PAMERAN BONSAI OASIS DJARUM KUDUS DIBUKA DENGAN JUMLAH 515 BONSAI

oleh

Jatengtime.com-Kudus-Bertempat di Taman Oasis Djarum Kudus berlangsung Pameran Bonsai, Sansivera dan Batu Alam Muria, Kamis (19/4/2018) secara resmi dibuka.

Pameran yang diprakarsai PT Djarum Kudus bekerjasama dengan PPBI ( Perkumpulan Penggemar Bonsai Indonesia ) Cabang Kudus yang akan berlangsung mulai tanggal 19-22 april 2018 diikuti oleh 515 Bonsai dari Kabupaten Semarang, Kudus, Pati, Jepara, Demak, Batang dan Magelang.

Kusus tanggal 21 April 2018 mulai pukul 18.00-20.00 WIB pameran akan ditutup sementara untuk umum dikarenakan menjadi puncak acara potong tumpeng dalam rangka memperingati HUT PT Djarum ke-67 yang diikuti oleh Dewan Redaksi dan Staff serta tamu undangan.

Selain pameran bonsai yang bersifat eksebisi ini yang juga akan dimeriahkan jalan sehat dari kantor pusat Djarum jalan Jenderal A. Yani Kudus ke Taman Oasis desa Gondangmanis sambil memunguti sampah juga ditampilkan 25 buah batu alam yang unik dari berbagai daerah serta 150 batang Sansevera dari berbagai psesies.

Ketua panitia Daniel Istanto atas nama Dirut PT Djarum Kudus, Tomas Budi Santoso kepada Pemimpin Redaksi media online Jatengtime.com yang kebetulan malam ini ( Kamis, 19/4/2018 ) menyempatkan diri berkunjung kepameran menyatakan bahwa pihak PT Djarum sengaja mengandeng pihak penggemar bonsai untuk mengadakan pameran dalam rangka HUT PT Djarum ke 67 untuk bersama-sama mengenalkan alam Indonesia kepada seluruh lapisan masyarakat sekaligus mengajak untuk melindungi alam kususnya tanaman dan bebatuan.

“ Atas nama Dirut PT Djarum Kudus, saya selaku ketua panitia pertama-tama mengucapkan terimakasih kepada rekan rekan penggemar bonsai yang telah sudi mengirimkan bonsai-bonsai terbaiknya dalam pameran ini. Ini adalah suatu wujud kerjasama yang sangat membanggakan semua pihak. Namun demikian kami seluruh panitia dengan segala hormat menyadari tak ada gading yang tak retak, masih banyak kekurangan dari kami segenap panitia dalam menyajikan acara pameran yang kami beri tema Festival Tanaman Hias dan bebeatuan Muria 2018. Dengan senang hati kami menerima segala saran dan kritik dari teman-teman dan siapa saja dengan adanya pameran ini yang kemudian akan kami jadikan bahan evaluasi agar kedepan pameran seperti ini akan selalu bertambah baik…” kata Daniel.