Selasa, 23 September 2014 | 21.21 WIB
Jateng Time

Ketua PA : Kabupaten Brebes Bebas Poligami

Humas Brebes  |  Brebes | Selasa, 14 Mei 2013 - 08.05 WIB | Dibaca: 258 kali
IMG-11599
Ketua pengadilan agama (Foto: Humas)

BREBES – Ketua Pengadilan Agama Kabupaten Brebes, Jawa Tengah mengatakan, dari 6.065 perkara yang diterima Pengadilan Agama Kabupaten Brebes, ternyata tidak ada satupun perkara poligami sepanjang tahun 2012 dan 2013. Ini menunjukan Brebes Bebas dari Poligami.

Hal tersebut disampaikan oleh Ketua Pengadilan Agama (PA) Kabupaten Brebes kelas 1-A Drs H Ahmad Munthohar SH MH saat sambutan Launching SMS Gateway, di ruang sidang I belum lama ini.

Munthohar menjelaskan, perkara yang ditangani pada tahun 2012 berjumlah 4.313 perkara. Sisa yang belum diputus 1.061. Sedangkan perkara yang diterima Januari hingga April 2013 sebanyak 1.752. Artinya, perkara yang ditangani tahun 2013 ada 2.813 dan perkara yang diputus 1.784. “Sisa awal Mei 2013, masih ada 1.029 perkara yang belum diputus,” kata Munthohar.

Menurutnya, perkara yang masuk terdiri dari berbagai macam seperti perkara perdata keluarga maupun perkara yang menyangkut harta, waris, gono gini dan sebagainya.

Dari sekian banyak perkara, lanjutnya, mayoritas perkara cerai gugat yang diajukan oleh pihak perempuan dengan perbandingan 7 atau 3 atau sekitar 70 prosen. Untuk bulan Mei 2013 masuk perkara Cerai Gugat sebanyak 72 sedangkan cerai talak hanya 22 perkara. Cerai gugat dilatarbelakangi karena tekanan ekonomi, kurangnya tanggung jawab suami dan rendahnya SDM kedua belah pihak.

Pihaknya tidak menutup mata dengan membludaknya perkara yang masuk. Karena jumlah penduduk di Kabupaten Brebes paling banyak di Jawa Tengah. Untuk mengantisipasi menggunungnya perkara, pihaknya telah melakukan terobosan sistem jemput bola dengan mengadakan sidang keliling seminggu dua kali di Kecamatan Kersana dan Kecamatan Bumiayu. “Pelayanan ini didukung oleh 19 orang hakim,” terangnya.

Yang terbaru, masih kata Ketua PA, untuk memberikan pelayanan yang prima, cepat, transparan dari segi keuangan perkara dan mudah serta biaya ringan diluncurkan sistem SMS lewat handphone dari seluruh wilayah Indonesia.

Dengan mengirim ke nomor 0819 026 90005 masyarakat dapat mengetahui tentang tanggal sidang, kondisi keuangan perkara yang dibayarkannya, kapan diputusnya perkara serta bagi perkara cerai bisa diketahui kapan akta cerai bisa diambil oleh pihak yang berhak. “Hanya berkisar antara 5 sampai 15 detik, SMS sudah bisa terjawab secara otomoatis,” tandasnya.

Masyarakat tidak lagi harus mengeluarkan ongkos untuk datang langsung ke PA hanya sekadar untuk mendapatkan informasi tentang perkara dirinya. Meski demikian, pihak PA masih tetap melakukan pemanggilan secara patut.

Launching dilakukan secara simbolis oleh Bupati Brebes Hj Idza Priyanti SE dengan membuka tirai papan informasi dampingi Ketua Pengadilan Tinggi Agama (PTA) Jawa Tengah Drs H Wildan Suyuti Mustofa SH MH CD.

Bupati menyambut gembira dengan adanya launching karena merupakan bagian dari pelayanan publik dengan memberikan pelayanan informasi secara cepat, tepat dan akurat. Sehingga informasi yang dilayangkan oleh Masyarakat.

Sementara Ketua PTA Jateng Drs H Wildan Suyuti Mustofa SH MH CD turut bergembira atas kreatifitas PA Brebes dalam pelayanan yang prima lewat SMS Gateway. Dan ini merupakan pertama kalinya di Jawa Tengah dan sekaligus di Indonesia. Dengan pelayanan yang lebih cepat, lebih baik menjadi unggulan tersendiri bagi PA Brebes. “Atas kemauan keras dari PA Brebes bisa menjadi kontribusi yang besar pula pada pelayanan masyarakat,” puji Wildan.

Sumber: brebeskab.go.id/wsd/humas

Ukuran Font  
Ketua Pengadilan Agama Kabupaten Brebes, Jawa Tengah mengatakan, dari 6.065 perkara yang diterima Pengadilan Agama Kabupaten Brebes, ternyata tidak ada satupun perkara poligami sepanjang tahun 2012 dan 2013. Ini menunjukan Brebes Bebas dari Poligami.
Cetak

No Image Balai Besar POM Semarang Akan Musnahkan Hasil SitaanBalai Besar Pengawas Obat dan Makanan (POM) Semarang akan memusnahkan produk-produk illegal dan membahayakan yang berhasil disita oleh satgas pemberantasan produk ilegal.

No Image KMP Mendukung atau Menjerumuskan Prabowo ???Padahal jika dilihat dengan seksama, para elit partai koalisi yang NGAKUNYA mendukung & memperjuangkan Prabowo itu, setelah pilpres usai, mereka terus bergerak memecah belah masyarakat dengan memakai nama Prabowo, sebenarnya bukan untuk benar2 mendukung Prabowo.

No Image Wako Pariaman Mukhlis R Launching Bus Sekolah GratisWalikota Pariaman hari ini, Rabu (17/09/2014) melaunching Bus Sekolah Gratis yang sedianya akan digunakan pelajar di Kota Pariaman sebagai sarana transportasi.

No Image Mukhlis Rahman Raih Penghargaan Ketahanan PanganPeringatan Hari Pangan Sedunia (HPS) ke 34 tingkat Provinsi Sumatra Barat yang dilaksanakan di Dinas Pertanian Tanaman Pangan provinsi Sumatra Barat, Kota Pariaman raih prestasi Penghargaan Ketahanan Pangan dari Gubernur Sumatra Barat.

Ads