Kamis, 27 November 2014 | 05.49 WIB
Jateng Time

Di Banyumas, Penderita HIV/AIDS Usia Produktif Alami Peningkatan

Banyumas | Minggu, 1 September 2013 - 16.45 WIB | Dibaca: 379 kali
IMG-14729

PURWOKERTO – Dinas Kesehatan (Dinkes)Kabupaten Banyumas mengidentifikasi penderita HIV/AIDS usia produktif antara 15 hingga 24 tahun terus meningkat.

Pada tahun 2012 lalu, 13,3 persen dari total penderita HIV/AIDS merupakan merupakan usia produktif. Sementara, hingga semester awal tahun ini jumlahnya telah mencapai 9,8 persen.

Kasi Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan (Dikes) Kabupaten Banyumas R Dian Andiyono LS SKM MM, mengatakan tidak sedikit anak-anak usia di bawah 15 tahun yang terjangkit virus tersebut. Menurut data di Dinkes Banyumas pada tahun 2012 lalu jumlahnya sekitar 7,2 persen. Sementara hingga semester awal tahun ini jumlahnya telah mencapai 4,5 persen.

Sebagain besar, menurutnya, penderita HIV/AIDS berumur antara usia 35 hingga 44 tahun. Hingga semster awal tahun 2013 jumlahnya 28,3 persen dari total penderita. “Sisanya merupakan usia di atas 45 tahun. Jumlahnya sekitar 9,8 persen,” katanya, Minggu (1/9).

Untuk menanggulangi penyebaran penyakit tersebut di kalangan usia produktif, Dinkes Banyumas melakukan sosialisasi bahaya penyakit tersebut ke sekolah-sekolah. “Seksi promosi kesehatan sudah berkeliling sekolah untuk mengedukasi anak-anak agar terhindar dari HIV,” jelasnya.

Menurutnya, sosialisasi tersebut penting bagi usia produktif. Pasalnya, tidak sedikit usia produktif yang tidak mengetahui cara penyebaran serta bahaya virus tersebut.

Lebih jauh dia mengatakan, pihaknya mendorong Dinas Pendidikan untuk turut aktif menyosialisasikan HIV/AIDS di lingkungan sekolah. Bahkan, akan lebih mengena apabila pengetahuan mengenai HIV/AIDS masuk dalam pelajaran di sekolah.

Dinas Pendidikan, menurutnya, memiliki posisi strategis karena langsung dengan anak-anak melalui pendidikan di sekolah. “Saya rasa Dinas Pendidikan bisa lebih mengedukasi anak-anak sekolah agar terhindar dari HIV lewat pelajaran di sekolah,” ujarnya.**

Sumber: Suara Merdeka/cnr

Ukuran Font  
Dinas Kesehatan (Dinkes)Kabupaten Banyumas mengidentifikasi penderita HIV/AIDS usia produktif antara 15 hingga 24 tahun terus meningkat.
Cetak

No Image Armen : Masyarakat Harus Mengenal Adat Istiadat DaerahnyaSekretaris Daerah Kota Pariaman, Armen, menghimbau Masyarakat untuk memahami budaya dan adat istriadat sendiri.

No Image Bupati Ali Mukhni Serahkan Aset ke Kota PariamanDua Kepala Daerah duduk Semeja antara Kota Pariaman dan Kabupaten Padang Pariaman menjadi contoh terbaik dalam serah terima aset daerah.

No Image Tingkir Lor Dikembangkan Jadi Desa WisataWisata itu identik dengan promosi dan biaya promosi itu memang tidak sedikit. Namun begitu, ternyata anggaran promosi pariwisata di Kabupaten/Kota di Jawa Tengah relatif sedikit.

No Image Potensi Ternak Sapi Potong MenjanjikanKetersediaan daging sapi lokal belum mampu memenuhi kebutuhan di dalam negeri, sehingga memacu terjadinya impor daging sapi. Hal ini tentu menjadi tantangan sekaligus peluang untuk mengembangkan usaha peternakan sapi potong di Indonesia.

Ads