oleh

KPU BAKAL BUKA BUKAAN NAMA CALEG YANG MERAHASIAKAN DATA PRIBADI

Jakarta – KPU menuliskan tidak bisa memaksa caleg yang tidak hendak membuka profil pribadi. Namun KPU menyinggung akan memberitahukan nama caleg yang tidak membuka data pribadi.

“Kita tidak dapat memaksa sebab hak individu orang, ada bisa jadi kita bakal umumkan caleg yang tidak mau membuka datanya,” ujar komisioner KPU Wahyu Setiawan di kantor KPU, Jl Imam Bonjol, Jakarta Pusat, Kamis (14/2/2019).

Menurutnya, tidak terdapat aturan yang tidak mengizinkan KPU memberitahukan caleg yang tidak inginkan membuka datanya. Nantinya yang akan diberitahukan berupa susunan nama caleg.

“Kan boleh kalau tersebut (mengumumkan), KPU tidak melanggar hukum. Misalnya kita caleg, bertiga, memilih guna tidak membuka datanya ya bakal saya umumkan terdapat 3 caleg loh yang tidak inginkan buka datanya, namanya si A, si B, si C,” kata Wahyu.

Wahyu menuliskan hal ini tidak menciptakan KPU bisa membuka data individu caleg tapi dapat memberikan informasi untuk pemilih siapa saja nama caleg tersebut.

“Tetap saja saya tidak dapat membuka datanya, namun saya dapat mengumumkan Anda tersebut tidak mau dimulai datanya,” tuturnya.

Sebelumnya, KPU menyinggung ada 2.049 caleg yang tidak membuka profil pribadinya. KPU menyinggung caleg punya kemerdekaan mempublikasikan atau malah menutup profil dirinya dan keluarga.

“Kami menulis ada 2.049 caleg dari 8.000-an yang lantas tidak membuka profil atau data pribadinya. Kami terbelenggu dengan perundang-undangan bahwa terdapat UU Komisi Informasi Publik,” kata komisioner KPU Ilham Saputra, Kamis (7/2).

Sementara itu, Direktur Eksekutif Perludem Titi Anggraini mengemukakan ada 2.043 dari 7.992 atau 25,56 persen caleg yang tidak inginkan membuka data diri.

Perludem menyinggung lima parpol dengan jumlah caleg yang tertutup profil caleg sangat banyak ialah Partai Demokrat, Hanura, PKPI, Partai Garuda, dan Partai NasDem. Sedangkan lima partai yang sangat terbuka profil calegnya, menurut keterangan dari Perludem, ialah Partai Golkar, Berkarya, PPP, PAN, dan Perindo.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed