oleh

ISTRI TERDUGA TERORIS SIBOLGA MELEDAKAN DIRI, POTONGAN TUBUHNYA TERLEMPAR SEKITAR 70 METER

Jatengtime.com-Jakarta-Setelah melewati negosiasi sekitar 10 jam yang alot antara TNI, Polri, dan tokoh masyarakat agar istri terduga teroris Sibolga Abu Hamzah yang dikenal warga dengan sebutan Mak Abu agar menyerah, namun justru istri Abu Hamzah, Rabu (13/3/2019) sekitar pukul 01.30 WIB memilih untuk meledakan diri bersama anaknya yang berusia sekitar 2 tahun.

Upaya Polri untuk membujuk Mak Abu agar menyerahkan diri hingga melibatkan pemuka agama, takmir masjid bahkan sampai menggunakan pengeras suara masjid. Abu Hamzah juga didatangkan guna menyampaikan himbauan untuk menyerah kepada istrinya. Namun semua upaya yang dilakukan Polri dan tokoh agama sia-sia. Mak Abu memilih langkah Suicide Bomber ( bom bunuh diri ).

Dua kali ledakan “ Bom Lontong “ rakitan terdengar dari rumah Abu Hamzah menewaskan Mak Abu dan anaknya dengan keadaan jasatnya tidak utuh. Bahkan sebagian potongan tubuhnya terlempar hingga sejauh 70 meter dari lokasi kejadian.

Kapolda Sumut, Irjen Pol Agus Andrianto di Sibolga mengatakan aparat kepolisian masih melakukan penyisiran di lokasi ledakan bom di rumah terduga teroris Abu Hamzah dikarenakan kemungkinan masih ada 4 titik bom yang ditanam oleh pelaku di sekitar rumahnya. Abu Hamzah mengaku merakit puluhan bom. Empat bom aktif di antaranya, dibawa sang istri.

“ Ada empat titik bom yang ditanam Abu Hamzah di lokasi rumahnya. Saat ini petugas masih dalam pencarian. Berdasarkan laporan anggota, Mak Abu istri Abu Hamzah, meninggal dunia setelah ledakan bom sebanyak dua kali di dalam rumahnya…” kata Kapolda Sumut.

Terpisah, Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karo Penmas) Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo di Mabes Polri, Jl Trunojoyo, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu (13/3/2019) kepada wartawan mengatakan ke dua anak dan istri Abu Hamzah meninggal dunia, namun data identitas diri mereka belum diketahui.

“ Dua orang anak dan istri Abu Hamzah meninggal dunia. Setelah jasadnya di evakuasi dapat dipastikan mereka berada di kamar saat meledakkan diri. Namun belum ada data identitas diri soal nama dan usia mereka…” kata Dedi.

Dedi menambahkan pengakuan Abu Hamzah kepada Densus 88 istrinya lebih militan dan kuat terpapar paham ISIS dibanding dirinya. Abu Hamzah mengaku merakit puluhan bom. Empat bom aktif di antaranya dibawa istrinya.

“ Abu Hamzah mengaku kepada Densus 88, istrinya lebih militan keras pemahamannya dari dirinya. Makanya setelah dilakukan negosiasi dan imbauan selama hampir 10 jam, istrinya nekat melakukan suicide bomber…” imbuh Dedi.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed