Rabu, 20 Agustus 2014 | 19.39 WIB
Jateng Time

Tanggul Jebol, 1970 KK di Tiga Kabupaten, Jateng Mengungsi

Sarbini  |  Semarang | Sabtu, 13 April 2013 - 12.31 WIB | Dibaca: 496 kali
IMG-10887
Ilustrasi

SEMARANG – Hingga siang ini, sedikitnya 1500 Kepala Keluarga (KK) lima desa di kabupten Demak, Jawa Tengah masih mengungsi akibat tempat tinggal mereka tergenang air yang diakibatkan jebolnya tanggul Sungai Wulan sejak beberapa hari lalu.

Kelima desa yang masih terendam banjir itu adalah des Jleper, Pecuk, Ngelo Kulon, Mijen, Bengkal, dan Mijen. Hal itu dibenarkan oleh salahs eorang warga bernama Agustiyono. Menurutnya hingga kini warga masih mengungsi.

Meluapnya sungai wulan diakibatkan oleh jebolnya tanggul sehingga tidak bisa menampung derasnya air dari bendung Klambu di Grobogan. Bahkan menurut perhitungan Dinas Pengelolaan Sumber Daya Air (PSDA) Jateng, debit air Bendung Klambu mencapai titik 400 meter kubik per detik.

Lokasi banjir berada di sebelah utara Demak, berbatasan dengan Jepara. Selain Demak dan Jepara, Kudus juga terkena dampak banjir. Saat ini sebahagian warga diungsikan ke Stadion Welahan, Jepara.

Berdasarkan data yang diperoleh, sedikitnya 1970 kk di tiga daerah seperti Demak, Kudus dan Jepara masih mengungsi dengan rincian 1500 kk dari Demak, 400 kk dari Jepara dan 70 KK dari Kudus.

Ukuran Font  
Hingga siang ini, sedikitnya 1500 Kepala Keluarga (KK) lima desa di kabupten Demak, Jawa Tengah masih mengungsi akibat tempat tinggal mereka tergenang air yang diakibatkan jebolnya tanggul Sungai Wulan sejak beberapa hari lalu.
Cetak

No Image Wagub Jateng: Jangan Berkarya Hanya Untuk Diri SendiriTiga aspek ini harus kita dorong terus menerus agar bisa memaknai kemerdekaan Indonesia dengan benar dan baik.

No Image Bupati Semarang Sidak Uji Fisik Ranmor AngkutanGuna mengetahui dan mencegah kemungkinan praktik pungutan liar (pungli), Bupati Semarang H Mundjirin melakukan inspeksi mendadak (sidak) di tempat uji fisik (kir).

No Image Kodam Jaya Gelar Upacara Peringatan HUT kemerdekaan RI ke 69Upacara ini, juga sebagai bentuk penghormatan sekaligus penghargaan kita kepada para pahlawan, pejuang dan pendiri Republik Indonesia yang telah memberikan segalanya bagi nusa dan bangsa “.

No Image Kodam Jaya Lakukan Pergeseran PejabatHanya karena limpahan kasih dan karunia-Nya, hari ini kita masih dapat melanjutkan rangkaian kegiatan sertijab para pejabat dengan melaksanakan acara Ramah Tamah, dalam suasana kebersamaan dan penuh kebahagiaan.

Ads