oleh

KYAI MA’RUF AMIN : JANGAN SAMPAI ULAMA SEPERTI NASIB DAUN SALAM

Jatengtime.com-Demak-Pesan yang mempunyai maksut filosofi yang dalam, “ Jangan sampai ulama seperti nasib daun salam “ disampaikan oleh KH. Ma’ruf Amin ( Calon wakil presiden pasangan Jokowi nomor urut 01 ) dalam tausiah Krasak Bersholawat di Ponpes Al Hidayat, Krasak, Desa Temuroso, Kecamatan Guntur Kabupaten Demak, Selasa (5/2/2019) sekitar pukul 11.00 WIB.

Acara yang dihadiri oleh pengasuh Ponpes Al Hidayat KH. Misbakhul Munir, KH Ahmad Baidlowi ( Gus Ndlowi ), ketua MUI Demak KH. Muh Asyiq, Ketua Ansor Nurul Mutaqin, tokoh-tokoh NU, ribuan  warga Nadliyin serta dikawal 650 personil Banser diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, bersholawat dan dzikir.

Kyai Ma’ruf menjelaskan arti filsafat tersebut dengan bahasa lugas dan ringan bahwa para ulama “ biasanya “ dipandang sebelah mata oleh oknum-oknum politik. Mereka akan mendatangi ulama ketika butuh, namun ketika apa yang diharapkan tercapai, ulama akan ditinggal.

“ Ibaratnya ulama adalah daun salam, ketika memasak daun salam pertama kali dicari. Namun ketika sudah masak, ang pertama kali dibuang adalah daun salam…” ujar Kyai Ma’ruf.

Namun kali ini sangat berbeda, Jokowi tidak mau melakuan hal itu. Justru Jokowi menggandeng ulama untuk bersama-sama membangun Indonesia.

“ Pak Jokowi tidak mau nasib ulama seperti daun salam. Makanya beliau menggandeng saya untuk bersama-sama membangun Indonesia yang lebih baik…” imbuh Kyai Ma’ruf Amin.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed