PEKA DEMO PERDA KARAOKE ( ANGSURAN MOBIL DAN MOTOR TERSENDAT ), IBU IBU BERSORAK DI MEDSOS

oleh

Jatengtime.com-Demak-Aksi damai ( Unjuk rasa/ Demo ) yang dilakukan oleh “Peka “ ( Pemandu Karaoke ), operator dan pengusaha karaoke Demak dengan agenda utama menolak Perda Hiburan ( dikenal dengan nama Perda Karaoke ) di depan pendopo Kabupaten Demak, Rabu (12/9/2018) berlangsung tertib.

Aksi damai yang diikuti sekitar 150 orang diawali dengan orasi sambil membentangkan spanduk berlangsung sekitar 15 menit, kemudian perwakilan aksi dipersilahkan melakukan dialog dengan pihak Pemkab yang diwakili Asisten 2 Windu Sunardi, Kabagops Res Demak Kompol Ahmadi, Sag, MH, Dinas pariwisata Ardito Wibowo, Kasubag hukum Afif dan Satpol pp Lilik.

Pemerintah Kabupaten Demak mengormati keluh kesah para peka dan pengusaha karaoke. Mereka dipersilahkan untuk menempuh jalur hukum yang dirasa akan memberikan solusi terbaik.

Namun pada dasarnya Perda Karaoke tidak menyatakan karaoke di Demak ditutup, namun ada syarat mutlak yang harus dipenuhi sebagai suatu usaha hiburan.

Sementara wakil aksi damai melakukan dialog, suasana aksi berlangsung tertib dan tidak menimbulkan kemacetan lalu lintas yang berarti.

Angsuran mobil dan motor tersendat.

Dari beberapa Peka banyak mengeluhkan akibat telah disahkanya Perda Karaoke di Demak akan berdampak buruk pada kehidupan maupun pengasilan para peka yang rata-rata berusia muda.

Selvi ( diyakini nama samaran ) mengaku asal Pati menyatakan kridit mobil Honda Jazz bakal tersendat karena tempat karoke di tutup.

“ Iya mas…aku kridit baru setahunan. Alamat bakal tersendat angsuranya gara-gara Perda Karaoke…” Kata Selvi.

Pengakuan Selvi diamini rekan sesama peka dengan nada memelas mengaku bahwa dia punya kewajiban bayar angsuran kridit sepeda motor.

Ibu-ibu bersorak girang di Medsos.

Ternyata diam-diam banyak ibu-ibu yang merasa tidak suka dengan keberadaan karaoke di Demak justru mendukung Perda karaoke.

Di saat berlangsung aksi damai ini,mereka menyempatkan diri datang ke lokasi aksi untuk mengabadikan jalanya aksi dengan kamera hp, kemudian mengunggah ke Facebook-warga Demak.

Tak pelak dalam hitungan menit unggahan aksi damai dengan obyek gaya pakaian dan masker wajah para peka di soroti tajam mendapat respon yang luar biasa. Ribuan komentar pro kontra menghiasi fb warga Demak.