oleh

DJARUM FOUNDATION KIRIM ALAT MEDIS HFNC UNTUK RSUD SUKA DEMAK

JATENGTIME - Bantuan Alat Terapi Oksigen Dari Djarum Foundation Kepada RSUD  Demak

Jatengtime.com-Demak-Djarum Foundation kembali mengirimkan bantuan alat medis untuk kabupaten Demak guna ikut peduli menanggulangi Pandemi Covid-19.

Organisasi Nirlaba (Djarum Foundation) yang didirikan oleh dua bersaudara, Michael Bambang Hartono dan Robert Budi Hartono yang dikenal dengan monumen Djarum Oasis Kretek Factory, bermarkas di Jalan Lingkar Utara, Desa Gondangmanis, Kecamatan Bae, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, kali ini, Rabu (11/10/2020) pukul 11.00 WIB mengirim bantuan 2 unit alat HFNC High Flow Nasal Cannula (Terapi Oksigen Beraliran Tinggi) RSUD Sunan Kalijaga (SUKA) Demak.

Alat canggih hasil kerja bareng antara Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) dan PT. Gerlink Utama Mandiri adalah yang pertama berhasil lolos uji dari Balai Pengamanan Fasilitas Kesehatan Kementerian Kesehatan dan sudah mengantongi Nomor Izin Edar Alat Kesehatan: KEMENKES RI AKD 20403020951 tanggal 17 Juni 2020 memiliki berbagai keunggulan diantaranya berukuran relative kecil dan mudah dipindah ke lokasi/kamar perawatan pasien yang diinginkan (https://www.jatengtime.com/2020/11/09/alat-hfnc-buatan-lipi-salah-satu-senjata-ampuh-lawan-covid-19-penyakit-paru-kronis-dan-aman-untuk-pasien-anak-anak.html).

PT. Gerlink Utama Mandiri sebagai distributor HNFC juga mengirimkan tiga teknisinya, Akmad Nur Wahid, Arju Alfan Hidayat dan Muhammad Rizal Utomo langsung memberikan pelatihan teknis cara penggunaan HNFC kepada tim medis RSUD Suka yang biasa bertugas di kamar perawatan pasien Covid-19.

Kasi Pelayanan Penunjang Medis dan Non Medis, Miranda Martiza Mouris, ST, M.PP, M.URP mewakili Direktur RSUD Suka, dr. Deby Armawati, Sp.M, mengucapkan rasa terimakasih kepada Djarum Foundation yang telah berkali-kali memberikan bantuan kepada Pemkab Demak kususnya untuk Tim Medis yang menjadi Garda Terdepan Covid-19.

“ Atas nama RSUD Suka Demak kami mengucapkan terima kasih kepada Djarum Foundation yang telah memberikan bantuan alat kesehatan High Flow Nasal Cannula dan smoga alat ini dapat membantu kinerja tim medis dalam menanggulangi Covid-19 serta membantu pasien yang sedang menjalani perawatan. Dan smoga pandemic korona ini segera berlalu…” kata Miranda.

Pemimpin Redaksi Jatengtime.com, Zuliadi Akhmad yang dipercaya Senior Manager Public Djarum Foundation, Purwono Nugroho untuk menyaksikan serah terima dua unit HFNC serta pelatihan teknis penggunaannya menyatakan dengan adanya alat ini diharapan akan membantu kinerja Tim Medis RSUD Suka Demak dalam menangani pasien yang menjalani perawatan akibat virus Corona tahap awal yang memiliki gejala sesak nafas.

“ Mohon ma’af, kali ini Senior Manager Public Djarum Foundation, Purwono Nugroho dikarenakan kesibukanya tidak bisa hadir di RSUD Suka ini. Namun beliau berharap dengan adanya alat High Flow Nasal Cannula (HFNC) akan dapat membantu kinerja Tim Medis dalam menangani pasien yang menjalani perawatan akibat virus Corona tahap awal yang memiliki gejala sesak nafas, mencegah pasien tidak sampai mengalami gagal nafas, sehingga tidak sampai harus menggunakan ventilator sebagai alat bantu pernafasan. Dengan adanya alat ini, kami berharap lonjakan pasien covid di Demak kususnya dapat ditekan sekecil mungkin. Kami juga akan melakukan evaluasi kaji fungsi, mutu dan kenyamanan penggunaan alat ini secara berkala…” ungkapnya.

“ Namun yang tidak kalah penting, secanggih apapun alat kesehatan yang dimiliki pemerintah, sekuat apapun fisik Tim Medis yang siaga 24 jam merawat pasien bahkan nyawa Tim Medis sendiri menjadi taruhannya, akan tidak berarti jika perilaku dalam menjaga protokoler kesehatan yang dianjurkan pemerintah seperti memakai masker tidak dihiraukan masyarakat. Virus korona tidak bisa dilihat dengan mata telanjang, dan dia juga tidak perduli atau memilih akan menulari manusia yang berkerumun dengan jumlah yang banyak. Sendirian atau cuma dua orang yang berdekatan tetap bisa ditulari virus korona. Sampai saat ini belum ada obatnya yang mujarab, apalagi obat korona yang bisa dibeli bebas di warung-warung obat…” pungkasnya.