Minggu, 1 Februari 2015 | 12.35 WIB
Jateng Time

Komisi D DPRD Kab.Kediri Kunker ke Kabupaten Semarang

Rofiq/Imam  |  Ungaran | Kamis, 11 April 2013 - 17.53 WIB | Dibaca: 414 kali
IMG-10834
Komisi D DPRD Kabupaten Kediri tengah diterima pemkab Semarang.

UNGARAN< JATENG TIME - Komisi D DPRD Kabupaten Kediri melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Semarang untuk menimba ilmu tentang pengelolaan zakat oleh BAZIS terutama peraturan-peraturan yang berkenaan dengan pengelolaan zakat.

Tamu-tamu dari Kediri ini diterima di Aula DPPKAD Kab Semarang, Kamis(11/4) siang oleh Kepala DPPKAD, Abdullah Masykur, Kabag Kesra H. Partono, Kabag Hukum Jati Tri M, Kemenag Kabupaten Semarang Ahmad Mujahidin serta Staff BAZIS, Asrofik.

Dalam sambutan Bupati Semarang yang disampaikan oleh Kepala DPPKAD Kab Semarang Drs. H. Masykur Abdullah, MM bahwa pengelolaan BAZIS Kabupaten Semarang berdasarkan UU No 38 Tahun 1999 dan dibreakdown dalam bentuk Perda No 4 Tahun 2008 tentang pengelolaan zakat infaq dan shadaqah.

“Untuk pelaksanaannya ditindaklanjuti dengan tiga peraturan bupati. Perda tentang zakat Kabupaten Semarang berasal dari pemerintah, tentu ini berbeda dengan raperda usul prakarsa yang diusung oleh rekan-rekan anggota DPRD Kediri, namun substansinya sama.” ungkapnya.

Kabag Humas Partono menjelaskan bahwa penyusunan perda tentang zakat ini juga melalui beberapa tahapan kegiatan diantaranya diskusi dan pendapat dari para ahli termasuk para kyai, dosen dan LSM. “Disamping itu juga dengan studi banding, publick hearing dan dilengkapi naskah akademik,” jelasnya.

Dalam sambutannya Ketua Komisi D DPRD Kabupaten Kediri mengatakan bahwa kunjungan kerja bertujuan untuk belajar dan mendapatkan masukan mengenai regulasi pengelolaan zakat yang dikelola oleh BAZIS. “Zakat merupakan harta karun yang terpendam perlu untuk dieksplorasikan dan dimanfaatkan untuk kesejahteraan masyarakat,” imbuhnya.

Rombongan anggota DPRD ini banyak menyoal tentang bagaimana pengelolaan zakat ini, mulai dari metode pengumpulan dan pendistribusian, sosialisasi, bagamana jalinan dengan LAZ serta cara membangun kredibilitas lembaga itu sendiri, sebagaimana pertanyaan yang dilontarkan Nur Wahid (PKB), Dina (PKS)dan Bima Husada (PDIP).

Dalam pertemuan itu disampaikan pula gambaran program kerja BAZIS, seperti Layanan Ambulan Gratis bagi dhu’afa, Pembelajaran Al Qur’an Braille untuk para tuna netra dan pemberdayaan zakat infaq dan shadaqah secara produktif bagi ekonomi lemah. “Memang BAZIS dapat memberikan bantuan kesehatan tidak penuh, tapi juga harus bisa membawa orang lain ikut membantu, seperti membantu operasi kelainan kelamin bagi paien Rustadi, warga Kecamatan Kaliwungu, baru-baru ini.” kata Asrofik, Staff BAZIS.**

Ukuran Font  
Komisi D DPRD Kabupaten Kediri melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Semarang untuk menimba ilmu tentang pengelolaan zakat oleh BAZIS terutama peraturan-peraturan yang berkenaan dengan pengelolaan zakat.
Cetak

No Image Penyebaran Dokter Kandungan Tidak MerataPenyebaran dokter spesialis kandungan di Jawa Tengah dinilai Kepala Dinas Kesehatan Jawa Tengah dr Yulianto Prabowo MKes saat ini tidak merata.

No Image Optimalkan Infrastruktur, Sukseskan RPJMD 2013-2018Gubernur Jawa Tengah H Ganjar Pranowo SH MIP meminta segenap SKPD fokus untuk bekerja secara sinergi mengoptimalkan penyerapan anggaran demi merealisasikan RPJMD 2013-2018.

No Image Datuk Azman Minta Tes Urin Pelaku Pembakaran SudirmanKami meminta pihak Polres Karimun untuk memeriksa tes urin terhadap pelaku karena mustahil kalau pikiran waras, bisa melakukan hal yang sadis itu

No Image Kapolda Sumbar Hari Ini ke Padang PariamanKepala Bagiah Humas Pemkab Kabupaten Padang Pariaman, Hendra Aswara, di dalam siaran persnya, mengatakan Rabu (28/1/2015) pagi ini, Kapolda Sumatera Barat dan Kapaolres Padang Pariaman, berkunjung ke ibu Kabupaten Padang Pariaman-Parit Malintang.

Ads