KASAT LANTAS CHRIS : KASUS DI ONGGORAWE MURNI BUNUH DIRI, TIDAK ADA KAITANYA PILKADA

oleh

Jatengtime.com-Demak-Kejadian telah ditemukan seorang pria bunuh diri dengan cara menggantung di papan baliho Pilkada yang sempat menggemparkan publik warga di jalan Pantura Semarang-Demak, Kamis (21/07/2018) sekitar pukul 06.00 WIB langsung di respon pihak Polres Demak.

Demi menepis desas-desus dan segala bentuk berita Hoax yang dikaitkan dengan Pilkada karena lokasi gantung diri di baliho Pilkada, serta menghargai privasi keluarga korban, Polres Demak selesai melakukan olah TKP dan lidik seperlunya mengadakan jumpa pers dengan wartawan cetak, elektronik dan on-line di RM Rahayu Demak, Kamis (21/07/2018) pukul 12.00 WIB.

Kasat Lantas AKP Cristian Lolowang didampingi Kasat Reskrim AKP Tri agung dan Kasat sabhara AKP Agus Subrojo atas nama Kapolres Demak AKBP Mahesa Sugriwa SIK menegaskan bahwa kejadian bunuh diri di baliho jalan pantura Demak-Semarang adalah muni kejadian bunuh diri, tidak ada sama sekali berkaitan dengan Pilkada.

“ Kejadian bunuh diri tersebut setelah diadakan olah TKP, lidik, hasil visum dan pengakuan keluarga korban di sertai bukti pendukung baik barang-barang korban yang ditemukan di TKP serta selembar kertas wasiat yang diyakini keluarga korban ditulis tangan sendiri oleh korban, maka Polres Demak menyatakan bahwa ini muni kejadian bunuh diri. Sama sekali tidak ada unsur penganiaayaan apalagi dikaitkan dengan Pilkada….” kata Cristian.

“ Demi menghormati perasaan keluarga korban yang ditinggalkan walau apapun yang menjadi penyebab, kronologi, identitas korban dan lain-lain alangkah bijaksana kalau tidak dijadikan konsumsi publik. Mari kita do’akan agar semua amal ibadah korban di terima Tuhan yang maha esa…” imbuh Cristian.