PMI KABUPATEN DEMAK BERI PIAGAM PENGHARGAAN UNTUK DONATUR BENCANA ALAM

oleh

Jatengtime.com-Demak-Tidak hanya unit-unit kusus baik relawan maupun DU ( Dapur Umum ) PMI Kabupaten Demak sangat piawai membuat terobosan baru guna membantu korban bencana alam baik dalam wilayah kerja Demak maupun Luar Demak hingga luar pulau ( http://www.jatengtime.com/2018/08/20/tim-du-pmi-demak-bikin-menu-spesial-botok-pace-di-lokasi-gempa-lombok.html ).

PMI Kabupaten Demak juga membuat terobosan baru dalam rangka transparansi pengelolaan semua donasi dari para donatur yang telah iklas mempercayakan kepada lembaga kemanusiaan berlambang “ Palang Merah “ . Semua donasi tercatat secara resmi, dibukukan apik serta diumumkan oleh petugas administrasi PMI yang bermarkas di Jl. Bhayangkara Baru No.03, lingkungan Bogorame, Kelurahan Bintoro, Kecamatan Demak, Kabupaten Demak, Jawa Tengah Kode Pos 59515.

Lembaga Kemanusiaan yang baru saja dikunjungi perwakilan Palang Merah dari beberapa negara ( http://www.jatengtime.com/2018/08/10/palang-merah-3-negara-salut-pada-kinerja-sibat-dan-pmi-demak.html ) dalam upaya transparansi publik juga memberikan piagam penghargaan kepada semua donatur yang telah menyumbangkan dana kemanusiaan korban gempa Lombok.

Penyerahan piagam penghargaan secara simbolis berlangsung di markas PMI Kabupaten Demak, Senin (10/9/2018) yang diserah terimakan kepada salah satu donatur oleh Puji Rahayu, petugas administrasi yang sedang bertugas.

Ketua PMI Kabupaten Demak dr. Singgih Setyono, MMR aplikasi Whatshapp menyatakan piagam penghargaan yang diberikan PMI kepada semua donatur sebagai wujud perhatian dan penghargaan serta ungkapan terimakasih atas kepercayaan donatur kepada PMI.

“Piagam Penghargaan ini secara tulus kami ( atas nama segenap jajaran pengurus serta dewan pembina ) berikan untuk semua donatur yang telah iklas mempercayakan pengelolaan donasi mulai pengumpulan, pendataan hingga pendistribusiaan ke lokasi bencana kepada PMI Kabupaten Demak… “ kata dokter Singgih.

“ Kiranya tidak berlebihan piagam penghargaan ini kami berikan kepada semua donatur tanpa melihat jumlah donasi sebagai bentuk pengabdian kami di bidang kemanusiaan…” imbuh dr. Singgih.