Sabtu, 25 Oktober 2014 | 03.27 WIB
Jateng Time

Tanggul Jebol, 1970 KK di Tiga Kabupaten, Jateng Mengungsi

Sarbini  |  Semarang | Sabtu, 13 April 2013 - 12.31 WIB | Dibaca: 539 kali
IMG-10887
Ilustrasi

SEMARANG – Hingga siang ini, sedikitnya 1500 Kepala Keluarga (KK) lima desa di kabupten Demak, Jawa Tengah masih mengungsi akibat tempat tinggal mereka tergenang air yang diakibatkan jebolnya tanggul Sungai Wulan sejak beberapa hari lalu.

Kelima desa yang masih terendam banjir itu adalah des Jleper, Pecuk, Ngelo Kulon, Mijen, Bengkal, dan Mijen. Hal itu dibenarkan oleh salahs eorang warga bernama Agustiyono. Menurutnya hingga kini warga masih mengungsi.

Meluapnya sungai wulan diakibatkan oleh jebolnya tanggul sehingga tidak bisa menampung derasnya air dari bendung Klambu di Grobogan. Bahkan menurut perhitungan Dinas Pengelolaan Sumber Daya Air (PSDA) Jateng, debit air Bendung Klambu mencapai titik 400 meter kubik per detik.

Lokasi banjir berada di sebelah utara Demak, berbatasan dengan Jepara. Selain Demak dan Jepara, Kudus juga terkena dampak banjir. Saat ini sebahagian warga diungsikan ke Stadion Welahan, Jepara.

Berdasarkan data yang diperoleh, sedikitnya 1970 kk di tiga daerah seperti Demak, Kudus dan Jepara masih mengungsi dengan rincian 1500 kk dari Demak, 400 kk dari Jepara dan 70 KK dari Kudus.

Ukuran Font  
Hingga siang ini, sedikitnya 1500 Kepala Keluarga (KK) lima desa di kabupten Demak, Jawa Tengah masih mengungsi akibat tempat tinggal mereka tergenang air yang diakibatkan jebolnya tanggul Sungai Wulan sejak beberapa hari lalu.
Cetak

No Image Gerah Dengan Ulah Korupsi, KRPK Gelar Demonstrasi di BlitarGerah dengan ulah dugaan korupsi akhirnya warga Blitar, jawa Timur mendatangi kantor Kejaksaan negeri Blitar. para penbdemo menuntut agar pihak Kejaksaan mengusut tuntas kasus dugaan korupsi yang ada di Kota Blitar.

No Image Paket Acara Khusus Budaya Jateng Digelar di TMIIPaket Acara Khusus budaya yang di gelar di Taman Mini Indonesia Indah merupakan kegiatan Promosi Seni Budaya, Pariwisata, Investasi serta segala potensi unggulan dari daerah Kabupaten / Kota.

No Image Walikota Semarang Fokuskan Perbaikan Infrastruktur Wilayah PerbatasanTidak hanya pusat kota saja yang menjadi perhatian Pemkot Semarang, tetapi wilayah-wilayah perbatasan juga harus dilakukan pembenahan terutama dalam hal perbaikan infrastruktur.

No Image Frekuensi Pemakaian Bahasa Jawa Semakin MenurunFrekuensi pemakaian Bahasa Jawa disadari atau tidak kini semakin turun. Salah satu penyebabnya adalah adanya kecenderungan menggunakan Bahasa Indonesia di tingkat keluarga.

Ads