PENGEMBALA KAMBING TEWAS TERPANGGANG JEBAKAN TIKUS DI SAWAH

oleh
Want create site? Find Free WordPress Themes and plugins.

Karena khawatir panen padi diserang hama tikus, biasanya petani memasang jebakan listrik, namun bukan tikus yang mati malah seorang penggembala kambing, Masrokan (60) warga desa Tedunan kecamatan Wedung kabupaten Demak sekaligus 3 ekor kambingnya yang terkena jebakan listrik (PLN) hingga meregang nyawa. Peristiwa ini terjadi tanggal 8 juli 2015 sekitar jam 7 WIB. Biasanya para petani akan melakukan segala upaya untuk memberantas hama tikus termasuk dengan memasang jebakan listrik. Walaupun sudah sering berulang kali terjadi Kasus warga tersengat listrik karena melintasi kabel yang sengaja dialiri liatrik baik bersumber dari generator set ( gen-set ) maupun mencuri aliran listrik dari PLN dan sudah lama ada larangan menggunakan aliran listrik dari sumber manapun guna memberantas hama tikus. Namun ternyata masih bayak petani yang nekad menggunakan jebakan listrik untuk memberantas hama tikus. Tak terkecuali bagi Zainuri warga desa Tedunan kecamatan Wedung yang diduga sebagai pelaku karena selaku pemilik sawah tempat mayat korban ditemukan.
Korban pertama kali ditemukan oleh saksi Masduki warga desa yang sama, menurutnya, “ Pak Masrokan biasanya menggembala kambing di tanggul sekitar sawah. Mungkin mengira lahan yang di tanami padi tidak dialiri listrik karena lahan tersebut lahan irigasi, korban menggembalakan kambingnya melintasi area persawahan namun korban dan 3 kambingnya terkena jebakan dan kesetrum hingga meninggal”. Kepala desa tedunan Zaenal Afis (PLT) membenarkan adanya kejadian tersebut dan langsung menghubungi aparat setempat. Anggota Polsek wedung segera mendatangi lokasi setelah menerima laporan dan melakukan olah TKP ( tempat kejadian perkara ), dari olah TKP polisi menyita barang bukti berupa kabel, caping, dan sandal. Kini kasus tersebut dilimpahkan ke Polres Demak dan dalam proses penyelidikan lebih lanjut.

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.