oleh

PBNU DAN NITIZEN SERUKAN BOIKOT JNE KARENA HINA BANSER DAN UNDANG PENDAKWAH RADIKAL

Jatengtime.com-Jakarta-Seruan boikot sebuah perusahaan jasa pengiriman barang PT Tiki Jalur Nugraha Ekakurir (JNE) menjadi trending di media sosial Twitter.

Reaksi dan ajakan untuk boikot jasa JNE ini menjadi trending karena adanya Screenshot postingan dari salah satu cabang JNE yang dianggap menghina Banser.

Banyaknya komentar miring ini membuat pihak JNE segera menghapus unggahan tersebut. Namun, video tersebut diunggah kembali oleh akun Twitter @tolakbigotnkri.

Hasil penelusuran Tagar dalam akun resmi perusahaan tersebut (Twitter JNE_ID pada 4 Desember 2020) mengunggah video berdurasi 53 detik tersebut, Haikal Hassan yang dinilai sebagai salah satu pengikut pentolan FPI, Rizieq Shihab anti Pancasila dan radikal diundang dalam acara dan mengucapkan selamat ulang tahun dan menyampaikan harapannya kepada JNE.

“ Assalamulaikum untuk sahabat saya dan seluruh keluarga besar JNE, saya Haikal Hassan mengucapkan selamat milad ke-30 dan tetaplah berada dalam sebuah kebaikan yaitu men-deliver keberkahan, men-deliver keberkatan, men-deliver kemaslahatan umat, itu lah misi JNE…” kata Haikal.

Unggahan tersebut sontak mendapat beragam komentar negatif dari Nitizen. Akun Twitter @musashi_masabi yang mengatakan dirinya tidak akan lagi mengunakan layanan jasa JNE.

“ Kayaknya harus pindah dari #jne #JNE30Tahun karena sudah Makai radikalis Haikal dijadikan konten “.

Pemilik akun Twitter @Ekosepu33616063 menyatakan dirinya memboikot JNE.

“ Owalah… Ternyata oh ternyata jasa pengiriman JNE tuh milik Kadrun, kalo gitu fix Gue boikot JNE, #BoikotJNE “.

Akun Je-Ly mengatakan jika JNE netral pasti perusahaan tersebut mengundang pendakwah yang mencintai Pancasila bukan ulama yang selalu menghina pemerintah.

“ Pada akhirnya ini dianggap hanya sebagai slogan dong. Kalo memang @JNE_ID netral pasti yang dipanggil ngisi ceramah pun yang cinta Pancasila. Bukan yg anti NKRI macam @haikaI_hassan. Provokator yg selalu hina-hina pemerintah. Pantas #BoikotJNE trending no 1. Pindah ke lain hati “.

Rais Syuriah PBNU, KH Ahmad Ishomudin, Sabtu (12/12/2020) via akun facebooknya menyerukan warga NU se-Indonesia untuk tidak menggunakan alias boikot jasa JNE.

“ Saya serukan kepada seluruh warga NU se-Indonesia untuk tidak menggunakan jasa JNE…“ tulisnya.

Rais Syuriah PBNU termuda asal lampung yang akrab disapa Gus Ishom ini tidak menyebutkan alasannya pada postingan tersebut. Namun postinganya menjadi viral, telah dibagikan sebanyak 585 kali dan disukai 3 ribu lebih netizen.

Akibatnya muncul tagar #BoikotJNE menjadi trending topic di twitter hari ini. 20 ribu lebih netizen menghiasi cuitan kompak dengan #BoikotJNE.

Akun SitiDa Tahar memberikan komentar:

“Siap Kyai – saya juga kaget mereka ternyata supporter group intolerant. Padahal bisnis saya bisa bayar 20 jutaan sebulan pake jasa mereka ”.

Muhammad HR, salah seorang pengurus NU yang juga pemilik bisnis online RF Group, beromset milyaran perbulan ini via Watshapp mengaku siap mengikuti ajakan Rais Syuriah PBNU.

Sebagai Nahdliyyin, kami sami’na wa atho’na saja,”

Muhammad HR yang tercatat sebagai alumni PPWK Lakpesdam NU ini juga berjanji akan mengarahkan kepada pelanggannya untuk tidak minta pengiriman via JNE.

Bahkan dia akan bertanggungjawab menambal kekurangan ongkos kirim bila ternyata biaya jasa pengiriman lain lebih mahal dari JNE.

“ Saya akan menambal kekurangan biaya pengiriman barang dari pelanggan, asalkan tidak menggunakan jasa JNE…” tegasnya.

Sampai berita ini diturunkan, belum ada klarifikasi resmi dari pihak JNE yang bermarkas di Jakarta.

 

 

 

News Feed