Selasa, 4 Agustus 2015 | 14.21 WIB
Jateng Time

Di Banyumas, Penderita HIV/AIDS Usia Produktif Alami Peningkatan

Banyumas | Minggu, 1 September 2013 - 16.45 WIB | Dibaca: 480 kali
IMG-14729

PURWOKERTO – Dinas Kesehatan (Dinkes)Kabupaten Banyumas mengidentifikasi penderita HIV/AIDS usia produktif antara 15 hingga 24 tahun terus meningkat.

Pada tahun 2012 lalu, 13,3 persen dari total penderita HIV/AIDS merupakan merupakan usia produktif. Sementara, hingga semester awal tahun ini jumlahnya telah mencapai 9,8 persen.

Kasi Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan (Dikes) Kabupaten Banyumas R Dian Andiyono LS SKM MM, mengatakan tidak sedikit anak-anak usia di bawah 15 tahun yang terjangkit virus tersebut. Menurut data di Dinkes Banyumas pada tahun 2012 lalu jumlahnya sekitar 7,2 persen. Sementara hingga semester awal tahun ini jumlahnya telah mencapai 4,5 persen.

Sebagain besar, menurutnya, penderita HIV/AIDS berumur antara usia 35 hingga 44 tahun. Hingga semster awal tahun 2013 jumlahnya 28,3 persen dari total penderita. “Sisanya merupakan usia di atas 45 tahun. Jumlahnya sekitar 9,8 persen,” katanya, Minggu (1/9).

Untuk menanggulangi penyebaran penyakit tersebut di kalangan usia produktif, Dinkes Banyumas melakukan sosialisasi bahaya penyakit tersebut ke sekolah-sekolah. “Seksi promosi kesehatan sudah berkeliling sekolah untuk mengedukasi anak-anak agar terhindar dari HIV,” jelasnya.

Menurutnya, sosialisasi tersebut penting bagi usia produktif. Pasalnya, tidak sedikit usia produktif yang tidak mengetahui cara penyebaran serta bahaya virus tersebut.

Lebih jauh dia mengatakan, pihaknya mendorong Dinas Pendidikan untuk turut aktif menyosialisasikan HIV/AIDS di lingkungan sekolah. Bahkan, akan lebih mengena apabila pengetahuan mengenai HIV/AIDS masuk dalam pelajaran di sekolah.

Dinas Pendidikan, menurutnya, memiliki posisi strategis karena langsung dengan anak-anak melalui pendidikan di sekolah. “Saya rasa Dinas Pendidikan bisa lebih mengedukasi anak-anak sekolah agar terhindar dari HIV lewat pelajaran di sekolah,” ujarnya.**

Sumber: Suara Merdeka/cnr

Ukuran Font  
Dinas Kesehatan (Dinkes)Kabupaten Banyumas mengidentifikasi penderita HIV/AIDS usia produktif antara 15 hingga 24 tahun terus meningkat.
Cetak

No Image SEJARAHE AKSARA JAWIWonten ing buku HA NA CA RA KA ( ingkang dipun serat bapak Slamet Riyadi) babaripun Yayasan Pustaka Nusantara Yogyakarta

No Image WARGA KELILING CARI SUMBANGAN PEDAGANG PASAR HISTERISBuntut dari kasus pembantaian sadis di desa Wonowoso Demak, membuat puluhan warga desa ini yang di pimpin kepala desa Nur Ahmad berinisiatif mencari sumbangan suka rela bagi 3 korban pembantaian

No Image WAHATIK,TKW ASAL DEMAK 2 TAHUN KERJA DI MALAYSIA TIDAK BISA PULANG KARENA PASPOR DI TAHAN AGEN NAKALPasangan Tamsir ( 57 ) dan istrinya Aslihah ( 55 ) warga Desa Kedung Mutih Rt 2/ 2 kecamatan wedung kabupaten Demak selama dua ( 2 ) tahun ini berharap cemas

No Image KOMUNITAS FACEBOOK WARGA DEMAK ( WD ) BANTU KORBAN PEMBANTAIANMendengar satu lagi korban pembantaian sadis wonowoso Demak membuat komunitas facebook warga Demak bergerak hatinya untuk ikut membantu meringankan beban bagi keluarga korban. komunitas yang di kenal dengan sebutan WD

Ads