PENANGANAN KORGAN GEMPA CIANJUR MAKIN SUKIT, LISTRIK PADAM, PASIEN MAKIN MEMBLUDAK, DITAMBAH KEKURANGAN TABUNG OKSIGEN

Jatengtime.com-Cianjur-Pasca gempa, Senin (21/11/2022) tugas Nakes di RSUD Sayang Cianjur makin bertambah.

Setelah aliran listrik PLN padam, ratusan warga dievakuasi di RSUD hingga harus dirawat dihalaman, disusul kekurangan tabung oksigen.

Semakin malam jumlah warga yang terluka akibat gempa yang dievakuasi ke RSUD Sayang Cianjur untuk mendapatkan penanganan makin bertambah membuat kian tempat perawatan makin penuh.

Mobil-mobil ambulance dari berbagai penjuru Cianjur terus berdatangan membawa korban untuk dirawat. Akibatnya, ratusan pasien dengan terpaksa dirawat di halaman rumah sakit.

Dengan sigap, aparat TNI memasang tenda darurat sebagai tempat evakuasi korban karena saking banyaknya korban gempa yang harus segera mendapatkan pertolongan.

Akibat banyaknya pasien, beberapa pasien dilaporkan kesulitan mendapatkan tabung oksigen.

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengatakan dalam situasi kedaruratan, seluruh layanan dan kebutuhan akan disuplai secara berkala.

Kejadian kebencanaan terjadi secara mendadak dan pihak RSUD menjadi tempat utama yang dituju agar korban segera mendapat pertolongan.

“ Oksigen enggak ada tetapi dalam situasi kedarutan Rumah Sakit dikondisikan karena dalam satu waktu RSUD mendapat kelimpahan pasein, sebanyak ini tentu lah pasti ada kekurangannya…” kata Ridwan.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.