilengkapi naskah akademik,” jelasnya.

Dalam sambutannya Ketua Komisi D DPRD Kabupaten Kediri mengatakan bahwa kunjungan kerja bertujuan untuk belajar dan mendapatkan masukan mengenai regulasi pengelolaan zakat yang dikelola oleh BAZIS. “Zakat merupakan harta karun yang terpendam perlu untuk dieksplorasikan dan dimanfaatkan untuk kesejahteraan masyarakat,” imbuhnya.

Rombongan anggota DPRD ini banyak menyoal tentang bagaimana pengelolaan zakat ini, mulai dari metode pengumpulan dan pendistribusian, sosialisasi, bagamana jalinan dengan LAZ serta cara membangun kredibilitas lembaga itu sendiri, sebagaimana pertanyaan yang dilontarkan Nur Wahid (PKB), Dina (PKS)dan Bima Husada (PDIP).

Dalam pertemuan itu disampaikan pula gambaran program kerja BAZIS, seperti Layanan Ambulan Gratis bagi dhu’afa, Pembelajaran Al Qur’an Braille untuk para tuna netra dan pemberdayaan zakat infaq dan shadaqah secara produktif bagi ekonomi lemah. “Memang BAZIS dapat memberikan bantuan kesehatan tidak penuh, tapi juga harus bisa membawa orang lain ikut membantu, seperti membantu operasi kelainan kelamin bagi paien Rustadi, warga Kecamatan Kaliwungu, baru-baru ini.” kata Asrofik, Staff BAZIS.**

Ukuran Font  
Komisi D DPRD Kabupaten Kediri melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Semarang untuk menimba ilmu tentang pengelolaan zakat oleh BAZIS terutama peraturan-peraturan yang berkenaan dengan pengelolaan zakat.
Cetak

No Image HALAL BI HALAL KELUARGA BESAR DPUPPE DEMAK PENUH KEKELUARGAANBertempat di halaman pakir kantor DPUPPE ( Dinas Pekerjaan Umum Pemukiman Pertambangan dan Energi ) Kabupaten Demak, Rabu ( 29? 7/ 2015 ) dilangsungkan acara rutin tahunan pasca Hari Raya Idil Fitri

No Image PASANGAN NATSIR-JOOS GAGAL DI JEGALPasangan HM. NATSIR, S.Ag.,M.M.,M.Pd dan Drs JOKO SUTANTO hari ini Selasa ( 28/ 7/ 2015 ) secara resmi mendaftar di KPUD Demak

No Image SISI KELAM SANG JAGAL WONOWOSO DEMAK,SUPRIYADI DI MATA KELUARGANYATerlahir dari pasangan jawa sunda, supriyadi ( sang jagal wonowoso Demak ) adalah anak nomer 3 dari 4 bersaudara.

No Image PEMUDA STRES BACOK 3 ANAK PENONTON BARONGAN DI DEMAKPeristiwa tragis dan memilukan ketika 3 anak di bacok pemuda stres terjadi siang tadi Minggu ( 26/ 7/ 2015 ) sekitar jam 09.30. Wib di Desa Wonowoso Rt 2/ II Kecamatan Karang Tengah Kabupaten Demak

Ads