oleh

KAPOLDA JATENG PIMPIN PENANAMAN 5000 MANGROVE DI DESA BEDONO, SAYUNG, DEMAK

Jatengtime.com-Demak-Kapolda Jateng, Irjen Pol DR. H. Rycko Amelza Dahniel, M.Si, Selasa (17/12/2019) pukul 08.00 WIB di desa Bedono Kecamatan Sayung, Kabupaten Demak, memimpin ratusan personil gebungan yang terdiri dari TNI, Polri, masyarakat pemerhati Lingkungan setempat, relawan Sibat (Siaga Bencana Berbasis Masyarakat) PMI, ormas Banser, Pemuda Pancasila, Kokam dan lain-lain guna menanam 5000 bibit Mangrove.

Hadir pula di acara yang bertajuk Polda Jateng menanam sejuta pangrove di pantura, Bupati Demak, HM, Natsir, Kapolres AKBP R Fidelis Purna Timuranto, Kajari M Irwan Datuiding, SH, Bhayangkari Polda dan Polres Demak.

Dalam sambutanya Bupati HM. Natsir mengucapkan terimakasih atas kerjasama dan kepedulian Kapolda Jateng beserta seluruh jajaranya untuk ikut membantu menanam mangrove yang berfungsi sebagai pencegah abrasi.

“Atas nama masyarakat dan pemerintah Demak, saya ucapkan terima kasih, Kapolda jateng ikut peduli terhadap nasib warga pesisir yang dalam kurun waktu terakir ini mengalami bencana abrasi yang mengikis pantai, tambak bahkan pemukiman warga. Dan kami berharap agar kerjasama sosial kemanusiaan ini akan terus berlangsung…” kata HM. Natsir.

Sementara itu Kapolda yang pernah mendapat kenaikan pangkat luar biasa ketika tergabung dalam tim Bareskrim Mabes Polri sukses yang melumpuhkan pentolan teroris Dr Azahari dan kelompoknya di Kota Batu Malang, Jatim, pada tanggal 9 November 2005, dalam sambutanya menyatakan bahwa program penanaman Mangrove di pesisir pantura adalah salah satu tugas Polri untuk ikut bersama masyarakat menjaga alam.

“Polri, dalam hal ini Polda Jateng memang giat mengadakan gerakan peduli alam dan lingkungan bertajuk Kapolda Jateng Go Green, salah satunya adalah penanaman sejuta mangrove (Bakau) di sepanjang Pantura. Untuk wilayah kabupaten Demak, kami tanam 5000 mangrove dengan tujuan untuk penghijauan dan mengurangi abrasi pantai…” kata Rycko.

Jendral bintang dua, lulusan terbaik Akpol tahun 1988 menambahkan program Polri peduli alam dan lingkungan sesuai rencana akan berkelanjutan tiap tahun dengan lokasi yang berbeda.

Mantan Gubernur Akpol sebelum manjabat Kapolda Jateng ini juga berpesan kepada masyarakat agar bersama-sama ikut menjaga dan merawat mangrove yang hari ini di tanam agar bisa tumbuh subur dan benar-benar menjadi benteng penahan abrasi.

“Program Polri peduli alam dan lingkungan ini, Isyaallah akan terus kami adakan dengan lokasi yang berbeda. Dan saya mohon agar semua pihak untuk bersama-sama peduli menjaga dan merawat mangrove yang hari ini di tanam agar bisa tumbuh subur dan benar-benar menjadi benteng penahan abrasi sehingga berguna bagi kita semua…” imbuhnya.

 

 

News Feed