MENTERI PUPR KECEWA ANGGOTANYA ADA YANG KORUPSI DAN TERKENA OTT KPK

oleh
Indonesia's Minister of Public Works and Public Housing Basuki Hadimuljono talks during a news conference after at least 24 construction workers building a bridge at a remote district in Papua province were killed by a suspected separatist group, in Jakarta, Indonesia, December 4, 2018. REUTERS/Willy Kurniawan

Jatengtime.com-Jakarta- Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono dalam jumpa pers di kantornya, Jl Pattimura, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat (28/12/2018) merasa terkejut dan kecewa ketika mendengar kabar KPK melakukan OTT di kementerianya, terhadap pejabat di Ditjen Cipta Karya dikabarkan ikut terlibat.

Menteri Basuki mengutus langsung memerintahkan Irjen Kementerian PUPR Widiarto datang ke KPK untuk meminta penjelasa dan informasi lengkap terkait OTT, termasuk proyek mana saja yang ditengarai ada dugaan korupsi.

“ Ternyata pada hari ini kami dikejutkan dengan kegiatan yang sangat-sangat menyedihkan kami, mengagetkan kami. Kami sedang dipercaya amanah untuk melaksanakan infrastruktur sebaik-baiknya, ternyata ada anggota saya yang melakukan hal itu (dugaan korupsi). Untuk sementara yang saya tahu sampai sekarang baru pada organisasinya…kata Basuki sedih.

“ Namun begitu, kami percaya semua bahwa KPK yang bekerja secara pasti. KPK sudah mengamati dengan ketelitian yang tinggi. Kami serahkan proses selanjutnya kepada KPK sambil menunggu penjelasan yang jelas dari KPK…” imbuh Basuki.