oleh

SILATURAHMI FORKOPIMDA DAN PAMMI, BUPATI DEMAK : SAYA PINGIN SEMUA USAHA BERJALAN, TAPI SEMUA JUGA HARUS SEHAT

Jatengtime.com-Setelah melalui proses yang cukup panjang, akirnya Kamis (10/9/2020) perwakilan pengurus PAMMI (Persatuan Artis Musik Melayu Dangdut Indonesia) dipanggil Bupati Demak HM. Natsir di ruang kerjanya untuk silaturahmi membahas nasib anggota dan pekerja seni yang terdampak langsung akibat pandemi covid-19.

Tampak hadir mendampingi Bupati Demak, Sekretaris Daerah dr. Singgih Setyono, Kadinkes Gufrin Putranto, Kapolres AKBP Andhika Bayu Adittama, Dandim 0716 Letkol Arh Mohamad Ufiz,S.I.P, M.I.Pol, Kasie Intel Yeriza Adhytia, SH mewakili Kajari Suhendra, SH dan beberapa pejabat fungsional terkait serta Ketua Persatuan Pengusaha Pasar Malam Indonesia (P3MI) H Muntohar (pemilik hiburan rakyat EO Diana Ria).

Ketua PAMMI Demak Imam Ghozali dalam paparanya menyatakan pandemi Covid-19 yang berlangsung sekitar tujuh bulan ini membuat PAMMI yang didalamnya membawahi, pengurus, ribuan anggota, pekerja seni dan ratusan perkumpulan pelaku usaha hiburan tidak bisa bekerja bahkan total tidak bisa mencari nafkah untuk menghidupi keluarganya sampai saat ini.

Imam menambahkan, segenap pengurus PAMMI menyadari untuk mendapatkan ijin melakukan pentas hiburan seperti sebelum terjadi wabah korona yang mendunia saat ini sangat tidak mungkin, oleh karena itu pengurus PAMMI hanya mohon diberi kelonggaran untuk melakukan aktifitas dengan bersyarat dengan batasan-batasan protokoler kesehatan Covid-19 ketat yang diterapkan pemerintah.

Pengurus PAMMI sebelumnya telah melakukan berulang kali pertemuan hingga akirnya merumuskan sebuah pakta integritas kesanggupan dalam rangka mamatuhi aturan pemerintah atau Satgas covid-19 yang berisi.
– Untuk tidak tampil di daerah yang masih zona warna merah.
– Bersama pihak yang punya hajat sanggup mentaati semua tahapan protokoler kesehatan yang sudah ditetapkan pemerintah seperti menyiadakan tempat cuci tangan dan lain-lain.
– Bersama pihak yang punya hajat, akan melakukan menyemprot desinfektan di lokasi pentas sebelum acara dimulai.
– Memakai masker bagi seluruh orang yang terlibat dalam acara hiburan.
– Menjaga jarak antar kursi tamu dan lokasi panggung atau tempat hiburan.
– Membatasi waktu pertunjukkan hanya pada siang hari maksimal selesai jam 16.00 WIB.
– Untuk menghindari penyebaran virus dengan media droplet, penyanyi / MC akan menggunakan microphone sendiri-sendiri atau memasang pelindung microphone sekali pakai.
– Pengurus PAMMI akan membentuk Satgas Covid-19 bekerjama dengan pihak Kepolisian dan TNI yang bertugas memantau, mengingatkan, menegur anggota PAMMI atau pekerja seni yang melanggar ketentuan protokol kesehatan.
-Pementasan hiburan harus menggunakan surat rekomendasi dari PAMMI sebagai pengantar untuk perijinan atau pemberitahuan ke pihak Kepolisian dan Satgas covid-19 guna memantau kegiatan tersebut.

“ Kami segenap pengurus PAMMI menyadari bahwa dalam pandemi global korona ini, pihak-pihak terkait akan sulit memberikan inin, namun kami hanya minta kebijakan.

kelonggaran untuk kegiatan kami dalam mencari nafkah. Kami siap mengikuti aturan protokoler kesehatan ang telah ditetapkan pemerintah, kami tidak akan menyelenggarakan kegiatan di zona merah, membatasi pelaksanaan siang sampai sore, membawa micropone sendiri bagi penyanyi maupun MC. Kami juga membentuk satgas covid untuk mengawasi kegiatan tersebut…” papar Imam.

Menanggapi keluhan pengurus PAMMI tersebut Bupati Demak HM. Natsir menegaskan akan mengkaji terlebih dahulu dengan pihak Kapolres, Dandim dan Satgas Percepatan Penanggulangan Covid-19 mengingat Kabupaten Demak belum sepenuhnya bebas dari covid-19 serta mengkaji upaya percepatan pemulihan ekonomi yang telah disampaikan Presiden Jokowi.

Bupati Natsir menambahkan, pada dasarnya senang jika kegiatan usaha mencari nafkah masyarakat Demak kembali berjalan, namun semua harus sehat (terhindar dari korona).

“ Saya senang jika usaha kegiatan ekonomi kembali berjalan. Semua bisa mencari nafkah untuk keluarganya, namun demikian semua juga harus sehat…” imbuhnya.

Senada dengan Bupati, Kapolres dan Dandim Demak juga mendukung upaya pemulihan ekonomi masyarakat, namun semua juga harus mentaati peraturan protokoler kesahatan agar semua pihak tidak tertular atau menularkan korona.

Oleh karena itu, pihaknya akan segera melakukan evaluasi dan membuat kebijakan kusus terkait permintaan pengurus PAMMI serta tentunya akan dirumuskan sanksi bagi pihak yang melanggar aturan.

Peran sangat penting penasehat PAMMI Demak

Acara silaturahmi antara Forkopimda dan Pengurus PAMMI Demak tidak lepas dari peran aktif penasehat PAMMI, Akhmad Sugiharto ST,MT yang selalu memberikan semangat kepada seluruh jajaran pengurus akan sabar dan bijaksana dalam menyikapi berbagai keinginan seluruh anggota.

Pria yang menjabat sebagai Kadin Perkim Demak ini sangat mewanti-wanti kepada pengurus agar selalu memantau kegiatan sosmed para anggota yang dinilai dapat mencederai kegigihan pengurus dalam upaya meminta kelonggaran kebijakan pemerintah agar semua unsur yang ada di PAMMI baik anggota, pekerja seni dan lain-lain dapat kembali beraktifitas walaupun tidak seleluasa sebelum terjadi wabah korona yang mendunia ini.

Penasehat PAMMI yang juga pelaku dan pemerhati UMKM budidaya bonsai ini secara aktif memantau pergerakan para anggota di medsos yang dikarenakan himpitan kebutuhan ekonomi dikarenakan sudah dalam kurun waktu tujuh bulanan tidak dapat mencari nafkah sangat rentan terhadap upaya kontradiktif para anggota, seperti ada upaya sebagian anggota mengajak kepada anggota lain untuk melakukan demo yang tentunya justru akan menimbulkan suasana yang tidak kondusif.

Oleh karena itu, Sugiharto meminta kepada seluruh jajaran pengurus akan mengedepankan sikap persuasif, meminta kepada seluruh anggota agar tetap bersabar. Yakinkan mereka, upaya diplomasi dan musyawarah terus dilakukan pengurus kepada pihak-pihak terkait. (Ninik MJ).

 

 

 

News Feed