oleh

POLRES DAN KODIM 0803 MADIUN TEMUKAN RIBUAN FOTOKOPI DOKUMEN PEMILU DALAM BUS MASSA 22 MEI

Jatengtime.com-Madiun- Petugas gabungan Polres Madiun dan Kodim 0803 Madiun mengamankan dua unit bus berisi 87 orang dari berbagai daerah di Jawa Timur ketika melakukan razia atau pemeriksaan kendaraan di rest area 626 tol Madiun di wilayah Saradan.

Para penumpang yang diduga mereka akan mengikuti aksi demo 22 Mei di Jakarta ketika diperiksa petugas, tanpa sengaja ditemukan ribuan lembar dokumen fotokopi pemilu dalam salah satu bus dari dua bus.

Setelah diperiksa dan dihitung dokumen yang di simpan dalam 3 kardus bekas air mineral berjumlah 1.784 lembar terdiri dari Formulir C1, DA1, DAA1, dan DB1.

Formulir C1 berjumlah 1.395 lembar, terdiri dari enam kabupaten/ kota yakni :
– Nganjuk 4 lembar.
– Blitar 11 lembar.
– Tulungagung 999 lembar.
– Kediri Kota 162 lembar.
– Kabupaten Madiun 50 lembar.
– kabupaten Kediri 169 lembar.

Formulir DA1 berjumlah 42 lembar, terdiri dari empat kabupaten/ kota :
– Kabupaten Kediri 22 lembar,
– Kota Kediri 2 lembar.
– Blitar 17 lembar.
– Tulungagung 1 lembar.

Formulir DAA1 berjumlah 345 lembar, terdiri dari empat kabupaten/ kota :
– Kediri 23 lembar.
– Kabupaten Kediri 296 lembar.
– Blitar 12 lembar.
– Trenggalek 14 lembar.

Formulir DB1 hanya 2 lembar, terdiri dari dua kabupaten/ kota :
– Kabupaten Kediri 1 lembar.
– Kota Kediri 1 lembar.

Kapolres Madiun AKBP Ruruh Wicaksono kepada wartawan di Mako polres Madiun Selasa (21/5/2019) menyatakan pihaknya telah mengamankan 2 bus berpenumpang 87 orang dan mengamankan pula 3 kardus berisi ribuan dokumen fotokopi pemilu.

“ 87 penumpang masih kita lakukan pemeriksaan, kita tanya alasannya ke Jakarta terkait 22 Mei. Setelah kita lakukan pemeriksaan barang-barang di dalam bagasi bus, ditemukan beberapa dokumen antara lain dokumen ribuan fotokopi C1…” kata Ruruh.

Meski sudah ditemukan ribuan dokumen pemilu di dalam bus, namun Muhammad Ibnu Mas’ud salah satu kordinator rombongan mengaku tidak tahu siapa pemilik dokumen tersebut.

“ Saya ndak tahu siapa yang masukkan. Ada yang menitipkan barang kardus, isinya apa kurang tahu. Teman-teman yang masukan…” kata Ibnu.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed