GUBERNUR GANJAR “NGAPUSI” WARGA SOAL PABRIK SEMEN REMBANG

Rembang-Carut marut rencana pembuatan pabrik semen PT. Semen Indonesia di kecamatan Gunem, Kawasan Gunung Kendeng, Rembang tetap ditentang warga. Sudah 4 tahun upaya warga menolak pembangunan pabrik semen anak perusahaan Semen Gresik, Persero di tentang warga dengan berbagai cara.

Bahkan aksi penolakan ekstrim pernah di lakukan oleh 9 wanita gunung kendeng tanggal 12-13 april 2016 dengan mengecor kakinya dengan seman di depan Istana Negara dengan harapan petinggi negeri ini mau berempati.

Penolakan keberadaan pabrik semen ini oleh warga sangat beralasan. Menurut warga keberadaan pabrik semen yang akan menambang kapur di kawasan hutan kendeng akan meusak alam. Disekitar gunung kendeng terdapat gua-gua yang didalamnya terdapat kantong-kantong sumber air yang selama ini menjadi sumber air bagi warga.

Usai menggelar ritual budaya tari Gambyong dikawasan hutan pegunungan Kendeng Utara, Rembang, Minggu (17/4/2016) Joko Priatno aktifis JMPPK ( Jaringan Masyarakat Peduli Pegunungan Kendeng ) kepada wartawan mengutuk Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo.

”Ganjar ngapusi, Ganjar gubernur pembohong…mana janjimu mau jadi wasit dalam mediasi pertemuan warga dan pabrik semen sejak 2014 sampai sekarang ndak dilakukan. Katanya punya slogan Mboten ngapusi…? koq nyatane ngapusi kami…” kata Joko kecewa.

Kalau Ganjar mengelak tidak mengakui pernah berjanji siap menjadi wasit…? serang wartawan.

”Kami punya bukti, kami punya rekaman video Ganjar bicara gitu ketika mendatangi warga yang mendirikan tenda penolakan. Ada polisinya juga lho disitu….” Jawab Joko cerdik.

Reaksi warga gunung kendeng kali ini di picu putusan Pengadilan Tata Usaha ( PTUN ) yang mem-vonis gugatan warga atas pabrik Seman Indonesia Kadaluarsa. Dan warga tetap berjuang untuk Peninjauan Kembali ( PK ) atas putusan PTUN Semarang. (jt-kudus)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.