oleh

VIDEO ADZAN DISISIPKAN KALIMAT JIHAD DI MARKAS RIEZIEQ, PBNU : MASYARAKAT JANGAN TERHASUT

Jatengtime,com-Jakarta-Dunia maya geger dengan beredar empat rekaman video sekelompok orang akan mendirikan sholat dan si Muazin mengumandangkan adzan yang tidak sesuai dengan tuntunan agama Islam, yang sebenarnya “ Hayya ‘alashshalaah “ sengaja diselipkan kalimat/ lafaz “ Hayya Alal Jihad “.

Rekaman video yang diduga berasal dari wilayah markas Rizieq Shihab, Petamburan tersebut tampak jamaah yang berada di belakang muazin tersebut turut mengikutinya menyerukan  “ Hayya Alal Jihad “ sambil mengepalkan tangan ke atas.

Rekaman sesat lainya, Muazin mengumandangkan adzan yang tidak sesuai dengan tuntunan agama Islam, tidak hanya sengaja diselipkan kalimat/ lafaz “ Hayya Alal Jiha “ tapi juga tampak membawa pedang.

PBNU buka suara terkait video sesat tersebut, Ketua Pengurus Tanfidziyah PBNU Robikin Emhas meminta masyarakat tidak terhasut.

“ Jangan terpengaruh hasutan, apalagi terprovokasi. Agama jelas melarang keterpecah-belahan dan menyuruh kita bersatu dan mewujudkan perdamaian di tengah kehidupan masyarakat…” seru Robikin.

PBNU menegaskan NKRI adalah bangsa yang telah merdeka, jihad harus dimaknai sebagai upaya sungguh-sungguh dari segenap komponen bangsa untuk mewujudkan cita-cita nasional sekaligus memperkuat toleransi dan saling menghargai.

“ Indonesia adalah bangsa merdeka. Harus dimaknai dengan mewujudkan perdamaian dunia, mencerdaskan kehidupan bangsa, memakmurkan ekonomi warga serta menciptakan tata kehidupan yang adil dan beradab. Oleh karena itu, di tengah kehidupan yang plural seperti di Indonesia ini, kita harus memperkuat toleransi dan saling menghargai baik sesama maupun antar-pemeluk suatu agama, etnis, budaya…” ungkap Robikin.

 

News Feed