Senin, 27 April 2015 | 08.44 WIB
Jateng Time

Tanggul Jebol, 1970 KK di Tiga Kabupaten, Jateng Mengungsi

Sarbini  |  Semarang | Sabtu, 13 April 2013 - 12.31 WIB | Dibaca: 657 kali
IMG-10887
Ilustrasi

SEMARANG – Hingga siang ini, sedikitnya 1500 Kepala Keluarga (KK) lima desa di kabupten Demak, Jawa Tengah masih mengungsi akibat tempat tinggal mereka tergenang air yang diakibatkan jebolnya tanggul Sungai Wulan sejak beberapa hari lalu.

Kelima desa yang masih terendam banjir itu adalah des Jleper, Pecuk, Ngelo Kulon, Mijen, Bengkal, dan Mijen. Hal itu dibenarkan oleh salahs eorang warga bernama Agustiyono. Menurutnya hingga kini warga masih mengungsi.

Meluapnya sungai wulan diakibatkan oleh jebolnya tanggul sehingga tidak bisa menampung derasnya air dari bendung Klambu di Grobogan. Bahkan menurut perhitungan Dinas Pengelolaan Sumber Daya Air (PSDA) Jateng, debit air Bendung Klambu mencapai titik 400 meter kubik per detik.

Lokasi banjir berada di sebelah utara Demak, berbatasan dengan Jepara. Selain Demak dan Jepara, Kudus juga terkena dampak banjir. Saat ini sebahagian warga diungsikan ke Stadion Welahan, Jepara.

Berdasarkan data yang diperoleh, sedikitnya 1970 kk di tiga daerah seperti Demak, Kudus dan Jepara masih mengungsi dengan rincian 1500 kk dari Demak, 400 kk dari Jepara dan 70 KK dari Kudus.

Ukuran Font  
Hingga siang ini, sedikitnya 1500 Kepala Keluarga (KK) lima desa di kabupten Demak, Jawa Tengah masih mengungsi akibat tempat tinggal mereka tergenang air yang diakibatkan jebolnya tanggul Sungai Wulan sejak beberapa hari lalu.
Cetak

No Image Kapolres Demak Serahkan Kunci Rumah Korban KeebakaranBantuan ini tidak seberapa dan jauh dari cukup untuk kebutuhan korban, namun kami tetap peduli akan nasib yang dialami korban.

No Image Beri Rasa Aman, Polres Lakukan Razia RutinTempat razia ini kami usahakan selalu berpindah tempat, serta serentak di sejumlah wilayah polsek di Demak dengan waktu dan tempat yang berbeda.

No Image Wartawan Temukan Potongan Tangan Korban KebakaranKebakaran yang mengharukan yang di alami keluarga Agung Sumantri warga Desa Botosengon,Kecamatan Dempet,Kabupaten Demak harus kehilangan ke tiga buah hatinya yang masih balita yakni Fadli (10) Shinta (8) dan Juwita (3).

No Image Istri Kapolres Demak Datangi Bekas Rumah Korban KebakaranSetelah memberikan bantuan kepada korban kebakaran, Agung Sumantri yang mengakibatkan korban harus kehilangan tiga anak sekaligus, istri Kapolres Demak dan rombongan berkenan melihat langsung lokasi rumah korban yang kebakaran.

Ads