oleh

2 WARTAWATI CILIK SDN KARANGSARI 1 SANGAT SENANG BISA WAWANCARA DENGAN DANDIM 0716/ DEMAK

Jatengtime.com-Demak-Bisa bertemu, bincang santai sekaligus wawancara orang nomor satu di Kodim 0716/ Demak, bagi siswa-siswi Sekolah Dasar ( SD ) menjadi kesempatan emas yang jarang didapatkan.

Kesempatan emas tersebut didapatkan oleh dua siswi SDN Karangsari 1, Kecamatan Karangtengah, Kabupaten Demak yang bisa langsung mewawancarai Komandan Kodim ( Dandim ) 0716/ Demak Letkol Czi Pribadi Setya Pratomo.

Dandim Letkol Czi Pribadi Setya Pratomo, di ruang kerjanya, Selasa (15/03/2022) pukul 08.30 WIB secara kusus berkenan menyambut kunjungan Anindya Wahyu Yulfani dan Zulqada Rochima Syifa yang merupakan wartawati cilik di sekolah SDN Karangsari 1.

Sebelum melakukan wawancara, kedua wartawati cilik ini mengawali sikap adab luhur ketimuran dengan memperkenalkan identitas diri masing-masing kepada Letkol Pribadi.

Berbagai hal, terutama tentang TNI ditanyakan dua wartawan cilik ini kepada orang nomor satu di Kodim 0716/Demak itu.

Wawancara wartawati cilik yang didampingi guru pendamping Agus santoso,S.Pd.SD serta guru motivator Sri Rejeki,SPd.SD terlihat menarik, lugas dan berkesan santai dengan gaya khas anak-anak.

Berbagai hal, utamanya tentang TNI ditanyakan dua wartawan cilik ini kepada orang nomor satu di Kodim 0716/Demak itu.

Kepada Dandim, wartawati ini menanyakan apa kepanjangan Dandim dan kenapa baju lorengnya berwarna hijau…?

Dandim menjelaskan…“ Kepanjangan Dandim adalah Komandan Distrik Militer…”.

“ Lalu kenapa baju ( Seragam TNI ) lorengnya berwarna hijau…? tanya Dandim.

“ Bahwa ( TNI ) Indonesia memilih seragam yang cenderung berwarna hijau karena dipengaruhi faktor alam yang memang masih didominasi pepohonan hijau dan coklat…” ungkapnya.

“ ( Tentara ) Masing-masing negara mempunyai warna seragam yang berbeda-beda menyesuaikan dengan kondisi alam…” jelasnya.

Selain itu masih ada beberapa pertanyaan dari wartawati-wartawati cilik SDN Karangsari 1 ini dan tentunya semua pertanyaan langsung dijawab Dandim.

Secara kusus Dandim Pribadi Setya memberikan motivasi kepada para semua pelajar agar optimis menatap masa depan.

Dandim berharap semoga kedepan generasi muda saat ini bisa menjadi pemimpin di negeri ini di masa mendatang.

“ Sebagai generasi penerus bangsa yang akan menjadi akar bangsa Indonesia di masa mendatang. Generasi penerus seperti ini harus kita dampingi, beri motivasi serta semangat agar dapat mewujudkan cita-cita dan tujuan nasional…” pungkasnya.

Sri Rejeki,SPd.SD selaku guru motivator menuturkan awalnya anak didiknya tersebut tampak canggung, gugup, dan grogi karena orang yang akan dihadapi adalah Dandim, orang nomor satu di Kodim 0716/Demak.

Namun dengan penjelasan, motivasi dan arahan akhirnya kedua siswi tersebut dapat melakukan wawancara bersama Dandim dengan baik meski bahasa khas anak-anak yang terkesan agak sedikit kaku atau kurang luwes.

“ Alhamdulillah…Dandim sangat bijak, mampu menerima dan memahami bahasa khas anak-anak…” kata Sri Rejeki.

Anindya Wahyu Yulfani kepada anggota Uni Pendim ( Penerangan Kodim ) mengaku senang bisa mewawancarai Dandim Pribadi.

“ Awalnya kami takut, ternyata pak Dandim orangnya baik dan ramah…” kata Anindya. ( Pendim 0716 dan Indah Cahya ).