JALAN SANTAI SARUNGAN “ OJO NGAKU WONG DEMAK YEN ISIN SARUNGAN “

oleh

Jatengtime.com-Demak-Jalan santai unik ala warga NU Demak dengan memakai pakaian kas “ sarungan “ berlangsung meriah.

Jalan santai dengan lokasi start di bawah videotron komplek simpang enam Demak, Minggu (18/11/2018) menempuh jarak sekitar 1 km diikuti ribuan warga nahdliyin, santriwan/ wati se-kabupaten Demak.

Jalan santai dengan semangat “ Manut dawuhe kyai, yo ngaji, yo ngopi, yo heppy “ serta disediakan ratusan hadiah doorprize mulai sepeda motor, sepeda gunung dan lain-lain menambah semangat para peserta.

Ida Nur Saadah, anggota DPRD Propinsi Jateng yang juga tokoh Muslimat NU Demak menyatakan tujuan diadakan jalan santai sarungan dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional sekaligus Maulid Nabi Muhammad SAW adalah untuk memupuk persatuan dan kesatuan sesama santri dan warga Nahdliyin sekabupaten Demak, sekaligus menumbuhkan kepedulian untuk hidup sehat dengan berolah raga walau hanya sekedar jalan sehat.

“ Ada banyak manfaat diadakan jalan santai ini disamping melestarikan budaya kas sarungan, memupuk rasa persatuan, juga tidak kalah penting adalah membudayakan pola hidup sehat dengan berolah raga walau sebatas jalan sehat. Harapanya para santri dan warga nahdliyin tidak hanya sehat rohani dengan belajar mengaji dan ilmu agama namun juga sehat jasmani dengan gemar berolah raga…” kata Ida.

Di sela-sela menunggu undian hadiah door prize Jalan santai dengan memakai busana kas ala warga nahdliyin ( Sarungan ), joke guyon penyemangat kas santri Demak “ Ojo ngaku wong Demak yen isin sarungan “ kembali beredar. Dengan sarungan santri Demak tetap bisa berkiprah di segala bidang.