oleh

Pisowanan Bupati Demak ke Kasepuhan Kadilangu

Jatengtime.com-Demak-Dalam rangka perayaan Grebeg Besar Kabupaten Demak Tahun 2019 M/1440H, Bupati Demak beserta rombongan melakukan prosesi pisowanan ke kasepuhan Kadilangu di Sasana Rangga, Senin (15/7). Hadir dalam kesempatan tersebut Bupati Demak HM. Natsir, Wakil Bupati Demak, Drs. Joko Sutanto, Sekretaris Daerah Kabupaten Demak dr. Singgih Setyono, M.Kes, serta para Sesepuh Kadilangu.

Natsir mengatakan, acara pisowanan merupakan suatu tradisi dalam menguri-uri budaya. Dengan pisowanan diharapkan rasa kekeluargaan akan terus langgeng, selain itu juga sebagai tanda persatuan guyub dan rukun seluruh elemen untuk membangun Kabupaten Demak bersama-sama. “Mudah-mudahan tradisi ini bermanfaat, terlebih acara grebeg besar merupakan suatu tradisi kebanggan masyarakat Demak,” jelas Natsir.
“Kita miliki tradisi grebeg besar yang sangat bersejarah, mari lestarikan tradisi tersebut sekaligus dapat untuk meningkatkan potensi di kabupaten Demak” ajaknya.
Sesepuh ahli waris kanjeng Sunan Kalijaga, Muhammad Cahyo Iman Santoso, SH,MH. mengucapkan selamat datang dan terimaksih kepada Bupati Demak beserta rombongan yang telah hadir di Sasana Rangga Kadilangu. “Kegiatan pisowanan rutin dilakukan menjelang grebeg besar, dan harus dilestarikan,” katanya.
Sektor pariwisata, lanjut Cahyo, khususnya wisata religi merupakan salah satu sektor unggulan yang dimiliki Kabupaten Demak. Destinasi wisata religi kabupaten Demak merupakan yang terbesar ke dua setelah Candi Borobudur. Nilai historis Kabupaten Demak yang dahulu dikenal sebagai Kerajaan Bintoro dan merupakan daerah yang dijadikan sebagai tempat penyebaran Agama Islam pertama di Pulau Jawa memiliki magnet yang sangat kuat bagi para wisatawan. “Rasa bangga tersebut dapat kita wujudkan dengan terus berupaya melestarikan dan mengembangkan potensi wisata yang ada agar menjadi semakin menarik kunjungan wisatawan”. Imbuhnya.
Sementara, Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Demak Dra. Tatik Rumiyati menjelaskan, Pisowanan berarti sowan atau bersilaturahmi. Tradisi pisowanan dilaksanakan rutin setiap tahunnya menjelang acara grebeg besar. Grebeg Besar di Kabupaten Demak sendiri tidak lepas dari sejarah perjuangan para Wali Songo dalam upaya menyebarkan agama islam di Demak sebagai pusat Kasultanan Bintoro di pulau Jawa. Pada masa kejayaan pemerintahannya Sultan Fattah dan Sunan Kalijaga menyelenggarakan Grebeg sebagai media da’wah.
Diakuinya, Pemerintah Kabupaten Demak telah mempersiapkan perayaan Grebeg Besar yang akan berlangsung dari tanggal 19 Juli samapi 18 Agustus 2019 yang bertempat di Lapangan Parkir Tembiring Jogo Indah. Berbagai macam hiburan dan pasar rakyat pun digelar untuk memberikan hiburan bagi masyarakat Demak dan sekitarnya.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed