oleh

NAKES DAN PASKUMAN DEMAK DAPAT KADO LEBARAN DARI DJARUM FOUNDATION KUDUS BERUPA BAJU HAZMAT

Jatengtime.com-Demak-Dedikasi, semangat juang tak kenal lelah para Nakes (Tenaga Kesehatan) RSUD Sunan kalijaga dan Paskuman (Pasukan Kusus Pemakaman) dalam upaya menjadi garda terdepan penanggulangan Covid-19 di Kabupaten Demak kembali mendapat perhatian kusus dari Djarum Foundation, Kudus.

Untuk kesekian kali Djarum Foundation Kudus, sebuah organisasi nirlaba yang didirikan Michael Bambang Hartono dan Robert Budi Hartono yang dengan slogan Bhakti Pada Negeri, memberikan bantuan Alat Pelindung Diri (APD) berupa 50 buah baju Hazmat untuk Nakes RSUD Sunan kalijaga dan 50 baju Hazmat untuk Paskuman Kabupaten Demak.

Bantuan diserahkan langsung Staf Manager Public Djarum Foundation Kudus, Arvi Oktaviendra Suhadi dan diterima Pemred Jatengtime.com Zuliadi Akhmad disaksikan anggota Paskuman untuk segera dibagikan.

Dalam sambutanya Arvi Senior atas nama Manager Public Purwono Nugroho menyatakan Djarum Foundation Kudus akan tetap berusaha semaksimalnya berupaya memberikan yang terbaik dalam rangka ikut peduli dengan pemerintah dalam upaya Percepatan Penanganan Covid-19 baik bagi para Nakes dan Paskuman serta masyarakat atau pasien yang ada di Kabupaten Demak.

“ Sudah dua kali ini bantuan APD kami pisah antara Nakes dan Paskuman sebagai salah satu penghormatan kami atas dedikasi, semangat juang Nakes dan Paskuman walaupun mereka masih dalam satu gugus tugas garda penanggulangan Covid. Kalau Nakes kami ibaratkan garda terdepan, Paskuman yang berjuang di garda terakir penanganan Covid-19. Mereka juga sama-sama sangat berpotensi terpapar virus…” kata Arvi.

PLH Bupati Demak, dr. Singgih Setyono M.Kes dalam sambutan via aplikasi WA menyampaikan ucapan terimakasih yang tak terhingga atas kepedulian dari Djarum Foundation Kudus yang selama ini telah banyak membantu baik jumlah maupun beragam bentuk bantuan untuk Nakes dan Paskuman.

“ Atas nama pemkab Demak kami ucapkan banyak berterima kasih kepada Djarum Foundation Kudus yang selama ini berkanan memberikan berbagai bantuan guna membantu program pemerintah dalam upaya percepatan penanganan covid-19. Bantuan kali ini perkenankan kami sebut sebagai sebuah kado lebaran untuk Nakes dan Paskuman. Untuk saat ini, kami seluruh jajaran Satgas Covid-19 Demak telah mempersiapkan segala upaya untuk menghadapi kemungkinan terjelek ada lonjakan statistik paparan Covid akibat adanya libur panjang, keramaian-keraiman yang terpaksa tidak bisa dihindari serta mudik…Kata Singgih.

Namun demikian kami selalu berdo’a agar kekawatiran tersebut tidak terjadi, statistik menurun dan masyarakat bisa kembali beraktifitas kembali namun dengan tidak meninggalkan prokes 5 M…” imbuhnya.

Pemimpin Redaksi Jatengtime.com, Zuliadi Akhmad sebagai salah satu fasilitator kerjasama kemanusiaan antara Djarum Fooundation yang yang selama ini terjalin menyatakan bantuan kusus untuk Nakes dan Paskuman yang diberikan organisasi nirlaba dengan slogan Bhakti Pada Negeri yang bermarkas di Taman Oasis Kudus sangat membantu kinerja serta melindungi diri terhadap Nakes dan Paskuman.

“ Bantuan yang selama ini diberikan Djarum Foundation Kudus kepada Pemkab Demak untuk rekan-rekan Nakes dan Paskuman sangat membantu dalam hal kinerja serta upaya perlindungan diri dalam tugas sehari-hari. Kita semua tidak bisa menutup mata pihak yang sangat rentan terpapar virus covid-19 adalah rekan-rekan Nakes dan Paskuman. Dan ma’af…mereka juga punya keluarga yang setiap saat dapat tertular. Keluarga mereka juga punya hak untuk dilindungi…” kata Zuliadi.

“ Sehebat dan secanggih apapun alat kesehatan yang dimiliki pemerintah, atau yang di sumbang Djarum Foundation. Sekuat apapun fisik Tim Medis, Nakes bahkan Paskuman yang siaga 24 jam merawat pasien dengan resiko terpapar covid termasuk keluarganya, akan sia-sia jika perilaku kita sebagai masyarakat tidak peduli, meyepelekan dalam menjaga protokoler kesehatan yang dianjurkan pemerintah. Monggo kita sikapi dengan bijaksana dan pahami bersama bahwa virus korona tidak bisa dilihat dengan mata telanjang, dan virus ini tidak pernah perduli memilih akan menulari manusia yang berkerumun dengan jumlah yang banyak atau sedikit…” pungkasnya. (Ninik).

News Feed