PEMKAB DEMAK BERSAMA DJARUM FONDATION TANAM 500 POHON AYOMAN KAYA MANFAAT

oleh

Jatengtime.com-Demak-Masih dalam suasana Hari Bhakti PU yang ke -73, Pemkab Demak bekerjasama dengan Djarum Foundation, Kudus mengadakan kegiatan menanam 500 pohon ayoman senagai bentuk nyata kepedulian terhadap lingkungan.

Penanaman pohon secara simbolis oleh Bupati Demak HM.Natsir, Jum’at (18/1/2019) dihadiri kadin PU TARU Drs Doso Purnomo, Kadin PERKIM Akhmad Sugiharto ST, MT masing masing beserta staf dan karyawan, relawan BPBD, penggiat lingkungan, perwakilan Polres Demak, Perwakilan Kodim 0716, perwakilan PSDA Propinsi Jawa Tengah, Camat Karangawen dan perangkat desa Sidorejo, Karangawen.

Bupati Demak HM. Natsir dalam sambutanya berpesan agar semua lapisan masyarakat ikut memelihara dan peduli terhadap tanaman penghijauan sebagai tanaman peneduh sekaligus untuk penguatan tanggul jalan dan sungai.

Daniel Isamto, salah satu karyawan Djarum Foundation yang juga dikenal sebagai pemerhati tanaman dan bonsai di

Kabupaten Kudus menyatakan bahwa Djarum Foundation dalam upaya untuk mempertahankan kelestarian sumber daya alam melalui lahan yang kritis atau lahan baru sebisa mungkin diupayakan dengan menanam pohon dengan multi guna suatu tanaman atau pohon, sehingga masyarakat akan tahu kegunaan dan manfaat sebuah pohon dari segi ekonomis serta mahir memperbanyak atau membudidayakan tanaman. Dengan demikian diharapkan masyarakat akan lebih peduli melestarikan tanaman.

500 pohon ayoman yang ditanam di Demak (di tanggul jalan Brambang- Sidorejo, kecamatan Karangawen ) menurut Daniel ternyata mempunyai banyak fungsi dan kegunaan, yaitu :

-100 batang pohon jenis Trembesi yang terkenal mampu menyerap Karbondioksida dengan jumlah banyak disamping kayunya yang keras sebagai bahan bangunan serta perakaranya yang kuat menahan erosi.

-200 batang pohon jenis Tabebuia Rosea, jenis pohon neotropikal yang sedang banyak dicari untuk penghijauan dengan menawarkan keindahan bunganya yang berwarna merah muda yang ketika puncak musim berbunga pohon ini menggugurkan seluruh daunya sehingga tampak ribuan bunganya seperti bunga Sakura.

– 100 batang pohon jenis Ketapang, yang dikenal dengan pertumbuhanya yang cepat sehingga sangat cocok sebagai pohon peneduh sekaligus penahan erosi tanah, sedang daunya sangat cocok untuk budidaya ikan cupang.

– 50 batang pohon jenis Mimba, yang terkenal dengan kayunya yang keras dan anti rayap sehingga cocok dijadikan jenis kayu bahan bangunan serta daunya yang yang dapat dibuat sebagai pestisida alami serta pupuk daun.

– 50 batang pohon jenis pohon Cempedak ( Bangkongan ) yang terkenal dengan buahnya seperti buah nangka yang tajam aromanya seperti durian.