TEPAT ADZAN MAGRIB, JOKOWI TIBA DI PONPES GIRIKUSUMO

oleh

Jatengtime.com-Demak-Tepat suara adzan sholat Magrib berkumandang di Masjid Pondok Pesantren Girikusumo, Desa Bayumeneng, Kecamatan Mranggen, Kabupaten Demak, Jum’at (19/10/2018), Presiden Joko Widodo ( Jokowi ) tiba di gapura pintu masuk ponpes disambut pengasuh KH. Munif Muhammad Zuhri, Bupati Demak HM. Natsir, Forkopimda dan pemerintahan desa.

Di Pondok pesantren yang terkenal dengan sebuah bangunan Masjid tua yang terbuat dari kayu jati dan telah berusia sekitar 137 tahun, sesuai prasasti yang terdapat di dinding bagian depan ditulis dengan menggunakan huruf Arab Pegon dengan bahasa jawa yang berbunyi : “ Iki pengenget masjid dukuh Girikusumo, tahun ba hijriyah nabi Allallahu alaihi wasallam 1228 wulan rabiul akhir tanggal ping nembelas awit jam songo dalu, jam setunggal dalu rampung, yasane Kyai Muhammad Giri ugi saksekabehane wong ahli mukmin kang hadir taqobballahu ta’ala amin “ ( Ini pengingat, masjid Girikusumo tahun 1228 hijriah Muhammad SAW, bulan Rabiul Akir tanggal 16. Mulai dikerjakan jam 9 malam sampai jam 1 pagi oleh Kyai Ageng Giri dan umat islam-proses pembangunan masjid hanya membutuhkan dalam 4 jam, dimulai dari jam 9 malam dan selesai jam 1 pagi ( baca : http://www.jatengtime.com/2017/05/05/banyumeneng-negeri-diatas-awan-kabupaten-demak.html ) Presiden Jokowi langsung menunaikan sholat magrib berjama’ah bersama ratusan santri dan masyarakat.

Presiden Jokowi yang juga didampingi Kapolda Jateng Irjen Pol Drs. Condro Kirono, M.M, M.Hum, petinggi Kodam IV Diponegoro menjelaskan kunjungan kerja dan silaturahmi dengan pengasuh ponpes Girikusumo KH. Munif Muhammad Zuhri terkait masalah kebangsaan dan ketata negaraan, pembangunan infrastruktur di jawa Tengah, Hari Santri Nasional yang di peringati tanggal 22 Oktober.

“ Banyak yang kita bicarakan dengan KH. Munif Muhammad Zuhri terkait masalah kebangsaan dan ketata negaraan, pembangunan infrastruktur di jawa Tengah, Hari Santri Nasional tanggal 22 Oktober yang tentu saja kita akan memberikan perhatian lebih pada pondok pesantren dan pada santri dalam rangka pembangunan sumber daya manusia Indonesia yang akhlakul karimah yang memiliki kemampuan, keterampilan atau skill yang tinggi sehingga mampu berkompetisi dengan negara-negara lain..” kata Jokowi.

Jokowi menambahkan manfaat dan tujuan pembangunan insfrastruktur yang dalam 5 tahun ini akan fokus pada pembangunan infrastruktur untuk memperkuat daya saing, competitivness untuk bersaing di era globalisasi baru program selanjutnya akan fokus pada sumber daya manusia.

Jokowi juga menyinggung pembangunan infrastruktur jalan tol di jawa Tengah yang dirasa sudah menghubungkan hampir di seluruh Jawa Tengah.  .