Selasa, 1 September 2015 | 19.07 WIB
Jateng Time

Tiga Bulan Terakhir, Penanganan Bencana di Brebes Habiskan Rp 2,5 M

Susanty Retno  |  Brebes | Rabu, 10 April 2013 - 09.42 WIB | Dibaca: 525 kali
IMG-10808
Ilustrasi

BREBES, JATENG TIME – Kepala Harian Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Brebes, Jawa Tengah Drs Rais Khana menyatakan rentetan berbagai bencana alam yang terjadi di Brebes selama kurun waktu tiga bulan terakhir tahun 2013 relatif tinggi.

“Pasalnya, sampai dengan sekarang sudah tercatat 16 kejadian bencana mulai dari Januari hingga Maret 2013 yang meliputi tanah longsor, angin lesus dan banjir,” ujar Rais Khana saat dihubungi Rabu (10/4/2013).

Menurut Rais, berdasarkan hasil rentetan bencana alam yang terjadi selama tiga bulan terakhir, pihaknya telah menghabiskan anggaran sebesar Rp 2,5 Milyar dari jumlah anggaran yang disediakan Pemkab Brebes senilai Rp 5 Milyar. “Jadi, dengan adanya itu sisa anggaran yang kita punya tinggal Rp 2,5 Milyar, karena Brebes merupakan daerah paling rawan bencana di Jawa Tengah,”pungkasnya.

Ukuran Font  
Kepala Harian Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Brebes, Jawa Tengah Drs Rais Khana menyatakan rentetan berbagai bencana alam yang terjadi di Brebes selama kurun waktu tiga bulan terakhir tahun 2013 relatif tinggi.
Cetak

No Image DEMI AMANKAN KIRAB PILKADA, MILYARAN DEBU DAN KUMAN MASUK PARU-PARU ANGGOTA POLRES DEMAKUngkapan ini bukan slogan, atau janji kampanye, tetapi kejadian nyata dan tidak banyak pihak yang menyadari atau sekedar peduli

No Image DEKLARASI KIRAB DAMAI PILKADA DEMAK SUKSES, KAPOLRES DEMAK TERSENYUM LEGAMenempati Ruang Sidang Paripuna Gedung DPRD Kabupaten Demak

No Image AKBP. HERU SUTOPO. S,IK : “TAATI PERATURAN PILKADA JUGA TAATI PERATURAN LALU- LINTAS”Hal ini di sampaikan Kapolres Demak AKBP. Heru Sutopo. S,IK ketika memberikan sambutan dalam acara DEKLARASI DAN KIRAB DAMAI

No Image KAPOLDA JATENG “ POLRI DAN KEJAKSAAN UNTUK TIDAK MENCARI-CARI YANG TIDAK PERLU BERKAITAN DENGAN DUGAAN TINDAK PIDANA KORUPSI “Hal ini di tegaskan Kapolda Jawa Tengah IRJEN Pol, Drs. Nur Ali, SH di hadapan seluruh jajaran Muspida,

Ads