Selasa, 7 Juli 2015 | 20.18 WIB
Jateng Time

Tanggul Jebol, 1970 KK di Tiga Kabupaten, Jateng Mengungsi

Sarbini  |  Semarang | Sabtu, 13 April 2013 - 12.31 WIB | Dibaca: 684 kali
IMG-10887
Ilustrasi

SEMARANG – Hingga siang ini, sedikitnya 1500 Kepala Keluarga (KK) lima desa di kabupten Demak, Jawa Tengah masih mengungsi akibat tempat tinggal mereka tergenang air yang diakibatkan jebolnya tanggul Sungai Wulan sejak beberapa hari lalu.

Kelima desa yang masih terendam banjir itu adalah des Jleper, Pecuk, Ngelo Kulon, Mijen, Bengkal, dan Mijen. Hal itu dibenarkan oleh salahs eorang warga bernama Agustiyono. Menurutnya hingga kini warga masih mengungsi.

Meluapnya sungai wulan diakibatkan oleh jebolnya tanggul sehingga tidak bisa menampung derasnya air dari bendung Klambu di Grobogan. Bahkan menurut perhitungan Dinas Pengelolaan Sumber Daya Air (PSDA) Jateng, debit air Bendung Klambu mencapai titik 400 meter kubik per detik.

Lokasi banjir berada di sebelah utara Demak, berbatasan dengan Jepara. Selain Demak dan Jepara, Kudus juga terkena dampak banjir. Saat ini sebahagian warga diungsikan ke Stadion Welahan, Jepara.

Berdasarkan data yang diperoleh, sedikitnya 1970 kk di tiga daerah seperti Demak, Kudus dan Jepara masih mengungsi dengan rincian 1500 kk dari Demak, 400 kk dari Jepara dan 70 KK dari Kudus.

Ukuran Font  
Hingga siang ini, sedikitnya 1500 Kepala Keluarga (KK) lima desa di kabupten Demak, Jawa Tengah masih mengungsi akibat tempat tinggal mereka tergenang air yang diakibatkan jebolnya tanggul Sungai Wulan sejak beberapa hari lalu.
Cetak

POLRES DEMAK MENGADAKAN LOMBA SISKAMLING POLRES DEMAK MENGADAKAN LOMBA SISKAMLINGDemak,. Lomba ini dimaksutkan untuk menumbuh kembangkan lagi siskamling di desa desa yang sekarang mulai dirasakan berkurang atau dapat dikatakan mulai tidak ada. putaran pertama penilaian oleh tim yang dipimpin AKP Sutomo berlokasi di desa Medini yang mewakili kecamatan Gajah kabupaten Demak pada hari selasa, 19/05/2015. Tim penilai tiba di desa Medini pukul 21.wib disambut [...]

No Image Selama Setahun, LGN-OTA Santuni 854 Anak Asuh-Selama tahun 2014, Lembaga Gerakan Nasional Orang Tua Asuh (LGN-OTA) Kabupaten Jepara berhasil memberikan bantuan kepada 854 anak asuh dan 25 siswa terancam putus sekolah.

No Image Mutiara Karangbolong Ditampilkan di TMII – JakartaRatusan pengunjung memadati Anjungan Jawa Tengah TMII Jakarta, Minggu (22/3).

No Image Penurunan Nikah Dini Terganjal UU PernikahanPernikahan dini merupakan salah satu pemicu tingginya angka kematian ibu melahirkan (AKI) di Jawa Tengah

Ads