REPUTASI POLISI PEMULUNG BRIPKA SELADI DIPUJI KALAHKAN KAPOLRI

Jt.com.Jakarta-Geger di dunia maya tentang Bripka Seladi, anggota Kepolisian Resor Kota Malang yang diberitakan mencari tambahan penghasilan dengan bekerja sebagai pemulung sampah diluar jam dinasnya serta naik sepeda butut warna putih warisan orang tuanya sebagai sarana transportasi ketika dinas membuat jutaan nitizen dibikin kagum dan rela memberikan pujian.

Bripka Seladi dikenal juga sebagai anggota Polisi yang disiplin dan jujur dalam bekarja, selalu menolak pemberian seseorang ketika dia bekerja sebagai Petugas Penguji SIM walau pemberian tersebut cuma segelas kopi. Seladi selalu menolak halus pemberian itu.

Mengawali karier sebagai anggota Polisi sejak tahun 1978, Seladi sudah menampakan sifat sederhana dan mulia. Seladi tak pernah menggunakan fasilitas Kendaraan Dinas Kepolisian. Ternyata Seladi takut tidak mampu menjaga Amanat Negara kalau menggunakan kendaraan dinas.

Kepada wartawan disela Seladi memilah sampah plastik hasil memulungnya, pria yang sudah lebih dari 38 tahun mengabdi di korps seragam warna coklat ini sempat mengatakan “Dulu sekitar tahun  2009, oleh pimpinan saya pernah dipercaya untuk membawa mobil dinas untuk uji SIM. Tapi saya tolak…saya takut menjaga amanat, lebih baik tidak saya pakai….”kata Seladi.

Kesederhanaan Seladi memang luar biasa, pria 57 tahun ini selama mengabdi sebagai Polisi di Unit Lalu Lintas sejak 2001, sama sekali tak pernah menggunakan fasilitas kendaraan dinas untuk bekerja. Seladi tetap memilih berangkat dinas menggunakan sepeda butut dari rumahnya di Kelurahan Gadang, Kecamatan Sukun, menuju Kantor Samsat Kelurahan Klojen, Kecamatan Klojen, Malang.

Begitu juga ketika Seladi mendapat tugas mengatur ramainya lalu lintas pagi di simpang empat Pasar Blimbing, Seladi tidak malu menaiki sepeda butut kesayanganya. Baginya Polisi jangan malu naik sepeda, justru menjadi sehat.

Meski hanya memiliki gudang pinjaman untuk menampung sampah plastik hasil memulung, Seladi terbukti benar-benar menjaga amanat jabatannya. Seladi tak mau menyalah-gunakan jabatan untuk kepentingan pribadi.

Seladi hanya mempunyai harapan agar anak ke-2 nya yang kini sedang mengikuti Ujian Pendidikan Kepolisian lewat jalur Tamtama Polri lolos dan nantinya menjadi Polisi yang mau membaur dengan rakyat jelata.

Ternyata anak Seladi pun mempunyai semangat yang kuat, walau pernah gagal 2 kali pendaftaran sebelumnya akibat nilai akademis yang tak mencukupi dan tak lulus tes kesehatan, anak Seladi tetap mendaftar lagi.

Agus sutiyono (25) warga kota Malang yang tidak lolos ujian SIM yang diawasi Seladi kepada awak media justru menyatakan “ Pak Suladi adalah Polisi langka, disiplin dan kejujuranya menyamai Jendral Hoegeng, pujian iklas karena kesederhanan dan bersahaja beliau layak diberikan warga pada beliau mengalahkan Kapolri….”

Print Friendly

Categories: _Headline,Berita Terkini,Nasional,Sosial

Leave A Reply

Your email address will not be published.

Website
Download Premium Magento Themes Free | download premium wordpress themes free | giay nam dep | giay luoi nam | giay nam cong so | giay cao got nu | giay the thao nu