oleh

KUPAS KEJANGGALAN VIDEO WAKTU PENCOBLOSAN SURAT SUARA DI MALAYSIA

Jatengtime.com-Jakarta-Sebuah video berdurasi 1.24 menit beredar di media sosial dan membuat publik gempar sehingga memunculkan berbagai tanggapan.

Beredarnya video surat suara “ sudah tercoblos “ pasangan 01 Jokowi-Ma’af Amin dan caleg dari partai Nasdem yang kemudian disikapi serius oleh pihak terkait.

Rekaman video yang diyakini bertempat di ruko Bangi, Selangor, Malaysia tersebut layak dikupas untuk mencari kebenaran agar tidak menjadi bahan fitnah yang berkepanjangan, kepentingan politik untuk mendelegitimasi Pemilu dan pihak penyelenggara Pemilu oleh pihak-pihak tertentu dengan tujuan menciptakan situasi resah sehingga terkesan bahwa Pemilu tahun 2019 curang.

Ada beberapa hal yang menarik dan terkesan janggal yang terdapat dalam video ini.
lokasi tempat perekaman tampak seperti sebuah gudang dengan beberapa kantong plastik warna hitam dan putih serta beberapa kertas putih yang “ diyakini “ sebagai surat suara tidak ada keterangan apakah milik penyelenggara pemilu atau bukan.
– Tampak beberapa pria yang terkesan santai ketika ditanya pihak perekam, tidak tampak rasa panik atau bersalah.
– Tampak beberapa anak balita yang tetap bermain dengan santai ketika proses perekaman berlangsung, ” tidak ada rasa kaget, takut atau menangis sebagai naluri anak balita ketika melihat orang yang belum/ tidak dikenal “.
– Tampak 2 orang wanita juga dengan santainya tanpa ada rasa kaget atau ketakutan masih melakukan ( kesengajaan ) tahapan “ pencoblosan “ mulai membuka amplop, membuka kertas suara, mencoblos, melipat dan memasukan lagi ke amplop semula dengan menggunakan sebuah alat pencoblos.
– Semua yang ada dilokasi tidak diamankan/ ditangkap.
– Pada detik 00:40 sampai dengan 1:04 si perekam berkata kepada wanita yang sedang melipat kertas suara agar keluar membawa anak-anak karena polisi akan datang.
– Bagaimana mungkin surat suara yang menurut peraturanya dalam pengawasan PPLN, Panwas Luar Negeri, dan pihak keamanan di KedubesIndonesia di Malaysia, dalam jumlah cukup banyak bisa keluar tanpa diketahui.

Komisioner KPU Hasyim Asy’ari Kamis (11/4/2019) menyatakan Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI saat ini sedang menyelidiki terkait keaslian surat suara yang diduga sudah tercoblos di Malaysia seperti dalam rekaman video yang beredar di media sosial.
“ Surat suara itu belum jelas produksi KPU atau bukan. Gudang itu milik KPU atau bukan. Kalau kita belum jelas, tiba-tiba berandai-andai itu kan tidak bisa…” kata Hasyim.

KPU menyoroti cara pengemasan surat suara seperti yang ada di dalam video. Metode pemungutan suara dengan KSK, surat suara di tempatkan di dalam kotak suara yang disegel bukan di dalam kantong.

Pemungutan suara di Malaysia dilaksanakan pada Minggu (14/4/2019) tersebar di lima titik PPLN yakni Johor Baru, Kuala Lumpur, Kota Kinabalu, Kuching dan Penang.

Pemungutan suara di Malaysia menggunakan tiga metode teknis pencoblosan/ pemberian suara, yaitu :
1- Pemberian suara di TPS.
2- Pemberian suara dengan Kotak Suara Keliling ( KSK ).
3- Pemberian suara via amplop.

“ Ini harus diperjelas dulu karena kami belum mendapat informasi yang jelas, maka kami klarifikasi dulu. Kalau sudah dapat informasi yang valid, baru kami akan mengambil sikap dan kebijakannya bagaimana…” imbuh Hasyim.

 

 

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed